Ketum Gerak 08 Dukung TNI Berantas Tambang Ilegal, Soroti Pentingnya Ketegasan Negara

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 23 November 2025 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto (Red)

i

Foto (Red)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Ketua Umum Gerakan Ekonomi Kreatif (Gerak 08), Revitriyoso Husodo, menyatakan dukungannya terhadap langkah Pemerintahan Prabowo dalam memberantas tambang illegal yang dilakukan oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH).

Menurutnya, situasi saat ini sudah kelewat batas dan butuh ketegasan nyata dari negara, bukan sekadar imbauan karena praktek penambangan ilegal telah merugikan negara dan mengabaikan kepentingan rakyat namun hanya menguntungkan pengusaha hitam.

Revitriyoso menegaskan, keberpihakan negara dalam penegakan hukum ini selaras dengan semangat Pasal 33 UUD 1945, bahwa bumi, air, dan seluruh kekayaan alam harus dikuasai negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat.

“Ketegasan ini penting agar sumber daya negara tidak terus dirampok oleh jaringan tambang ilegal yang sudah terlalu nyaman,” ujarnya, Minggu (23/11/2025).

Kata Revi, Salah satu hal yang dianggap menarik adalah keberadaan Satgas (PKH) yang langsung dipimpin Menteri Pertahanan, Jenderal Purn. Shafri Samsudin.

“Keberadaan Jenderal Purn. Shafri Samsudin yang notabene berasal dari TNI merupakan bukti keberpihakan TNI terhadap rakyat yang melahirkan institusi tersebut.” katanya

Keterlibatan TNI dalam operasi penertiban tambang illegal didalam Satgas PKH juga disambut positif oleh Arham Tawarrang, mantan aktivis PRD yang kini menjabat Ketua Umum PPPI (Persatuan Pekerja Pedagang Indonesia).

Ia menilai kehadiran TNI mencerminkan keseriusan negara dalam menghadapi praktik yang selama ini kebal hukum karena “beking-membeking” dari berbagai pihak.

Menurut Arham, ini menunjukkan bahwa upaya pemberantasan tambang ilegal bukan sekadar slogan, tetapi langkah konkret yang dilakukan tanpa pandang bulu.

“Dengan masifnya gebrakan Satgas PKH dalam memberantas tambang illegal seperti terlihat pada penertiban di berbagai wilayah Indonesia yang umum diketahui bahwa keuntungan hasil pertambangan tersebut tidak dapat dinikmati oleh Masyarakat sekitar.” tutur Arham

“Dengan ketegasan satgas PKH tersebut, menunjukkan political will Pemerintahan Prabowo untuk mengedepankan pemenuhan kesejahteraan rakyat dibandingkan untuk mengisi pundi-pundi kelompok tertentu yang haus kekuasaan,” imbuhnya

Meskipun begitu, Revitriyoso menilai masih hal penting yang harus disempurnakan pada kelembagaan satgas PKH, yakni perlunya keterlibatan organisasi masyarakat sipil dan tokoh masyarakat dalam struktur Satgas PKH.

“Agar pengawasan lebih objektif dan mencegah permainan oknum, ke depan organisasi sipil harus ikut terlibat. Ini bukan semata operasi keamanan, tapi urusan hajat hidup rakyat yang penting untuk dikawal dan direalisasikan segera,” tutup Revitriyoso

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres
Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026
Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan

Rabu, 30 September 2026 - 11:57 WIB

Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire

Berita Terbaru