Warga Cibengkung Dan Muhara Rindukan Jembatan Permanen

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 5 April 2023 - 04:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

TERASMEDIA.CO , LEBAK – Puluhan tahun warga kampung Muhara dan Cibengkung Desa Citorek Barat Kecamatan Cibeber merindukan adanya akses jembatan permanen yang dapat di lalui oleh kendaraan roda empat, untuk mobilisasi dan mendongkrak perekonomian masyarakat.

Hal tersebut di ungkapkan , H. Karjaya, Kepala desa Citorek Barat kepada awak media saat di temui di kediamannya pada rabu (5/4/2023)

Menurut H. Karjaya, sudah puluhan tahun warga kampung Cibengkug dan Muhara, merindukan adanya pembangunan jembatan permanen agar dapat dilewati oleh kendaraan roda empat. Namun sampai saat ini pembangunan jembatan  tersebut belum juga terwujud.

“Saat ini banyak warga masyarakat cibengkung yang merasa di marjinalkan oleh pemerintah, baik Kabupaten, Provinsi maupun Nasional,” Ungkapnya

Masih kata, H. Karjaya, padahal dengan adanya jembatan tersebut tentu sangat membantu masyarakat dalam melakukan aktivitas, tidak seperti saat ini, warga desa sangat kesulitan dalam melakukan aktivitas, terutama dalam mobilisasi, mengingat jembatan yang saat ini ada hanya sebatas jembatan gantung, itupun kondisinya sudah tidak terlalu baik, sehingga di warga di kampung terswbut perekonomiannya sulit berkembang, karena mobilisasinya hanya bisa di lakukan dengan mengojek ( Menggunakan roda dua ) sehingga dalam melakukan mobilisasi dari mulai angkut barang, hasil bumi maupun lainnya selalu harus mengeluarkan biaya banyak. Pihak Pemerintah Desa, setahun yang lalu sudah pernah membuat pengajuan kepada Pemerintah Kabupaten melalui Dinas PUPR Kabupaten Lebak agar dapat membangun jembatan tersebut, dan bahkan beberapa waktu lalu sudah ada pengukuran dari pihak PUPR. Namun anehnya sampai saat ini pembangunan tersebut belum kunjung di bangun.

“Kami berharap kepada Pemerintah, baik Kabupaten, Provinsi maupun Nasional agar dapat segera membangun jembatan tersebut, karena kasihan masyarakat di sini, sangat kesulitan dalam melakukan mobilisasi, meskipun ada jalan lain untuk bisa ke jalan Kabupaten namun harus memutar dengan jarak sekitar 15 kilometeran,”tandasnya

“Padahal jika ada jembatan yang bisa di lewati kendaraan roda 4, untuk sampai ke jalan Kabupaten paling hanya 3 menitan. Yang lebih mirisnya jika ada warga yang sakit atau darurat lainnya,” Pungkasnya penuh harap

( Rai Kusbini )

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Ketua PW Fatayat NU Banten Ajak Kader Fatayat NU Cikeusal Terus Bergerak Menebar Manfaat
Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal Masuk Banten, CDC Desak Evaluasi Kanwil Bea Cukai
Perkuat SDM Banten, Polda Gandeng Dunia Usaha melalui Program Poliran
Plt Kadis PUPR Lebak Terjun Langsung Pantau Pembangunan Penataan  Fasilitas Alun-Alun Rangkasbitung Tahap 2 Tahun 2026
Polisi Noken Salah Satu Bahan Diskusi Coffee Morning Bersama Kapolda Papua Barat Daya
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire

Minggu, 27 September 2026 - 14:51 WIB

Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi

Sabtu, 26 September 2026 - 22:35 WIB

Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik

Sabtu, 26 September 2026 - 08:13 WIB

Ketua PW Fatayat NU Banten Ajak Kader Fatayat NU Cikeusal Terus Bergerak Menebar Manfaat

Kamis, 24 September 2026 - 18:49 WIB

Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal Masuk Banten, CDC Desak Evaluasi Kanwil Bea Cukai

Berita Terbaru