Sungguh Miris : Relokasi Waduk Karian Ibadah di Emperan Rumah Warga

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 24 Februari 2023 - 12:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Sungguh Miris, Warga relokasi terdampak waduk karian yang kini bertempat tinggal di Kampung Sintalwangi Desa Sukajaya, Kecamatan Sajira yang sudah hampir Dua Tahun belum memiliki tempat sarana Ibadah seperti Mesjid, Mushola dan pasilitas umum lainnya seperti Madrasah  Hasil pantauan Teras Berita, pada 24/2/2023 dalam melakukan Ibadahnya seperti Sholat berjamaah, dan pengajian mereka lakukan di salah satu rumah masyarakat sekitar

Padahal menurut keterangan K.H, Memed  salah satu warga sekaligus tokoh masyarakat yang sudah dua ( 2 ) Tahun pindah dari ( Kampung Taganjing ) ke Kampung Sintal Wangi menuturkan.

“Dulu saya bersama semua warga disini ( Sintalwangi ) sebelumnya adalah warga Taganjing Desa Sukajaya Kecamatan Sajira, yang terdampak waduk karian yang direlokasi ke Kampung Sintalwangi ini,” Ungkapnya.

Namun sudah hampir Dua tahun kami tinggal di Kampung Sintalwangi sampai saat ini kami belum memiliki sarana pasilitas umum seperti Madrasah, Pemakaman umum maupun sarana Ibadah seperti  Mesjid dan Mushola, padahal sewaktu kami masih tinggal di Kampung Taganjing semua itu sudah ada, Namum setelah kami di Relokasi di sini kami belum memiliki sarana pasum, terutama sarana Ibadah ( Mesjid/Red )

Lebih lanjut K.H, Memed Menambahkan.  Kami berharap kepada pihak Pemerintah Desa, Kabupaten, Provinsi maupun Nasional agar dapat segera membantu untuk membuatkan sarana Ibadah buat warga masyarak Kampung Sintalwangi, karena memang hasil musyawarah sewaktu mau di relokasi ke sini Mesjid Nurul Falah, dan Madrasah Matlaul Anwar yang dulu di Kampung Taganjing akan di pindahkan juga  ke Sintalwangi jika penggantian pembayaran dari Pemerintah untuk Mesjid penggantian sudah di bayar oleh Perintah,” Tandesnya

Sementara itu, H. Azis, salah satu warga sintalwangi yang mengaku sudah tinggal selama satu tahun di Sintal Wangi mengatakan,

” Kami semua warga masyarakat sintal wangi sangat membutuhkam sarana ibadah pak, karen selama ini, untuk melalukan ibadah seperti Sholat dan Pengajian saja kami melakukannya di emperan salah satu rumah warga,” Ungkapnya

H. Ajis, menambahkan, kami berharap agar pihak pemerintah dapat segera membuatkan sarana Ibadah di Kampung Kami,” Pungkasnya penuh harap

Sungguh Miris, Warga relokasi terdampak waduk karian yang kini bertempat tinggal di Kampung Sintalwangi Desa Sukajaya Kecamatan Sajitra yang sudah hampir Dua Tahun belum memiliki tempat sarana Ibadah seperti Mesjid, Mushola dan pasilitas umum lainnya seperti Madrasah Hasil pantauan Teras Berita, dalam melakukan Ibadahnya seerti Sholat berjamaah, dan pengajia mereka lakukan di salah satu rumah masyarakat sekitar

Padahal menurut keterangan K.H, Memed salah satu warga sekaligus tokoh masyarakat yang sudah dua ( 2 ) Tahun pindah dari ( Kampung Taganjing ) ke Kampung Sintal Wangi menuturkan.

“Dulu saya bersama semua warga disini ( Sintalwangi ) sebelumnya adalah warga Taganjing Desa Sukajaya Kecamatan Sajira, yang terdampak waduk karian yang direlokasi ke Kampung Sintalwangi ini,” Ungkapnya

Namun sudah hampir Dua tahun kami tinggal di Kampung Sintalwangi sampai saat ini kami belum memiliki sarana pasilitas umum seperti Madrasah, Pemakaman umum maupun sarana Ibadah seperti Mesjid dan Mushola, padahal sewaktu kami masih tinggal di Kampung Taganjing semua itu sudah ada, Namum setelah kami di Relokasi di sini kami belum memiliki sarana pasum, terutama sarana Ibadah ( Mesjid/Red )

Lebih lanjut K.H, Memed Menambahkan. Kami berharap kepada pihak Pemerintah Desa, Kabupaten, Provinsi maupun Nasional agar dapat segera membantu untuk membuatkan sarana Ibadah buat warga masyarak Kampung Sintalwangi, karena memang hasil musyawarah sewaktu mau di relokasi ke sini Mesjid Nurul Falah, dan Madrasah Matlaul Anwar yang dulu di Kampung Taganjing akan di pindahkan juga ke Sintalwangi jika penggantian pembayaran dari Pemerintah untuk Mesjid penggantian sudah di bayar oleh Perintah,” Tandesnya

Sementara itu, H. Azis, salah satu warga sintalwangi yang mengaku sudah tinggal selama satu tahun di Sintal Wangi mengatakan,

” Kami semua warga masyarakat sintal wangi sangat membutuhkam sarana ibadah pak, karen selama ini, untuk melalukan ibadah seperti Sholat dan Pengajian saja kami melakukannya di emperan salah satu rumah warga,” Ungkapnya

H. Ajis, menambahkan, kami berharap agar pihak pemerintah dapat segera membuatkan sarana Ibadah di Kampung Kami,” Pungkasnya penuh harap

( Rai )

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Dinkes Tangerang Terus Pantau Kondisi Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
Polri dan Pemda Perkuat Sinergi Wujudkan Kamtibmas Kondusif di Papua Barat Daya
Polda Papua Barat Daya Apresiasi Dua Perwira Polres Tambrauw atas Pendekatan Humanis
HUT Bhayangkara ke-80, Kapolresta Sorong Kota Serahkan Kenaikan Pangkat kepada 96 Personel
Sensus Ekonomi 2026, Kunci Wujudkan UMKM Berkelanjutan di Lombok Utara
Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin Kepung Permukiman, Puskesmas Sukadiri Gerak Cepat Bagikan Masker dan Siapkan Posko Kesehatan
Suara dari Legok: Solidaritas Publik Menguat Demi Keadilan Ruang Hidup Warga Rancagong
Jejak Dana BOP Ditelusuri, Kejari Geledah PKBM di Kosambi Tangerang
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:56 WIB

Dinkes Tangerang Terus Pantau Kondisi Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:48 WIB

Polri dan Pemda Perkuat Sinergi Wujudkan Kamtibmas Kondusif di Papua Barat Daya

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:44 WIB

Polda Papua Barat Daya Apresiasi Dua Perwira Polres Tambrauw atas Pendekatan Humanis

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:40 WIB

HUT Bhayangkara ke-80, Kapolresta Sorong Kota Serahkan Kenaikan Pangkat kepada 96 Personel

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:37 WIB

Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin Kepung Permukiman, Puskesmas Sukadiri Gerak Cepat Bagikan Masker dan Siapkan Posko Kesehatan

Berita Terbaru

Sekjen Matahukum Mukshin Nasir

Hukum dan Kriminal

Kasus BTS 27 M, KPK Panggil Dito Kasus Haji, Matahukum: Jangan Lolos Lagi

Rabu, 1 Jul 2026 - 17:23 WIB