Terasmedia.co Bogor – Warga terdampak kebijakan penutupan tambang di Kabupaten Bogor kini mulai bisa bernapas lega menjelang Lebaran 2026. Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali menyalurkan bantuan kompensasi kepada ribuan warga yang terdampak.
Sebanyak 5.600 warga menerima bantuan lanjutan ini. Penyaluran dilakukan di tiga kecamatan, yakni Parung Panjang, Cigudeg, dan Rumpin, menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Barat Ade Afriandi menjelaskan, bantuan tersebut merupakan bagian dari penyaluran tahap keempat bagi masyarakat terdampak kebijakan penutupan tambang.
“Penyaluran melalui mekanisme Bantuan Langsung bagi masyarakat desa terdampak kebijakan penutupan tambang di wilayah Kecamatan Parung Panjang, Cigudeg, dan Rumpin, Kabupaten Bogor,” katanya, Selasa (17/3/2026).
Ade menyebut, bantuan tidak disalurkan dalam bentuk tunai. Pemerintah memilih skema pembagian buku tabungan melalui Bank BJB agar proses penyaluran lebih tertib dan tepat sasaran.
“Bantuan ini diharapkan bisa membantu masyarakat memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga sekaligus menjadi bagian dari proses pemulihan pasca penutupan tambang,” ungkapnya.
Dalam pelaksanaannya, penyaluran bantuan ini juga menghadapi sejumlah kendala administratif. Proses verifikasi data warga memerlukan waktu karena dokumen yang diajukan sering kali tidak tersusun rapi.
Menurut Ade, ketidaksesuaian antara data di Kartu Keluarga dan KTP menjadi salah satu faktor yang memperlambat proses pencairan.
“Jadi kemarin itu banyak yang mungkin mereka ingin cepat saja prosesnya, jadi antara file yang dikirim, Kartu Keluarga dengan KTP itu tidak disusun. Misalkan nama Agus nomor 1 di KK, diharapkan oleh kami itu nomor 1 Agus juga di KTP-nya, jadi kita nggak sulit mencari,” ujar Ade.
“Ini nomor 1 di dokumen KK Agus, di KTP-nya yang lain, jadi kan mencari dulu, jadi agak lama itu (prosesnya) ya,” tambah Ade.
Setiap warga terdampak diketahui menerima kompensasi sebesar Rp3 juta. Program ini dirancang untuk disalurkan secara bertahap hingga tiga kali kepada warga yang telah lolos proses verifikasi.
Sebelumnya, penyaluran bantuan juga telah dilakukan di sejumlah desa, khususnya di wilayah Rumpin dan Parung Panjang, dengan ribuan warga yang telah menerima manfaat lebih dulu.












