Peresmian Hidroponik dan Budidaya Ikan Air Tawar Lapas Kelas I Medan

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan terus berkomitmen memperkuat program pembinaan yang produktif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kemandirian warga binaan

i

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan terus berkomitmen memperkuat program pembinaan yang produktif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kemandirian warga binaan

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Medan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan terus berkomitmen memperkuat program pembinaan yang produktif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kemandirian warga binaan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemanfaatan lahan secara optimal serta pengembangan program ketahanan pangan di lingkungan Lapas.

Sebagai bentuk nyata dari komitmen tersebut, Lapas Kelas I Medan melaksanakan Peresmian Program Hidroponik dan Budidaya Ikan Air Tawar. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Jalu Yuswa Panjang, Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, serta sejumlah Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayah Medan dan sekitarnya.

Program hidroponik dan budidaya ikan air tawar merupakan bagian dari pembinaan kemandirian yang diarahkan untuk memberikan keterampilan praktis kepada warga binaan. Selain menghasilkan produk pangan, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi sarana pembelajaran yang dapat meningkatkan produktivitas, kreativitas, serta keterampilan warga binaan sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Jalu Yuswa Panjang, mengapresiasi langkah Lapas Kelas I Medan dalam mengoptimalkan lahan yang tersedia untuk mendukung program ketahanan pangan sekaligus pembinaan kemandirian warga binaan.

“Ketahanan pangan harus kita bangun melalui pemanfaatan lahan yang ada secara produktif. Saya mengapresiasi jajaran Lapas Kelas I Medan yang terus mengembangkan hidroponik, budidaya ikan, dan berbagai komoditas pertanian. Saya berharap program ini tidak berhenti pada tahap peresmian, tetapi terus dikembangkan dan memberikan hasil yang nyata,” ujar Jalu Yuswa Panjang.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, menyampaikan bahwa pengembangan program tersebut merupakan langkah strategis dalam menghadirkan kegiatan pembinaan yang tidak hanya produktif, tetapi juga memiliki nilai manfaat dan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Melalui program hidroponik dan budidaya ikan air tawar ini, kami ingin memberikan keterampilan yang nyata dan bermanfaat bagi warga binaan. Harapannya, keterampilan tersebut dapat menjadi bekal kemandirian serta memberikan nilai tambah ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Dengan dukungan dan sinergi jajaran Pemasyarakatan, Lapas Kelas I Medan berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai inovasi pembinaan yang adaptif dan berkelanjutan. Program tersebut diharapkan tidak hanya mendukung peningkatan keterampilan warga binaan, tetapi juga berkontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan serta mewujudkan pembinaan Pemasyarakatan yang semakin produktif dan berdampak positif.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jaga Kepastian Hukum, Kajari KSB Undang Wartawan dan LSM Bertukar Pandang Soal Kondisi Daerah
BCA Digugat Nasabah ke PN Cibinong, Lelang Aset Rp1,75 Miliar Jadi Persoalan
Gerak Cepat, Pelaku Begal dan Jambret di 20 Lokasi Ditangkap Polsek Sorong Barat
Barang Temuan di Selat Sunda Diperiksa, Polda Banten Pastikan Bukan Milik KM Arupadhatu 1
Pemasangan Tiang Telepon di Ciinjuk Dipertanyakan Warga, Program Pemerintah Minim Sosialisasi
Panen Raya Singkong Sangiangjaya, Gubernur Andra Soni dan Arif Rahman: Petani Pilar Ketahanan Pangan Banten
Puluhan Warga Mengaku Kecewa, Janji Pembayaran Dana Investasi Toko Emas Milik Oknum Anggota DPRD Banten Tak Terealisasi
Pembangunan Jalan Rabat Beton Pajagan–Koranji Baru Seumur Jagung, Kini Memprihatinkan
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 01:24 WIB

Jaga Kepastian Hukum, Kajari KSB Undang Wartawan dan LSM Bertukar Pandang Soal Kondisi Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 10:12 WIB

BCA Digugat Nasabah ke PN Cibinong, Lelang Aset Rp1,75 Miliar Jadi Persoalan

Senin, 14 September 2026 - 18:58 WIB

Gerak Cepat, Pelaku Begal dan Jambret di 20 Lokasi Ditangkap Polsek Sorong Barat

Minggu, 13 September 2026 - 10:53 WIB

Barang Temuan di Selat Sunda Diperiksa, Polda Banten Pastikan Bukan Milik KM Arupadhatu 1

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

Pemasangan Tiang Telepon di Ciinjuk Dipertanyakan Warga, Program Pemerintah Minim Sosialisasi

Berita Terbaru