Miris, Ojek Pangkalan Menjerit Adanya Proyek E Parkir di Pasar Rangkasbitung

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 4 November 2023 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : E Parkir di depan Pasar Rangkasbitung, Sabtu (4/11/2023)

i

Keterangan foto : E Parkir di depan Pasar Rangkasbitung, Sabtu (4/11/2023)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Perkumpulan Gojek Stasiun Rangkasbitung (Gostra) Kabupaten Lebak, Banten, menjerit adanya kebijakan E-parkir setiap masuk kedalam pasar membayar Rp 2000 rupiah. Menurut mereka, Pemerintah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak tidak memperhatikan kondisi masyarakat khususnya Gojek yang mangkal di depan pintu Stasiun Rangkasbitung.

“Kami tentu sangat keberatan dengan kebijakan seperti itu, bagi kami itu sangat mencekik. Karena, kami Gojek, mau ada penumpang atau tidak ada pasti harus keluar masuk Pasar, sekarang kan aksesnya mereka rantai,”kata Fahri pengurus Gostra Rangkasbitung pada awak media, Jumat (3/11/2023).

Kata Fahri, ia juga mengaku sudah berupaya untuk mengajukan member (pembayaran perbulan) kepada Disperindag Lebak. Tujuannya, agar dapat meringankan semua gojek yang sudah lama berikhtiar di Pasar Rangkasbitung, namun, kata dia, pihak Disperindag Lebak tidak memberikan jawaban.

“Saya sebagai pengurus Gostra sudah berupaya mengajukan member buat parkir dan mendatangi ke Kantor Disperindag Lebak agar bisa perbulan bayar parkirnya. Namun jawaban pihak Disperindag tidak memberikan jawaban, “katanya.

Fahri berharap pemerintah melalui Disperindag Lebak dapat berpihak kepada rakyat dibandingkan mementingkan hal yang lainnya. Karena, kata dia, Gojek bukan untuk memperkaya diri melaikan hanya untuk berikhtiar menyambung hidup keluarga.

“Intinya kita ikhtiar hanya untuk menyambung hidup keluarga, jadi tolong fikirkan kami. Kami masyarakat juga punya hak yang sama dimata pemerintah,”katanya.

Fahri juga mengaku bahwa Gojek dan bahkan PKL sebelum adanya E-Parkir, mereka telah membuat member dengan biaya Rp 10 ribu per-orang yang dibayarkan kepada Disperindag Lebak perbulan.

“Kami sebelumnya, sekira dua bulan kebelakang, kita membuat member per-orang 10 ribu dibayarnya perbulan, PKL juga, bayarnya ke Kantor Pasar. Tapi sekarang sudah tidak berlaku,”katanya.

Lebih mirisinya lagi, kata Fahri, gerobak dan tukang Becak juga dipungut parkir Rp 2000 ribu setiap akan masuk ke Pasar Rangkasbitung.

“Kasihan sebetulnya, tapi gimana lagi. Seharusnya mereka tidak usah dipungut,”katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pasar Disperindag Kabupaten Lebak Yani ketika awak media upaya konfirmasi terkait hal itu, pihaknya tidak memberikan jawaban dan memilih bungkam. Padahal pesan yang dikirim centang dua.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Ketua PW Fatayat NU Banten Ajak Kader Fatayat NU Cikeusal Terus Bergerak Menebar Manfaat
Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal Masuk Banten, CDC Desak Evaluasi Kanwil Bea Cukai
Perkuat SDM Banten, Polda Gandeng Dunia Usaha melalui Program Poliran
Plt Kadis PUPR Lebak Terjun Langsung Pantau Pembangunan Penataan  Fasilitas Alun-Alun Rangkasbitung Tahap 2 Tahun 2026
Polisi Noken Salah Satu Bahan Diskusi Coffee Morning Bersama Kapolda Papua Barat Daya
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 14:51 WIB

Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi

Sabtu, 26 September 2026 - 22:35 WIB

Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik

Sabtu, 26 September 2026 - 08:13 WIB

Ketua PW Fatayat NU Banten Ajak Kader Fatayat NU Cikeusal Terus Bergerak Menebar Manfaat

Kamis, 24 September 2026 - 18:49 WIB

Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal Masuk Banten, CDC Desak Evaluasi Kanwil Bea Cukai

Rabu, 23 September 2026 - 18:45 WIB

Perkuat SDM Banten, Polda Gandeng Dunia Usaha melalui Program Poliran

Berita Terbaru

Gerakan Aksi Anti Korupsi Nasional (GAANAS) melontarkan kritik terhadap pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA),

Hukum dan Kriminal

GAANAS Soroti Pokir DPRA Rp1 Triliun, KPK Didesak Telusuri Rantai Anggaran

Selasa, 29 Sep 2026 - 23:33 WIB