Jalan Rusak Tak Diperbaiki, Warga Lebak Tanam Padi-Pisang

Avatar photo

- Penulis

Senin, 16 Februari 2026 - 21:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Jalan rusak ditanam pohon pisang di Cimarga, Lebak, Senin (16/2/2026)

i

Keterangan foto : Jalan rusak ditanam pohon pisang di Cimarga, Lebak, Senin (16/2/2026)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Frustrasi akibat kondisi jalan yang rusak parah dan janji yang tak kunjung ditepati membuat warga di Kampung Parung, Desa Intenjaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak mengambil langkah unik. Mereka menanami bagian jalan yang tidak layak pakai dengan tanaman padi dan pisang, sebagai bentuk aksi untuk menuntut pertanggungjawaban dari Gubernur Banten Andra Soni.

Peristiwa ini terjadi pada Minggu (14/2/2026), dimana ratusan warga berkumpul di ruas jalan yang menghubungkan dua desa di wilayah Kabupaten Lebak. Jalan yang seharusnya menjadi akses utama bagi mobilitas dan perekonomian masyarakat, telah dibiarkan rusak selama lebih dari dua tahun dengan kondisi lubang berlubang dan sering tergenang air saat musim hujan.

Ketua RW 1 Kampung Parung, Sartani mengaku mereka telah berkali-kali mengajukan keluhan kepada berbagai pihak terkait, termasuk menghadap Gubernur Banten Andra Soni sekitar satu tahun yang lalu. Saat itu, pihaknya berjanji akan segera mengkoordinasikan dengan dinas terkait untuk melakukan perbaikan jalan. Namun hingga kini, tidak ada tindakan nyata yang terlihat.

“Kita sudah sabar menunggu, tapi jalan malah semakin parah. Bahkan kendaraan roda empat sudah tidak bisa lewat lagi,” ujar Sartani.

“Kita tidak punya pilihan lain selain memanfaatkan lahan tersebut untuk menanam makanan bagi keluarga kita.” sambungnya.

Kondisi jalan yang memprihatinkan telah mengganggu banyak aspek kehidupan masyarakat. Petani kesulitan mengangkut hasil panen ke pasar, siswa harus berjalan kaki jauh untuk mencapai sekolah, dan akses layanan kesehatan menjadi sulit ketika ada kasus darurat.

“Ada kalanya kita harus membawa orang sakit dengan cara terpaksa karena tidak ada kendaraan yang bisa masuk ke desa ini,” tambah seorang ibu rumah tangga di lokasi.

Warga berharap bahwa tindakan mereka menanam padi dan pisang di jalan rusak ini dapat menarik perhatian pihak berwenang dan membuat Andra Soni memenuhi janji yang telah diberikan.

“Kita hanya menginginkan jalan yang layak untuk digunakan. Itu adalah hak kita sebagai rakyat yang harus diperhatikan oleh wakil kita,” pungkas perwakilan warga.

Penulis : David

Editor : Red

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Ketua PW Fatayat NU Banten Ajak Kader Fatayat NU Cikeusal Terus Bergerak Menebar Manfaat
Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal Masuk Banten, CDC Desak Evaluasi Kanwil Bea Cukai
Perkuat SDM Banten, Polda Gandeng Dunia Usaha melalui Program Poliran
Plt Kadis PUPR Lebak Terjun Langsung Pantau Pembangunan Penataan  Fasilitas Alun-Alun Rangkasbitung Tahap 2 Tahun 2026
Polisi Noken Salah Satu Bahan Diskusi Coffee Morning Bersama Kapolda Papua Barat Daya
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 14:51 WIB

Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi

Sabtu, 26 September 2026 - 22:35 WIB

Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik

Sabtu, 26 September 2026 - 08:13 WIB

Ketua PW Fatayat NU Banten Ajak Kader Fatayat NU Cikeusal Terus Bergerak Menebar Manfaat

Kamis, 24 September 2026 - 18:49 WIB

Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal Masuk Banten, CDC Desak Evaluasi Kanwil Bea Cukai

Rabu, 23 September 2026 - 18:45 WIB

Perkuat SDM Banten, Polda Gandeng Dunia Usaha melalui Program Poliran

Berita Terbaru

Gerakan Aksi Anti Korupsi Nasional (GAANAS) melontarkan kritik terhadap pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA),

Hukum dan Kriminal

GAANAS Soroti Pokir DPRA Rp1 Triliun, KPK Didesak Telusuri Rantai Anggaran

Selasa, 29 Sep 2026 - 23:33 WIB