Mahasiswa Geruduk Balai Kota Sukabumi, Minta Pemkot Serius Tangani Penyebab Banjir

Teras Media

- Penulis

Selasa, 16 Desember 2025 - 12:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: BEM Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) dan Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Fakultas Pertanian UMMI.

i

Foto: BEM Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) dan Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Fakultas Pertanian UMMI.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Sukabumi – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam BEM Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) dan Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Fakultas Pertanian UMMI menggelar aksi unjuk rasa di Balai Kota Sukabumi, Jumat (12/12/2025). Mereka menyoroti buruknya sistem drainase yang dinilai menjadi salah satu penyebab banjir besar beberapa waktu lalu.

Dalam aksinya, mahasiswa menuntut Pemkot Sukabumi segera melakukan pembenahan drainase agar bencana serupa tidak kembali terjadi. Aspirasi para mahasiswa diterima langsung oleh Asisten Daerah Bidang Umum Imran Whardani dan Sekretaris DPUTR Kota Sukabumi, Muhammad Sahid.

Gubernur BEM KBM Fakultas Pertanian UMMI, Arief Ferdiansyah, mengkritik kurang maksimalnya mitigasi bencana di Kota Sukabumi. Ia menyinggung banjir pada 5 Desember 2025 yang merendam belasan titik, seperti Cikole, Warudoyong, Lio Santa, dan Gedong Panjang.

“Hujan deras memang faktor utama, tapi persoalan sebenarnya ada pada drainase yang tidak memadai. Kapasitas saluran air jelas tidak mampu menampung debit saat hujan tinggi,” kata Arief.

Ia juga menyoroti ketidakjelasan penataan drainase sekunder sebagaimana diatur dalam Perda Kota Sukabumi Nomor 1 Tahun 2022.

Menurut Arief, drainase terpadu harus mampu mengendalikan aliran air dan mencegah penumpukan di satu titik yang kerap memicu banjir.

“Drainase di pinggir jalan yang terdampak banjir bahkan perlu perbaikan total karena membahayakan warga,” ujarnya.

Arief mengingatkan, dalam dua bulan ke depan, musim hujan akan kembali melanda Kota Sukabumi, sehingga pemerintah harus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat sesuai amanat Perda Nomor 1 Tahun 2025 tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup 2024–2054.

Mahasiswa juga menyoroti persoalan sedimentasi sungai yang menyebabkan dasar sungai dangkal sehingga air mudah meluap. Mereka mendorong Pemkot untuk mengembangkan infrastruktur hijau sebagai solusi berkelanjutan.

“Ini bukan soal angka, tapi soal nyawa warga Kota Sukabumi,” tegas Arief.

Melalui aksi tersebut, KBM Faperta UMMI menyampaikan tiga tuntutan:

1. Pemkot Sukabumi diminta memaksimalkan penataan drainase terpadu dan sekunder, terutama di kawasan pinggir Jalan Selabintana dan Jalan Siliwangi sesuai Perda No. 1 Tahun 2022.

2. Pemkot diminta mengoptimalkan pelaksanaan Perda No. 1 Tahun 2025 terkait peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.

3. DPRD Komisi 3 diminta melakukan pengawasan dan evaluasi menyeluruh terhadap pembangunan Kota Sukabumi.

Aksi berlangsung tertib dan mahasiswa berharap Pemkot segera merealisasikan langkah konkret guna mencegah bencana serupa di masa mendatang.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Upacara 17-an Kodim 0510/Trs, Kasad Ingatkan Bahaya Kemarau 2026
Pekerja PT Win Win Travel Goods Technologies Bentuk Serikat Pekerja FSPIP
Dana Desa di Pandeglang Rp4,9 Miliar Diduga Dibancak! KITA Banten Siap Gedor Kejagung
Diduga Tak Kantongi Izin SIPA, Pengeboran Air Tanah di Lebak Diminta Segera Dihentikan
Bupati Tangerang Buka Pembinaan Tahap IV Kafilah MTQ Kabupaten Tangerang
Wabup Intan Hadiri Penen Jagung Serentak Kuartal II Polres Metro Tangsel
Kodim 0601 Pandeglang Hadiri Launching 1.061 Titik KDKMP, Perkuat Ekonomi dan Ketahanan Pangan
LSM WGAB Soroti Dugaan Penimbunan Kayu Ilegal di Moswaren, APH Diminta Segera Bertindak
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 19:57 WIB

Upacara 17-an Kodim 0510/Trs, Kasad Ingatkan Bahaya Kemarau 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 19:53 WIB

Pekerja PT Win Win Travel Goods Technologies Bentuk Serikat Pekerja FSPIP

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa di Pandeglang Rp4,9 Miliar Diduga Dibancak! KITA Banten Siap Gedor Kejagung

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:35 WIB

Diduga Tak Kantongi Izin SIPA, Pengeboran Air Tanah di Lebak Diminta Segera Dihentikan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:53 WIB

Bupati Tangerang Buka Pembinaan Tahap IV Kafilah MTQ Kabupaten Tangerang

Berita Terbaru