Kejari Jakbar Menangkan Gugatan Pembatalan Nikah WNI Korban KDRT dengan WN Arab

Teras Media

- Penulis

Jumat, 12 September 2025 - 22:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kejari Jakarta Barat (Dok ist-red)

i

Foto: Kejari Jakarta Barat (Dok ist-red)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Pengadilan Agama (PA) Jakarta Barat mengabulkan gugatan pembatalan perkawinan antara seorang warga negara Indonesia (WNI) dengan warga negara Arab Saudi yang diajukan oleh Jaksa Pengacara Negara (JPN) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Barat.

Putusan tersebut dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim Aminuddin dalam sidang yang digelar di PA Jakarta Barat, Kamis (11/9/2025), dengan nomor perkara 1175/Pdt.G/2025/PA.JB.

Kepala Kejari Jakarta Barat, Hendri Antoro, mengatakan bahwa gugatan ini diajukan setelah Kejaksaan menerima laporan dari Atase Hukum KBRI Riyadh terkait dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami korban selama tinggal bersama suaminya di Arab Saudi.

“Kami bersyukur atas putusan ini, meski belum berkekuatan hukum tetap. Kami masih menunggu 14 hari apakah pihak tergugat akan mengajukan banding atau tidak,” kata Hendri saat dikonfirmasi, Kamis (11/9/2025).

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan bahwa perkawinan antara penggugat dan tergugat yang berlangsung pada 7 Agustus 2024 di Ruko Aini Tour and Travel, Pasar Rebo, tidak sah secara hukum. Hakim juga menyatakan kutipan akta nikah yang diterbitkan oleh KUA Cengkareng tidak memiliki kekuatan hukum.

Majelis menilai perkawinan tersebut cacat secara administratif dan substantif, karena tidak memenuhi syarat-syarat sahnya akad nikah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, khususnya Pasal 22 dan Pasal 26 ayat (1).

Sidang tersebut dihadiri oleh tim JPN Kejari Jakarta Barat, yang diwakili oleh Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun), Anggara Hendra Setya Ali, serta Kepala KUA Cengkareng sebagai turut tergugat. Sementara kedua tergugat yang berdomisili di Arab Saudi tidak hadir, meskipun telah dipanggil secara sah melalui prosedur rogatori.

Lebih lanjut, Hendri menyampaikan bahwa korban saat ini berada dalam perlindungan pemerintah Indonesia di safe house KBRI Riyadh sejak Februari 2025. Kejaksaan, kata dia, berkomitmen untuk menempuh seluruh upaya hukum guna memastikan hak-hak korban dipulihkan.

“Ketika putusan ini sudah inkrah, kami akan menindaklanjuti pembatalan akta nikah secara administratif dan memastikan perlindungan hukum bagi korban,” ujar Hendri.

Ia menambahkan bahwa gugatan pembatalan perkawinan ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan hukum bagi WNI, khususnya perempuan, yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga di luar negeri.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tangkap Pelakunya, FTMB Gugat Pembiaran KLH ESDM Atas Penjarahan Lingkungan di Maja Lebak
DPRK Raja Ampat Gelar Paripurna Istimewa, Wakil Ketua III Diminta Utamakan Aspirasi Rakyat
Polresta Serang Kota Komitmen Berikan Sanksi Tegas terhadap Personel yang Melakukan Pelanggaran
Sertifikat Tak Kunjung Dikembalikan, Ahli Waris Nasabah Somasi BRI Unit Waisai
Kasus Korupsi Rp50 Miliyar; KOSMAK Desak Kejati Sulsel Tetapkan Tersangka dan Tahan Bupati Sidrap
Kodim 0601 Pandeglang Genjot Pembangunan Jembatan Perintis Garuda
Perkuat Komitmen Berantas Narkoba dan HP Ilegal, Rutan Pandeglang Gelar Razia Gabungan dan Tes Urin
Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan, Target Tuntas Akhir Mei 2026
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 15:32 WIB

Tangkap Pelakunya, FTMB Gugat Pembiaran KLH ESDM Atas Penjarahan Lingkungan di Maja Lebak

Senin, 11 Mei 2026 - 11:17 WIB

DPRK Raja Ampat Gelar Paripurna Istimewa, Wakil Ketua III Diminta Utamakan Aspirasi Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:19 WIB

Polresta Serang Kota Komitmen Berikan Sanksi Tegas terhadap Personel yang Melakukan Pelanggaran

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:26 WIB

Sertifikat Tak Kunjung Dikembalikan, Ahli Waris Nasabah Somasi BRI Unit Waisai

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:20 WIB

Kasus Korupsi Rp50 Miliyar; KOSMAK Desak Kejati Sulsel Tetapkan Tersangka dan Tahan Bupati Sidrap

Berita Terbaru