BaraNusa Depok Soroti Dugaan Keterlibatan Pejabat dalam Aksi Dukung MBG

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dewan Pimpinan Daerah Barisan Rakyat Nusantara (BaraNusa) Kota Depok bersama sejumlah warga menggelar aksi unjuk rasa damai di halaman Balai Kota Depok, Jumat (19/6/2026).

i

Dewan Pimpinan Daerah Barisan Rakyat Nusantara (BaraNusa) Kota Depok bersama sejumlah warga menggelar aksi unjuk rasa damai di halaman Balai Kota Depok, Jumat (19/6/2026).

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Depok — Barisan Rakyat Nusantara (BaraNusa) Kota Depok menyoroti dugaan keterlibatan oknum pejabat lingkungan Pemerintah Kota Depok dalam aksi demonstrasi dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berlangsung di halaman Balai Kota Depok, Selasa (23/6/2026). Organisasi ini meminta aparat penegak hukum dan lembaga pengawas untuk menelusuri fakta tersebut secara transparan.

SeDPD BaraNusa Kota Depok, menyatakan informasi mengenai adanya mobilisasi massa yang terorganisir perlu dikaji lebih dalam. Ia mengingatkan bahwa jika terbukti ada penggunaan fasilitas negara, anggaran pemerintah, atau keterlibatan aparatur dalam penggalangan massa untuk kepentingan tertentu, maka hal itu melanggar prinsip pemerintahan yang bersih dan netral.

Sekretaris DPD Barisan Rakyat Nusantara Kota Depok Warsih Yuningsih menyebut, pihaknya menghormati hak setiap warga negara untuk mendukung atau mengkritik kebijakan pemerintah. Namun, dukungan itu harus lahir secara sukarela dan murni dari kesadaran sendiri, bukan hasil mobilisasi, tekanan, atau pemberian insentif tertentu.

“Jika benar ada pejabat yang ikut mengatur, memfasilitasi, atau bahkan membiayai aksi tersebut, maka jabatan publik disalahgunakan untuk kepentingan politik atau pencitraan. Apalagi jika dananya bersumber dari anggaran negara, hal ini sudah masuk ranah penyimpangan yang harus ditindak tegas,” kata Yuningsih.

“Kami mendesak Inspektorat Daerah, kepolisian, dan lembaga pengawas terkait untuk menelusuri asal dana, siapa yang menggerakkan, serta apakah ada keterlibatan pihak yang memiliki kepentingan ekonomi langsung terhadap program MBG. Jangan sampai aspirasi rakyat dimanipulasi dan demokrasi hanya menjadi panggung bayaran.” tegasnya.

BaraNusa menegaskan bahwa keterlibatan aparatur negara dalam kegiatan yang tidak sesuai dengan tugas pokok dan netralitas birokrasi dapat merusak kepercayaan publik. Penyelidikan yang terbuka dan objektif dinilai penting agar tidak menimbulkan preseden buruk bagi tata kelola pemerintahan dan kehidupan demokrasi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Kota Depok terkait dugaan tersebut.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Barang Temuan di Selat Sunda Diperiksa, Polda Banten Pastikan Bukan Milik KM Arupadhatu 1
Pemasangan Tiang Telepon di Ciinjuk Dipertanyakan Warga, Program Pemerintah Minim Sosialisasi
Panen Raya Singkong Sangiangjaya, Gubernur Andra Soni dan Arif Rahman: Petani Pilar Ketahanan Pangan Banten
Puluhan Warga Mengaku Kecewa, Janji Pembayaran Dana Investasi Toko Emas Milik Oknum Anggota DPRD Banten Tak Terealisasi
Pembangunan Jalan Rabat Beton Pajagan–Koranji Baru Seumur Jagung, Kini Memprihatinkan
Tega Aniaya Bayi hingga Meninggal Dunia, FS Diamankan Polresta Sorong Kota
Polresta Sorong Kota Ringkus YT, Pengambil 435 Gram Sabu
Bappenas Gandeng Dewan Pers Perkuat Sinergitas dalam Pembangunan Nasional
Berita ini 44 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 10:53 WIB

Barang Temuan di Selat Sunda Diperiksa, Polda Banten Pastikan Bukan Milik KM Arupadhatu 1

Kamis, 10 September 2026 - 13:46 WIB

Panen Raya Singkong Sangiangjaya, Gubernur Andra Soni dan Arif Rahman: Petani Pilar Ketahanan Pangan Banten

Selasa, 8 September 2026 - 04:05 WIB

Puluhan Warga Mengaku Kecewa, Janji Pembayaran Dana Investasi Toko Emas Milik Oknum Anggota DPRD Banten Tak Terealisasi

Senin, 7 September 2026 - 20:17 WIB

Pembangunan Jalan Rabat Beton Pajagan–Koranji Baru Seumur Jagung, Kini Memprihatinkan

Minggu, 6 September 2026 - 15:01 WIB

Tega Aniaya Bayi hingga Meninggal Dunia, FS Diamankan Polresta Sorong Kota

Berita Terbaru

GMPK DKI memilih turun langsung membagikan 10.000 masker dan 700 nasi kotak kepada masyarakat, Jumat (11/9/2026).

Nasional

DPD GMPK DKI Bagikan 10.000 Masker dan 700 Nasi Kotak

Jumat, 11 Sep 2026 - 21:35 WIB