LAWAN…!Pemuda Sumbar Tolak Keras Kehadiran Anies Baswedan

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 3 Desember 2022 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, telah memulai safari politiknya ke berbagai daerah di Indonesia bersama Partai Nasdem yang mengusungnya sebagai calon presiden 2024. Rencananya, hari ini (3/13/22) Anies Baswedan dijadwalkan menyapa relawan di Lapangan Banca Laweh Kota Padang Panjang serta dilanjutkan dihari kedua menghadiri kegiatan acara relawan perubahan di Kota Padang, Sumatera Barat.

Namun, sama dengan berbagai daerah lainnya yang sudah dikunjungi Anies Baswedan, selalu ada penolakan dan penghadangan oleh massa terhadap kedatangan Anies Baswedan. Di Sumatera Barat, Anies Baswedan dihadang oleh Laskar Pemuda Sumbar saat melakukan kunjungan ke Provinsi Sumatera Barat. Puluhan anggota Laskar Pemuda Sumatera Barat melakukan aksi penghadangan didepan gerbang pintu keluar Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Massa menolak kedatangan Anies Baswedan yang dinilai cenderung menggunakan politik identitas dalam berbagai panggung politiknya.

Juru bicara Laskar Pemuda Sumbar, Hanafi mengatakan, menurutnya, Anies ini tujuan dia datang ke Sumbar itu apa? Pihaknya menolak kedatangan Anies Baswedan karena masyarakat Sumatera Barat yang sudah hidup dengan damai dan tenang ini harus dibuat saling bermusuhan, ribut tak menentu hanya karena gorengan politik identitas seperti yang terjadi di DKI Jakarta sebelumnya. Masyarakat Sumbar ini baru kembali menata hidupnya setelah sekian lama bertarung dengan Pandemi Covid-19, perekonomian baru kembali menggeliat, budaya balapau yang ada di minang kembali hidup, jangan dahulu dipecahkan oleh hal-hal politik yang bahkan belum pada waktunya.

“Sumatera Barat menolak politisi-politisi yang memecah belah rakyat. Anies itu track record nya kita tahu, bahasa islam dan non-islam, pribumi dan tidak pribumi itu sering dia ucapkan saat maju menjadi gubernur DKI Jakarta. Dan ini yang kita tolak. Perihal perbedaan, para founding father kita yang didalamnya ada banyak tokoh minang, katakanlah M. Hatta, Syahrir, Natsir, Agus Salim, Buaya Hamka sudah bersepakat bahwa tidak ada lagi perbedaan-perbedaan itu, kita satu NKRI. Jadi politik Anies Baswedan itu memecah belah umat, menimbulkan keributan politik, kita tidak ingin politisi seperti itu membawa dampak buruk ke Sumatera Barat, oleh sebab itu kita menolak keras kedatangan Anies Baswedan ini ke Ranah Minang ini,” kata Hanafi, Sabtu (3/12).

Baca juga : NGERI…!Ribuan Rakyat Bangkit Untuk Anies Presiden 2024

Hal yang sama dikatakan salah satu massa aksi yang menolak kehadiran Anies Baswedan, Dino, alasannya menolak kedatangan Anies ke Sumatera Barat, dari agenda kegiatan yang tersebar luas diberbagai media, pihaknya tahu bahwa Anies Baswedan mengunjungi relawan-relawan yang ada di Sumatera Barat, artinya hal tersebut rangkaian kampanye. Kata Dino, Kalau memang ingin kampanye, nanti tunggu saja waktunya.

“KPU sudah menetapkan jadwalnya, curi start kampanye ini namanya. Dan hal ini ialah preseden buruk untuk contoh demokrasi kita, menciderai keadilan dalam pemilu kita. Maka agenda-agenda politik ini belum layak diselenggarakan,” jelas Dino.

Dalam aksi penghadangan dan penolakan kedatangan Anies tersebut, terlihat Laskar Pemuda Sumbar membawa spanduk panjang serta tulisan-tulisan pada kertas – kertas dengan tuntutan penolakan kedatangan Anies Baswedan. Massa aksi menilai Anies Anies sering menggunakan politik identitas keagamaan, sentimen kedaerahan pada percaturan politiknya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Ketua PW Fatayat NU Banten Ajak Kader Fatayat NU Cikeusal Terus Bergerak Menebar Manfaat
Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal Masuk Banten, CDC Desak Evaluasi Kanwil Bea Cukai
Perkuat SDM Banten, Polda Gandeng Dunia Usaha melalui Program Poliran
Plt Kadis PUPR Lebak Terjun Langsung Pantau Pembangunan Penataan  Fasilitas Alun-Alun Rangkasbitung Tahap 2 Tahun 2026
Polisi Noken Salah Satu Bahan Diskusi Coffee Morning Bersama Kapolda Papua Barat Daya
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire

Minggu, 27 September 2026 - 14:51 WIB

Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi

Sabtu, 26 September 2026 - 22:35 WIB

Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik

Sabtu, 26 September 2026 - 08:13 WIB

Ketua PW Fatayat NU Banten Ajak Kader Fatayat NU Cikeusal Terus Bergerak Menebar Manfaat

Kamis, 24 September 2026 - 18:49 WIB

Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal Masuk Banten, CDC Desak Evaluasi Kanwil Bea Cukai

Berita Terbaru