Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bulog Lebak dan Pandeglang

i

Bulog Lebak dan Pandeglang

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak — Kabar gembira hadir bagi ratusan ribu keluarga di dua kabupaten Banten ini. Perum Bulog Kantor Cabang Lebak-Pandeglang memastikan, penyaluran Bantuan Pangan (PBP) alokasi Juli, Agustus, hingga September 2026 telah tuntas 100 persen — bahkan diselesaikan dua hari lebih cepat dari tenggat yang ditetapkan pemerintah.

Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Kepala Cabang Bulog Lebak-Pandeglang, M. Syaukani, seusai memimpin Rapat Review dan Percepatan Penyelesaian Penyaluran Bantuan Pangan yang berlangsung selama dua hari, 29–30 September 2026, di Hotel Grand Kaisha, Rangkasbitung.

“Alhamdulillah, kita sudah melaksanakan review dan percepatan penyelesaian bantuan pangan. Untuk realisasinya, penyaluran sudah 100 persen untuk penerima bantuan, baik di Kabupaten Pandeglang maupun Kabupaten Lebak.” Kata M. Syaukani.

Menurut Syaukani, target penyelesaian penyaluran itu tanggal 30 September. Alhamdulillah, kita bisa menyelesaikannya dua hari sebelum target berakhir tanggal 28 September kemarin sudah selesai seluruhnya.

Program ini menjangkau 451.624 penerima secara menyeluruh:

Kabupaten Lebak: 220.428 penerima, tersalurkan 6.612.840 kilogram beras ke 28 kecamatan. Sementara itu, Kabupaten Pandeglang: 231.196 penerima, tersalurkan 6.935.880 kilogram beras ke 35 kecamatan dan 309 desa.

Keberhasilan ini, tegas Syaukani, tak lahir sendirian melainkan buah dari kebersamaan yang erat lintas pihak. Kata Syaukani, ketahanan pangan 100 persen ini juga berkat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Pandeglang dan Lebak, Ibu Bupati serta Pak Bupati, unsur Muspida mulai dari Kejaksaan, Polres, Kodim, hingga dinas terkait.”

“Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, para camat, kepala desa, termasuk dukungan luar biasa dari koordinator kecamatan yang bekerja langsung di lapangan.” ujarnya.

Syaukani menjelaskan, setiap keluarga penerima berhak menerima total 30 kilogram beras 10 kilogram per bulan selama tiga bulan. Syaukani menegaskan tiga hal tegas agar manfaat bantuan benar-benar sampai utuh ke tangan warga.

“Pembagian harus dipastikan setiap penerima menerima 30 kilogram, atau tiga karung masing-masing 10 kilogram untuk tiga alokasi. Itu hak mereka.” tuturnya.

Syaukani menjelaskan bahwa tidak boleh ada baik biaya angkutan maupun biaya distribusi. Penerima bantuan pangan ini betul-betul menerima secara gratis, tanpa membayar sepeser pun.

“Jangan sampai ada pungutan dari pihak mana pun, termasuk dari lingkungan warga. 30 kilogram beras itu harus sampai utuh ke tangan keluarga penerima.” bebernya.

Poin ketiga, beras ini tidak boleh diperjualbelikan. Sesuai ketentuan, beras yang diterima adalah untuk dikonsumsi keluarga sendiri, bukan untuk diperdagangkan. Saat ini, Bulog masih menunggu arahan kebijakan resmi terkait kelanjutan program bantuan pangan untuk periode berikutnya.

“Untuk alokasi Juli, Agustus, dan September sudah selesai. Nanti direncanakan akan ada lagi bantuan pangan untuk alokasi berikutnya. Kami akan sampaikan informasi segera setelah ada keputusan.” tutupnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres
Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026
Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Ketua PW Fatayat NU Banten Ajak Kader Fatayat NU Cikeusal Terus Bergerak Menebar Manfaat
Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal Masuk Banten, CDC Desak Evaluasi Kanwil Bea Cukai
Perkuat SDM Banten, Polda Gandeng Dunia Usaha melalui Program Poliran
Berita ini 9 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:35 WIB

Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat

Rabu, 30 September 2026 - 11:57 WIB

Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire

Minggu, 27 September 2026 - 14:51 WIB

Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi

Berita Terbaru

Gerakan Aksi Anti Korupsi Nasional (GAANAS) melontarkan kritik terhadap pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA),

Hukum dan Kriminal

GAANAS Soroti Pokir DPRA Rp1 Triliun, KPK Didesak Telusuri Rantai Anggaran

Selasa, 29 Sep 2026 - 23:33 WIB