Pimpinan Komisi III DPR RI Puji Polisi Tangkap 2 Preman Bikin Onar di Tangsel

Avatar photo

- Penulis

Senin, 17 Februari 2025 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari partai PKB Moh. Rano Alfath puji langkah cepat Polres Metro Tangerang Selatan, Senin (17/2/2025)

i

Keterangan foto : Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari partai PKB Moh. Rano Alfath puji langkah cepat Polres Metro Tangerang Selatan, Senin (17/2/2025)

Ikuti kami di Google News

Pimpinan Komisi III DPR RI Puji Polisi Tangkap 2 Preman Bikin Onar di Tangsel

Jakarta – Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari partai PKB Moh. Rano Alfath puji langkah cepat Polres Metro Tangerang Selatan dalam menangkap dua preman atau bang jago yang mengganggu latihan drum band murid TK di Permata Pamulang. Rano mengatakan respons cepat penting agar masyarakat merasa aman dan tidak terusik oleh aksi-aksi premanisme.

“Saya apresiasi kerja cepat Polres Metro Tangsel yang langsung menangkap dua pelaku. Ini langkah yang tegas dan memang harus begitu, supaya masyarakat tidak merasa terancam dengan kelakuan preman di jalanan,” Kata Rano dalam keterangan yang diterima redaksi, Senin(16/2/2025).

“Coba polisi juga selidiki kegiatan ormas mereka. Saya khawatir ini bukan kejadian sekali-dua kali, tapi memang sering terjadi dan merugikan masyarakat. Kalau ada indikasi mereka sering bertindak semena-mena, harus diantisipasi. Jangan sampai ada kelompok yang merasa kebal hukum dan mengganggu ketertiban umum,” tegas legislator dari Dapil Banten III itu.

Lebih lanjut, Waketum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga meminta kepolisian memperkuat patroli di titik-titik rawan untuk mencegah aksi serupa. Menurutnya, masyarakat harus merasa aman saat beraktivitas tanpa takut diganggu oleh oknum-oknum yang mengatasnamakan organisasi atau kelompok tertentu.

“Saya minta patroli diperkuat, terutama di area publik yang sering jadi sasaran aksi premanisme. Keamanan itu hak masyarakat, dan negara harus hadir untuk menjamin itu. Jangan sampai ada yang seenaknya meminta uang dengan cara mengancam atau melakukan kekerasan,” tambahnya.

Rano menegaskan bahwa Komisi III DPR RI akan terus mengawal persoalan ini dan mendukung langkah kepolisian dalam menindak tegas aksi premanisme. Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif melapor jika melihat kejadian serupa agar aparat bisa bertindak lebih cepat.

“Kalau ada kejadian seperti ini lagi, jangan ragu lapor ke polisi. Premanisme tidak boleh dibiarkan, apalagi kalau sudah menyasar anak-anak dan tenaga pendidik seperti yang terjadi kemarin. Saya mendorong Polres Metro Tangsel dan seluruh jajaran kepolisian di wilayah Banten untuk memperkuat patroli di titik-titik rawan. Keamanan adalah kebutuhan dasar, dan kita harus memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman tanpa ancaman dari aksi-aksi premanisme,” pungkasnya.

Polisi menangkap dua ‘bang jago’ berinisial S dan N yang mengganggu latihan drum band murid TK di Permata Pamulang, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan (Tangsel). Keduanya telah ditahan di Mako Polres Metro Tangsel.

Kapolres Tangsel AKBP Victor Inkiriwang mengatakan, pihaknya segera melakukan penanganan usai menerima laporan kejadian itu. Peristiwa itu sendiri terjadi pada hari Jumat (14/2) sore kemarin.

“Setelah mendapatkan informasi kejadian tersebut, saya langsung mengarahkan Polsek Cisauk dan Satreskrim Polres Tangerang Selatan untuk segera mengungkap kejadian tersebut,” kata Victor, Sabtu (15/2).

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Arif Rahman Bimtek: Bibit Produktif dan Kebun Bibit Rakyat 8 Unit Siap Dinikmati Warga Lebak
Mafia Anggaran Porang Sidrap: KOSMAK Lapor, Rusdi Masse dkk Diduga Rencanakan Korupsi Sejak Awal
Tak Ada Kepastian Hukum di Nabire, Matahukum Bawa Dugaan Maladministrasi Kemenhut ke Ombudsman
Bahrain Uji Paradigma Baru: Advokat Sebagai Pilar Penegak Hukum, Bukan Sekadar Jasa Hukum ​
LBH Peradi Profesional: Pembuktian Perkara Gabriel Tidak Memenuhi Syarat KUHAP
Jadi Sorotan, Usut Tuntas Proyek Rp5 Miliar Longsor Mamasa-Malabo
GAANAS Soroti Pokir DPRA Rp1 Triliun, KPK Didesak Telusuri Rantai Anggaran
Kasus Kecelakaan Kerja Sri Rahayu Masuk Penyelidikan, KP MBG: Bongkar Seluruh Mata Rantai Tanggung Jawab
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Arif Rahman Bimtek: Bibit Produktif dan Kebun Bibit Rakyat 8 Unit Siap Dinikmati Warga Lebak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Tak Ada Kepastian Hukum di Nabire, Matahukum Bawa Dugaan Maladministrasi Kemenhut ke Ombudsman

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:35 WIB

Bahrain Uji Paradigma Baru: Advokat Sebagai Pilar Penegak Hukum, Bukan Sekadar Jasa Hukum ​

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:23 WIB

LBH Peradi Profesional: Pembuktian Perkara Gabriel Tidak Memenuhi Syarat KUHAP

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Jadi Sorotan, Usut Tuntas Proyek Rp5 Miliar Longsor Mamasa-Malabo

Berita Terbaru