Operasi Pasar Bulog Kembali Tekan Harga Beras Agar Stabil di Pandeglang

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 24 Februari 2024 - 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Bulog Divre Lebak-Pandeglang melakukan operasi pasar beras bersama Satgas Pangan di dua titik Kecamatan yanng berada di wilayah Pandeglang, Sabtu (22/2/2024)

i

Keterangan foto : Bulog Divre Lebak-Pandeglang melakukan operasi pasar beras bersama Satgas Pangan di dua titik Kecamatan yanng berada di wilayah Pandeglang, Sabtu (22/2/2024)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.com Pandeglang – Bulog Divre Lebak-Pandeglang melakukan operasi pasar beras bersama Satgas Pangan di dua titik Kecamatan yanng berada di wilayah Pandeglang. Untuk ke dua Kecamatan tersebut yaitu, Kecamatan Karangtanjung, dan Kecamatan Cimanuk.

“Untuk Kecamatan Karangtanjung estimasi beras sebanyak 1 Ton yang di kemas menjadi 200 karung ukuran 5 Kilogram. Sementara untuk Kecamatan Cimanuk juga estimasi beras sebanyak 1 Ton yang di kemas menjadi 200 karung ukuran 5 Kilogram,” kata Kepala Perum Bulog Divre Lebak-Pandeglang Agung Trisakti, Jumat (23/2/2024).

Dikatakan Agung, Kegiatan Operasi Pasar Beras ini dimulai pada hari Kamis tanggal 22 Februari 2024 kemarin. Rencananya, kegiatan Operasi pasar dilakukan sampai Ramadhan 2024, hal ini sebagai upaya mengendalikan kenaikan harga beras di pasaran.

“Kita memiliki persediaan beras di gudang sebanyak 3.699 ton, ” ucap Agung.

Saat ini, kondisi CPP yang ada di gudang Bulog itu 3.699 ton dengan kualitas beras cukup bagus.

“Kami minta masyarakat tidak begitu panik untuk kebutuhan beras menghadapi bulan Ramadhan, karena stok pangan yang ada relatif aman,” tutur Agung.

Ia mengatakan, pihaknya telah merealisasikan pendistribusian program beras SPHP sebanyak 1.900 ton ke toko-toko pengecer di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang. Pendistribusian program beras SPHP itu dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp10.900/kilogram.

“Kami berharap beras SPHP dapat menstabilkan harga beras di pasaran, karena saat ini tren-nya terjadi kenaikan,” katanya menjelaskan.

Sementara itu, Siti Muslihah (35) tahun, Warga Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang mengaku dirinya membeli beras SPHP di toko pengecer di Karangtanjung dengan harga Rp10.900/kilogram. Menurut Siti Muslihah, pihaknya bersama warga lain merasa terbantu dengan adanya Operasi Pasar yang dilakukan oleh Bulog Lebak dan Pandeglang.

“Kami membeli sebanyak 10 kilogram dan mencukupi untuk konsumsi keluarga tiga orang,” tutupnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Meski Anggaran Terbatas, Pemkab Sorong Tetap Prioritaskan Pembangunan Jalan di 30 Distrik
Raih Nugraha Sakanti, Polda Banten Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan Publik
Polda Banten Kerahkan Personel Bantu Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin, 33 KK Dievakuasi
Bulog Lebak-Pandeglang Tuntaskan Penyaluran Banpang Februari-Maret Lebih Cepat
Rumah Ludes Terbakar, Janda Lansia di Lebak Terima Bantuan dari Kapolsek Warunggunung
Danyonif 762/VYS dan Personel Kunjungi Polresta Sorong Kota, Wujud Soliditas TNI-Polri
Rumah Janda Lansia di Lebak Ludes Terbakar, Korban Berharap Bantuan Pemerintah
Dinkes Tangerang Terus Pantau Kondisi Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:48 WIB

Meski Anggaran Terbatas, Pemkab Sorong Tetap Prioritaskan Pembangunan Jalan di 30 Distrik

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:12 WIB

Raih Nugraha Sakanti, Polda Banten Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan Publik

Kamis, 2 Juli 2026 - 16:58 WIB

Polda Banten Kerahkan Personel Bantu Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin, 33 KK Dievakuasi

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:20 WIB

Bulog Lebak-Pandeglang Tuntaskan Penyaluran Banpang Februari-Maret Lebih Cepat

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:38 WIB

Rumah Ludes Terbakar, Janda Lansia di Lebak Terima Bantuan dari Kapolsek Warunggunung

Berita Terbaru