Laskar Rakyat Jayakarta Bertekad Runtuhkan Oligarki

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 18 Agustus 2022 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

TERASMEDIA.CO JAKARTA – Bertepatan dengan Peringatan 77 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, sejumlah tokoh masyarakat ini mendeklarasikan Organisasi Masyarakat bernama Laskar Rakyat Jayakarta, di Jln.Kemang IX No.17 B Jakarta Selatan, Rabu (17/8/2022).

Organisasi maysarakat ini muncul dari kegelisahan akan permasalahan yang timbul di DKI Jakarta. Diantaranya adalah banjir, kemacetan, kurangnya transportasi publik, kemiskinan dan ketimpangan antara si kaya dan si miskin yang begitu lebar.

“Hal ini menjadi persoalan bersama yang harus segera diselesaikan, Laskar Rakyat Jayakarta akan berjuang dan membantu untuk mengentaskan persoalan tersebut dengan dasar semangat gotong-royong,” ucap inisiator gerakan tersebut, Isbatullah Sjaf Alibasja.

Gagasan dan deklarasi ini terinspirasi oleh Gerakan Pemuda Menteng 31 atau Gerakan Angkatan Muda Indonesia 1945. Gerakan ini juga menuntut kepada Presiden RI dan Ketua DPR RI agar dengan segera merubah nama DKI Jakarta menjadi DKI Jayakarta.

“Hal ini untuk memulihkan kembali marwah, semangat dan cita-cita pendirian awal Kota Jayakarta,” tegas Alibasja.

Baca juga : Promo Merdeka, 26 Kereta Api Dari Jakarta Harga Tiket 17 Ribuan

Ia menilai, pemerintah pusat terlalu menguasai dan mengendalikan kebijakan-kebijakan Pemerintah Daerah, sehingga agenda reformasi tidak berhasil. Kemudian munculnya oligarki ekonomi yang notabene dikuasai oleh segelintir pihak, atau konglomerat.

Pihaknya juga menganalisa soal ‘Sentralisme Jakarta’, hingga hari ini 70 persen uang yang beredar di Indonesia terkonsentrasi di Jakarta. Sisanya yang 30 persen terdistribusi ke semua wilayah Indonesia. Hal ini tentunya

“Inilah yang membuat daerah-daerah tidak maju, inilah yang mengakibatkan kecemburuan daerah-daerah terhadap Jakarta. Semua kebijakan yang penting dan strategis dibuat di Jakarta, karena Istana Negara, Kantor Menteri ada di Jakarta, juga kantor-kantor pusat perusahaan besar ada di Jakarta,” katanya.

“Sayangnya para pejabat pemerintahan hari ini dikendalikan oleh Oligarkhi Ekonomi dan Politik!. Ada segelintir ‘orang yang super kaya’ yang mengendalikan Istana Negara dan Kementerian. Jika kita ingin Indonesia maju, maka Oligarki tersebut harus segera dihancurkan!” tegas Isbatullah Sjaf Alibasja. [Red]

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Plt Kadis PUPR Lebak Terjun Langsung Pantau Pembangunan Penataan  Fasilitas Alun-Alun Rangkasbitung Tahap 2 Tahun 2026
Polisi Noken Salah Satu Bahan Diskusi Coffee Morning Bersama Kapolda Papua Barat Daya
Hampir Setahun Tak Diperbaiki, Tiang Jaringan IndiHome di Rajeg Keropos
Babinsa, Babinmas dan RT Temui Warga, Polemik Pemasangan Tiang WiFi Kembali Disorot
Sungguh Miris : Ruang Kelas SMPN 1 Cileles Dibiarkan Jadi Sarang Kelelawar Hingga Timbulkan Bau Menyengat
Bank Banten Hadirkan Layanan Informasi Resmi melalui WhatsApp Terverifikasi
Penataan Kabel WiFi di Pandeglang Dipertanyakan, Muncul Dugaan Ada Oknum Membekingi Pengusaha
Jalan Ciinjuk Rusak Dikepung Genangan Air Saat Hujan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:58 WIB

Plt Kadis PUPR Lebak Terjun Langsung Pantau Pembangunan Penataan  Fasilitas Alun-Alun Rangkasbitung Tahap 2 Tahun 2026

Selasa, 22 September 2026 - 16:56 WIB

Polisi Noken Salah Satu Bahan Diskusi Coffee Morning Bersama Kapolda Papua Barat Daya

Selasa, 22 September 2026 - 15:57 WIB

Hampir Setahun Tak Diperbaiki, Tiang Jaringan IndiHome di Rajeg Keropos

Selasa, 22 September 2026 - 13:31 WIB

Babinsa, Babinmas dan RT Temui Warga, Polemik Pemasangan Tiang WiFi Kembali Disorot

Selasa, 22 September 2026 - 11:51 WIB

Sungguh Miris : Ruang Kelas SMPN 1 Cileles Dibiarkan Jadi Sarang Kelelawar Hingga Timbulkan Bau Menyengat

Berita Terbaru