CAMELLIA Panduwinata ; KItA dan Bapanas Gelar Pasar Murah di Cianjur

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 31 Agustus 2023 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Dia bekerja sama dengan Bulog, melaksanakan pasar murah di Lapangan Car Free Day Kp. Gelar Maju Ds. Babakan Karet, Cianjur, Minggu (27/08/2023)

i

Keterangan foto : Dia bekerja sama dengan Bulog, melaksanakan pasar murah di Lapangan Car Free Day Kp. Gelar Maju Ds. Babakan Karet, Cianjur, Minggu (27/08/2023)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Cianjur – Camellia Panduwinata atau yang lebih dikenal dengan Teh Camel. Dia bekerja sama dengan Bulog, melaksanakan pasar murah di Lapangan Car Free Day Kp. Gelar Maju Ds. Babakan Karet, Cianjur, Minggu (27/08/2023).

Pasar murah yang digelar bersama Badan Pangan Nasional (BPN), Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA), Asosiasi Lembaa Usaha Pangan Masyarakat (Aslupama) Jabar, Induk Warga Asal Kabupaten Kebumen ‘Walet Emas’, ID FOOD, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), dan Pemerintahan Desa Sugih Mukti. Pasar Murah ini adalah salah satu program yang diusung Teh Camel.

“Pasar murah kali ini bagian dari program yang saya usung. Jadi masyarakat bisa mendapat bahan pangan murah yang berkualitas,” ujar Teh Camel.

Teh Camel juga menjelaskan bahwa kenaikan harga pangan jangan sampai melampau pertumbuhan. Menurutnya, jika itu terjadi, akan ada masalah sosial di masyarakat dan lain-lain. Teh Camel juga berpendapat dengan menjual murah barang, bisa menekan laju inflasi.

Yang disediakan di Pasar Murah gagasan Teh Camel berupa beras, telur, daging, gula, bawang, cabai dan minyak goreng.

Sementara salah satu pembeli Mursida, mengaku mengetahui adanya pasar murah dari media sosial WhatsApp dan juga Instagram. Mursida juga mengakui bahwa harga bahan pangan di Pasar Murah lebih rendah dibanding di pasar maupun toko klontongan.

“Beras itu biasanya Rp 11 ribu perkilogram, disini cuma Rp 9 ribu, terus minyak perliter juga cuma 14 ribu. Yang ayam Rp 32 ribu. Jadi disini dengan kualitas yang sama harganya lebih murah si,” ungkap Mursida.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Ketua PW Fatayat NU Banten Ajak Kader Fatayat NU Cikeusal Terus Bergerak Menebar Manfaat
Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal Masuk Banten, CDC Desak Evaluasi Kanwil Bea Cukai
Perkuat SDM Banten, Polda Gandeng Dunia Usaha melalui Program Poliran
Plt Kadis PUPR Lebak Terjun Langsung Pantau Pembangunan Penataan  Fasilitas Alun-Alun Rangkasbitung Tahap 2 Tahun 2026
Polisi Noken Salah Satu Bahan Diskusi Coffee Morning Bersama Kapolda Papua Barat Daya
Hampir Setahun Tak Diperbaiki, Tiang Jaringan IndiHome di Rajeg Keropos
Babinsa, Babinmas dan RT Temui Warga, Polemik Pemasangan Tiang WiFi Kembali Disorot
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 22:35 WIB

Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik

Sabtu, 26 September 2026 - 08:13 WIB

Ketua PW Fatayat NU Banten Ajak Kader Fatayat NU Cikeusal Terus Bergerak Menebar Manfaat

Kamis, 24 September 2026 - 18:49 WIB

Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal Masuk Banten, CDC Desak Evaluasi Kanwil Bea Cukai

Rabu, 23 September 2026 - 18:45 WIB

Perkuat SDM Banten, Polda Gandeng Dunia Usaha melalui Program Poliran

Selasa, 22 September 2026 - 16:58 WIB

Plt Kadis PUPR Lebak Terjun Langsung Pantau Pembangunan Penataan  Fasilitas Alun-Alun Rangkasbitung Tahap 2 Tahun 2026

Berita Terbaru