Banjir Terjang 24 Desa di Kabupaten Serang, 2.682 Rumah Warga Terendam

Avatar photo

- Penulis

Senin, 9 Maret 2026 - 03:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Serang – Banjir akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Serang, Banten sejak Jumat hingga Minggu malam mengakibatkan ribuan rumah warga terendam air, Minggu (8/3/2026). Berdasarkan data sementara, tercatat sebanyak 2.682 rumah terdampak genangan banjir.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, Ajat Sudrajat, mengatakan bencana hidrometeorologi tersebut berdampak cukup luas hingga menjangkau puluhan desa.

Ajat menyebutkan, hingga Minggu pukul 18.00 WIB tercatat sebanyak 3.099 kepala keluarga atau sekitar 9.184 jiwa terdampak banjir. Dari jumlah tersebut, terdapat 337 warga lanjut usia serta 222 balita yang menjadi prioritas dalam penanganan dan pengawasan.

Banjir dilaporkan melanda 24 desa yang tersebar di 13 kecamatan, di antaranya Kecamatan Jawilan, Cinangka, Tunjungteja, Pamarayan, Bojonegara, Kibin, Ciruas, Binuang, Carenang, Kramatwatu, Tanara, Pontang, dan Cikande.

Selain merendam permukiman warga, genangan air juga mengganggu sejumlah akses jalan desa serta fasilitas umum, termasuk Masjid Al Amin dan SDN 1 Tonjong.

Menurut Ajat, hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang tidak hanya menyebabkan banjir, tetapi juga memicu kejadian bencana lain seperti pergerakan tanah di Desa Kadubereum, Kecamatan Padarincang, serta di Desa Margatani, Kecamatan Kramatwatu. Selain itu, peristiwa pohon tumbang dilaporkan terjadi di Desa Mangkunegara.

Ia menambahkan, tinggi muka air di sejumlah lokasi masih bervariasi. Di Kecamatan Pontang, ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 60 sentimeter, sementara di wilayah Carenang dan Jawilan berkisar antara 40 hingga 50 sentimeter.

Saat ini, BPBD Kabupaten Serang masih melakukan kaji cepat di sejumlah wilayah terdampak sekaligus menyalurkan bantuan logistik bagi warga yang membutuhkan. Beberapa kebutuhan mendesak yang diperlukan di lapangan di antaranya alat penyedot air (alkon), perahu karet, serta makanan siap saji bagi warga terdampak.

BPBD bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah barat Kabupaten Serang, agar tetap waspada terhadap potensi hujan lebat susulan yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Warga yang tinggal di bantaran sungai diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan evakuasi mandiri apabila debit air kembali meningkat secara signifikan guna menghindari risiko korban jiwa.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres
Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026
Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan

Rabu, 30 September 2026 - 11:57 WIB

Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire

Berita Terbaru