Tim Advokasi Peduli Kesehatan Warga Jakarta: MBG Tambah Masalah, Patut Dievaluasi

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 12 Desember 2025 - 10:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Johan, Tim Advokasi Peduli Kesehatan Warga Jakarta.

i

Foto: Johan, Tim Advokasi Peduli Kesehatan Warga Jakarta.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Sebuah mobil operasional pengantar Makan Bergizi Gratis (MBG) menabrak kerumunan siswa yang sedang berkumpul di SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis 11 Desember 2025. Akibatnya, terdapat puluhan siswa yang mengalami luka-luka.

Menanggapi insiden tersebut, Johan, Salahsatu perwakilan Tim Advokasi Peduli Kesehatan Warga Jakarta menyampaikan keprihatinan dan menyoroti ide Program Makan Bergizi Gratis yang di Gagas oleh Pemerintah.

“Sebetulnya  Program itu, baik hanya saja harus ditangani dengan tepat, jika menimbulkan masalah tentu harus di evaluasi kemudian tindakan koreksinya seperti apa? Apa tidak ada pengawasan dalam metode pengantarannya sehingga pengemudi pengganti yang membawa mobil tersebut?” kata Johan Kepada Media, Jum’at (12/12/2025).

“Kami sangat prihatin ada mobil pengangkut MBG yang menabrak pagar sekolah di Jakarta sehingga mengakibatkan anak-anak sekolah menjadi korban tabrak,” imbuhnya

Johan menuturkan, dalam pedoman umum sistem dan tata kelola Badan Gizi Nasional (BGN) untuk program Makan Bergizi Gratis, Januari 2025 disebutkan pengiriman makanan ke tempat pemberian MBG menggunakan kendaraan yang tertutup dan bersih (seperti mobil box dan mobil
tertutup atau moda transportasi lainnya).

Menurutnya, kendaraan perlu dibersihkan sebelum dan setelah pengangkutan. Petugas pengantaran harus mengikuti standar kebersihan, menggunakan masker, dan tidak merokok. (bagian 5.3.12 Distribusi dan Penyajian Makanan).

“Dalam Pedoman tersebut jelas tidak ada ketentuan persyaratan pengemudi yang mengemudi distribusi MBG, sehingga patut untuk dievaluasi pedoman tersebut untuk ditambahkan harus Pengemudi yang telah bersertifikasi Keselamatan Berkendara (Defensive Driving Training) agar tidak terjadi kejadian serupa,” ujar Johan

Johan meminta pemerintah dan pihak terkait bertanggung jawab serta segera memperbaiki sistem penyaluran MBG. Kemudian Ia berharap pihak terkait melakukan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

“Keselamatan anak-anak dan guru di lingkungan sekolah adalah prioritas yang tidak dapat dinegosiasikan, sehingga insiden ini harus menjadi perhatian serius semua pihak,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Meski Anggaran Terbatas, Pemkab Sorong Tetap Prioritaskan Pembangunan Jalan di 30 Distrik
Raih Nugraha Sakanti, Polda Banten Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan Publik
Polda Banten Kerahkan Personel Bantu Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin, 33 KK Dievakuasi
Bulog Lebak-Pandeglang Tuntaskan Penyaluran Banpang Februari-Maret Lebih Cepat
Rumah Ludes Terbakar, Janda Lansia di Lebak Terima Bantuan dari Kapolsek Warunggunung
Danyonif 762/VYS dan Personel Kunjungi Polresta Sorong Kota, Wujud Soliditas TNI-Polri
Rumah Janda Lansia di Lebak Ludes Terbakar, Korban Berharap Bantuan Pemerintah
Dinkes Tangerang Terus Pantau Kondisi Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:48 WIB

Meski Anggaran Terbatas, Pemkab Sorong Tetap Prioritaskan Pembangunan Jalan di 30 Distrik

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:12 WIB

Raih Nugraha Sakanti, Polda Banten Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan Publik

Kamis, 2 Juli 2026 - 16:58 WIB

Polda Banten Kerahkan Personel Bantu Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin, 33 KK Dievakuasi

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:20 WIB

Bulog Lebak-Pandeglang Tuntaskan Penyaluran Banpang Februari-Maret Lebih Cepat

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:38 WIB

Rumah Ludes Terbakar, Janda Lansia di Lebak Terima Bantuan dari Kapolsek Warunggunung

Berita Terbaru