NGERIHHH…!Universitas Muhamadiyah Jambi Ikuti Workshop Humas PTMA Batch 2

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 4 Agustus 2022 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Yogyakarta- Dalam rangka memperkuat kompetensi Kinerja humas, UM Jambi Ikuti Workshop Pengembangan Humas Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah ( PTMA ) Batch II. Workshop yang diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah bekerjasama dengan Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi (APIK) acara berlangsung selama empat hari, mulai dari tanggal 4 – 7 Agustus 2022 dan dilaksanakan di Hotel Grand Rohan Jogja.

Workshop diikuti oleh beberapa daerah yang memiliki PTMA seperti, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Palembang, Riau, Bengkulu, Pontianak, Banjarmasin, Berau, Jakarta, Ciamis, Bandung, Bekasi, Tangerang, Sukabumi, Kuningan, Purwokerto, Purworejo, Yogya, Karanganyar, Solo, Malang, Bojonegoro, Lamongan, Gresik, Semarang, Makassar, Maumere, Sorong, termasuk dari Jambi. Keikutsertaan ini dalam rangka meningkatkan kinerja kehumasan di Universitas Muhammadiyah Jambi pada masa akan datang.

Baca juga : Erick Thoir Disebut Cocok Dampingi Airlangga Hartanto 2024

Dalam workshop ini peserta diberikan materi tentang pentingnya menjaga reputasi. Tujuannya agar mencapai reputasi yang baik. Dengan reputasi kampus yang baik, maka kepercayaan publik terhadap Universitas Muhammadiyah Jambi semakin tinggi.

Memperlakukan media sosial institusi sebaiknya dikelola layaknya pasangan hidup kita. Akun media sosial kecenderungannya menjadi sangat personal, informatif, otentik, dan memenuhi ekspektasi audiens.

Hal ini disampaikan oleh Yamadipati Seno, redaktur Mojok dalam workshop Pengembangan Humas Batch II Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA). Workshop ini digelar oleh Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Kamis (4/8/22).

“Otentik menunjukan media sosial akan diingat oleh audiens. Untuk mencapai otentik, humas harus melakukan riset sehingga didapatkan konsep yang kuat sebelum melakukan unggahan konten,” tambahnya. Seno menjelaskan bahwa ketika sesuatu menjadi viral, terjadi cross platform dengan terunggah di berbagai platform. Mitigasi menjadi penting dalam mengelola isu yang terjadi di media sosial.

“Warganet media sosial inginnya hemat waktu dimana konten isinya komplet, informatif dan solutif. Lalu fokus pada solusi dan berusaha proaktif, bukan reaktif di beberapa isu,” jelas Seno tentang karakter warganet. (Nanang/Red)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Plt Kadis PUPR Lebak Terjun Langsung Pantau Pembangunan Penataan  Fasilitas Alun-Alun Rangkasbitung Tahap 2 Tahun 2026
Polisi Noken Salah Satu Bahan Diskusi Coffee Morning Bersama Kapolda Papua Barat Daya
Hampir Setahun Tak Diperbaiki, Tiang Jaringan IndiHome di Rajeg Keropos
Babinsa, Babinmas dan RT Temui Warga, Polemik Pemasangan Tiang WiFi Kembali Disorot
Sungguh Miris : Ruang Kelas SMPN 1 Cileles Dibiarkan Jadi Sarang Kelelawar Hingga Timbulkan Bau Menyengat
Bank Banten Hadirkan Layanan Informasi Resmi melalui WhatsApp Terverifikasi
Penataan Kabel WiFi di Pandeglang Dipertanyakan, Muncul Dugaan Ada Oknum Membekingi Pengusaha
Jalan Ciinjuk Rusak Dikepung Genangan Air Saat Hujan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:58 WIB

Plt Kadis PUPR Lebak Terjun Langsung Pantau Pembangunan Penataan  Fasilitas Alun-Alun Rangkasbitung Tahap 2 Tahun 2026

Selasa, 22 September 2026 - 16:56 WIB

Polisi Noken Salah Satu Bahan Diskusi Coffee Morning Bersama Kapolda Papua Barat Daya

Selasa, 22 September 2026 - 15:57 WIB

Hampir Setahun Tak Diperbaiki, Tiang Jaringan IndiHome di Rajeg Keropos

Selasa, 22 September 2026 - 13:31 WIB

Babinsa, Babinmas dan RT Temui Warga, Polemik Pemasangan Tiang WiFi Kembali Disorot

Selasa, 22 September 2026 - 11:51 WIB

Sungguh Miris : Ruang Kelas SMPN 1 Cileles Dibiarkan Jadi Sarang Kelelawar Hingga Timbulkan Bau Menyengat

Berita Terbaru