KACAU, Dongkrak Nama Adiknya, Mantan Bupati Politasi Gereja

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 28 Januari 2023 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Kutai Barat – Mantan Bupati Kutai Barat, Ismail Thomas diduga melakukan kampanye negatif di dalam gereja pada Desember 2022 lalu. Hal ini bermula pada saat Ismail diminta untuk memberikan sambutan pada Perayaan Natal di sebuah Gereja di Kutai Barat pada Desember 2022 lalu. Bukan, memberikan petuah bijak ataupun kalimat yang menenangkan umat, Ismail dalam kesempatan tersebut justru mengeluarkan kampanye negatif terhadap Pemerintah Kutai Barat. Rekaman kampanye negatif Ismail Thomas tersebut kini bahkan viral di masyarakat.

Ismail yang kini menjabat sebagai Anggota DPR RI itu dengan tegas langsung membedakan masa kepemimpinannya sebagai Bupati dengan FX Yapan yang diketahui sebagai Bupati Kutai Barat Dua Periode. Salah satu yang jadi bahan kampanye negatif Ismail Thomas adalah keberlanjutan pembangunan JembatanAji Tullur Jejangkat (ATJ) yang kini masih mangkrak. “Saya ingin menyampaikan keadaan yang sebenarnya yang terjadi setelah saya tidak lagi menjabat sebagai Bupati Kutai Barat, antara lain proyek jembatan ATJ yang mangkrak karena tidak ada dana,” kata Ismail.

Baca juga : Program Unggulan Polres Berau Kaltim Untuk Pemeliharaan Kamtibmas “Bubuhan Bekesah”

Ia mengklaim pada saat kepemimpinannya Jembatan ATJ sudah dianggarkan secara multi years atau tahun jamak, namun menurut Ismail tidak dilanjutkan oleh Bupati setelahnya. Selain masalah jembatan ATJ, Ismail juga mengungkit ungkit perihal keberlanjutan pembangunan Pelabuhan Royoq dan beberapa proyek termasuk keberlanjutan proyek Poltek di Kutai Barat.

Bukan itu saja, di depan jamaah gereja pada acara Natal, Ismail juga mengklaim bahwa dirinya merasa difitnah karena pada saat kepemimpinannya meninggalkan hutang yang banyak.Kampanye negatif Ismail tak berhenti sampai disitu, bahkan Ial menyebut jika aparat di Kutai Barat sudah buta mata dan buta hati.

“Ini di dalam gereja saya tidak mungkin berbicara selain kebenaran. Aparat Penegak hukum sudah buta mata buta hati,” celetuknya.

Usai melakukan kampanye negatif kepada Pemerintah Kutai Barat, ternyata Ismail langsung menegaskan jika daerah tersebut harus dipimpin oleh sosok adik Iparnya yakni Hilarion. “Terus terang, pada malam ini ada Hilarion yang siap akan mengubah kondisi seperti ini, jangan berlarut, cukup kita menderita dari 2016 sampai 2024 dengan kebohongan-kebohongan” ujar Ismail

Kampanye negatif Ismail di gereja ini, ternyata ada maksud tersendiri untuk menaikkan pamor adik iparnya, Hilarion yang digadang bakal maju sebagai Bakal Calon Bupati Kutai Barat pada Pilkada 2024 mendatang. Sejumlah pihak bahkan menyebut apa yang dilakukan Ismail tak lain merupakan politisasi gereja untuk kepentingan Pilkada.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Ketua PW Fatayat NU Banten Ajak Kader Fatayat NU Cikeusal Terus Bergerak Menebar Manfaat
Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal Masuk Banten, CDC Desak Evaluasi Kanwil Bea Cukai
Perkuat SDM Banten, Polda Gandeng Dunia Usaha melalui Program Poliran
Plt Kadis PUPR Lebak Terjun Langsung Pantau Pembangunan Penataan  Fasilitas Alun-Alun Rangkasbitung Tahap 2 Tahun 2026
Polisi Noken Salah Satu Bahan Diskusi Coffee Morning Bersama Kapolda Papua Barat Daya
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire

Minggu, 27 September 2026 - 14:51 WIB

Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi

Sabtu, 26 September 2026 - 22:35 WIB

Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik

Sabtu, 26 September 2026 - 08:13 WIB

Ketua PW Fatayat NU Banten Ajak Kader Fatayat NU Cikeusal Terus Bergerak Menebar Manfaat

Kamis, 24 September 2026 - 18:49 WIB

Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal Masuk Banten, CDC Desak Evaluasi Kanwil Bea Cukai

Berita Terbaru