Komisi VIII DPR RI Kunjungi Pesantren Al-Mizan Majalengka, Bahas Penguatan Pendidikan Keagamaan

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Kunjungan Kerja Komisi VIII DPR RI ke Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Kamis (12/2/2026).

i

Keterangan foto: Kunjungan Kerja Komisi VIII DPR RI ke Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Kamis (12/2/2026).

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Majalengka – Komisi VIII DPR RI melaksanakan Kunjungan Kerja Spesifik ke Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, dalam Masa Sidang III Tahun Sidang 2025–2026. Kegiatan yang berlangsung di Pondok Pesantren Al-Mizan Jatiwangi, Kamis (12/2/2026), ini dihadiri sejumlah pejabat pusat dan daerah, serta unsur Kementerian Agama dan BAZNAS.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., Kasubdit Muadalah dan Diniyah Formal Direktorat Pesantren Kemenag Dr. Endi Suhendi, MA, Deputi II BAZNAS Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat Dudu Rohman, S.Ag., M.Si., serta Pembina Yayasan Al-Mizan Dr. KH. Maman Imanul Haq, M.M.

Kunjungan kerja ini dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI H. Ansory Siregar, bersama anggota Komisi VIII lainnya antara lain Ina Ammania, Wibowo Prasetyo, H.M. Husni, Dra. Hj. Wardatul Asriah, Sigit Purnomo, dan Drs. H. Guntur Sasono.

Agenda utama meliputi dialog penguatan tata kelola pendidikan keagamaan, khususnya madrasah dan pesantren, serta penyaluran bantuan sosial dan keagamaan.

Pembina Pesantren Al-Mizan yang juga Anggota Komisi VIII DPR RI, Dr. KH. Maman Imanul Haq, menegaskan pentingnya sinergi negara dan pesantren dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia. Hal itu ia tegaskan dalam dialog tematik mengenai penguatan tata kelola pendidikan keagamaan di lingkungan madrasah.

“Pesantren bukan hanya lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga pusat pemberdayaan masyarakat. Negara harus hadir memperkuat ekosistem pesantren agar mampu mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing,” ujar Kiai Maman.

Kiai Maman juga menambahkan bahwa penguatan pesantren harus dibarengi dengan dukungan regulasi, pembiayaan, dan penguatan kapasitas kelembagaan.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ansory Siregar, menegaskan komitmen DPR dalam memperkuat pendidikan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan nasional. Komisi VIII, katanya, mendorong penguatan tata kelola pendidikan keagamaan agar lebih akuntabel, modern, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Pesantren dan madrasah adalah pilar penting dalam pembangunan karakter bangsa.

Ia juga menyampaikan bahwa hasil kunjungan kerja ini akan menjadi bahan penguatan kebijakan nasional di bidang pendidikan keagamaan, zakat, wakaf, serta pemberdayaan sosial masyarakat.

Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja Komisi VIII DPR RI yang dinilai menjadi momentum strategis untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia berbasis nilai keagamaan di Kabupaten Majalengka.

Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung pengembangan pesantren, madrasah, serta program pemberdayaan sosial keagamaan sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkarakter.

Terakhir, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Dudu Rohman, S.Ag., M.Si., menekankan pentingnya penguatan tata kelola pendidikan keagamaan yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman yang moderat dan rahmatan lil ‘alamin.

Ia juga menyampaikan bahwa Kemenag Jawa Barat terus mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan pesantren dan madrasah melalui penguatan kelembagaan, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, serta sinergi dengan pemerintah daerah dan DPR RI.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan BAZNAS serta sesi foto bersama, sebagai bentuk sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan masyarakat.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Upacara 17-an Kodim 0510/Trs, Kasad Ingatkan Bahaya Kemarau 2026
Pekerja PT Win Win Travel Goods Technologies Bentuk Serikat Pekerja FSPIP
Dana Desa di Pandeglang Rp4,9 Miliar Diduga Dibancak! KITA Banten Siap Gedor Kejagung
Diduga Tak Kantongi Izin SIPA, Pengeboran Air Tanah di Lebak Diminta Segera Dihentikan
Bupati Tangerang Buka Pembinaan Tahap IV Kafilah MTQ Kabupaten Tangerang
Wabup Intan Hadiri Penen Jagung Serentak Kuartal II Polres Metro Tangsel
Kodim 0601 Pandeglang Hadiri Launching 1.061 Titik KDKMP, Perkuat Ekonomi dan Ketahanan Pangan
LSM WGAB Soroti Dugaan Penimbunan Kayu Ilegal di Moswaren, APH Diminta Segera Bertindak
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 19:57 WIB

Upacara 17-an Kodim 0510/Trs, Kasad Ingatkan Bahaya Kemarau 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 19:53 WIB

Pekerja PT Win Win Travel Goods Technologies Bentuk Serikat Pekerja FSPIP

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa di Pandeglang Rp4,9 Miliar Diduga Dibancak! KITA Banten Siap Gedor Kejagung

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:35 WIB

Diduga Tak Kantongi Izin SIPA, Pengeboran Air Tanah di Lebak Diminta Segera Dihentikan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:53 WIB

Bupati Tangerang Buka Pembinaan Tahap IV Kafilah MTQ Kabupaten Tangerang

Berita Terbaru