PT Azaki Food Internasional Ikuti Pameran Makanan Terbesar Dunia SIAL Shanghai 2024

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 31 Mei 2024 - 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Acara pameran ini diadakan di Shanghai New International Expo Centre (SNIEC), Pudong, Shanghai, dari tanggal 28-30 Mei 2024.

i

Keterangan Foto: Acara pameran ini diadakan di Shanghai New International Expo Centre (SNIEC), Pudong, Shanghai, dari tanggal 28-30 Mei 2024.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Shanghai – PT Azaki Food Internasional, salah satu perusahaan binaan dari Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB) secara konsisten terus memperluas jaringan pasar ke tingkat internasional dengan mengikuti salah satu pameran makanan terbesar di dunia, SIAL Shanghai 2024-Global Food Industry Summit. Acara pameran ini diadakan di Shanghai New International Expo Centre (SNIEC), Pudong, Shanghai, dari tanggal 28-30 Mei 2024.

Pameran yang diselenggarakan oleh Comexposium Grup dan China General Chamber Of Commerce ini menjadi ajang penting bagi pelaku industri makanan global untuk memperkenalkan produk unggulan mereka dan menjalin kemitraan strategis dengan dihadiri oleh lebih dari 180.000 profesional dari 110 negara serta 5.000 peserta pameran dari 70 negara dan wilayah, termasuk salah satunya perwakilan Indonesia yaitu PT Azaki Food Internasional yang langsung dihadiri oleh Cucup Ruhiyat selaku Direktur sekaligus owner.

“Kami sangat serius menggarap pasar ekspor tempe ini, dan Cina menjadi salah satu target negara tujuan ekspor kami, oleh karena itu kami ikut pameran SIAL Shanghai 2024 ini. Reputasi ajang pameran SIAL Shanghai yang sudah masuk usia penyelenggaraan ke 24 tahun memberikan garansi bahwa siapapun yang hadir adalah benar-benar pelaku industri makanan kelas dunia” ucap Cucup.

Di ajang tersebut, Tempe Azaki berada di Gedung N2 Paviliun Indonesia Booth nomor N2C033 bersama dengan 7 perusahaan Indonesia lainnya. Paviliun Indonesia ini sengaja dipersiapkan oleh Atase Perdagangan Beijing dan ITPC Shanghai Kementerian Perdagangan RI dan didukung oleh KJRI di Shanghai. Kehadiran Indonesia Paviliun pada pameran SIAL Shanghai 2024 dibuka langsung oleh Wakil Meteri Perdagangan Bpk. Jerry Sambuaga, Konsul Jenderal RI di Shanghai Bpk. Berlianto Situngkir, Kepala Atase Perdagangan Beijing Bpk Budi Hansyah dan Kepala ITPC Shanghai Bpk Yudha Halim.

Proyek ekspor tempe ke berbagai negara ini merupakan program naik kelasnya Tempe Azaki, setelahnya dirintis pada tahun 2005 oleh Bapak Ayep Zaki yang namanya dijadikan nama tempe azaki.

Saat ini Tempe Azaki telah didistribusikan hampir di seluruh wilayah di Indonesia dari Sabang sampai Merauke, Tempe Azaki bisa ditemukan di pasar-pasar tradisional, warung-warung sayur hingga supermarket. Beberapa tenant kuliner, catering juga sudah menggunakan tempe azaki.

“Jujur saya semangat dengan proyek ekspor tempe ini, selain faktor cuan, faktor tempe sebagai makanan asli Indonesia yang kemudian mampu saya bawa ke level dunia, makanan kampung yang digemari di Jepang, laris di Korea Selatan, ada di Amerika Serikat, sungguh suatu kebanggaan tersendiri bagi saya. Terlebih di tahun ini oleh Forum Tempe Indonesia, tempe sedang diperjuangkan untuk ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO”, lanjut Cucup

Tempe Azaki menjadi salah satu contoh nyata bagaimana produk pangan tradisional Indonesia dapat bersaing di pasar internasional dengan mengedepankan kualitas, nilai gizi, dan keberlanjutan.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Forensic Inference Ladder Model dikembangkan oleh Gunadi Pramono anggota PPBN
Gaya Politik Egaliter Prabowo Tercermin pada Dasco — Harmoni dengan Gibran Bukti Nyata
Tiang Provider Menjamur di Pandeglang, Denyy Soroti Penataan: “Pemkab Tak Berdaya?
Sentul City Buldoser Lahan Milik Tetangga Prabowo di Bojong Koneng, Warga Siap Adu Bukti di Pengadilan
Rekam Jejak Pengabdian: Universitas La Tansa Mashiro Perkuat Sinergi Kampus dengan Sekolah di Lebak
Kinerja Menhut Raja Juli Diduga Hambat Investasi, Jadi Perhatian Kejagung dan KPK
Putusan MK Guncang Bakamla, Lembaga Penjaga Laut di Ujung Tanduk
Ahmad Jayani Pimpin PAGAR PALMERAH, 60 Pedagang Gelora-Palmerah Bangun Wadah Bersatu dan Berdaya
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 13:00 WIB

Forensic Inference Ladder Model dikembangkan oleh Gunadi Pramono anggota PPBN

Sabtu, 19 September 2026 - 16:53 WIB

Gaya Politik Egaliter Prabowo Tercermin pada Dasco — Harmoni dengan Gibran Bukti Nyata

Jumat, 18 September 2026 - 14:41 WIB

Tiang Provider Menjamur di Pandeglang, Denyy Soroti Penataan: “Pemkab Tak Berdaya?

Jumat, 18 September 2026 - 13:37 WIB

Sentul City Buldoser Lahan Milik Tetangga Prabowo di Bojong Koneng, Warga Siap Adu Bukti di Pengadilan

Kamis, 17 September 2026 - 17:17 WIB

Rekam Jejak Pengabdian: Universitas La Tansa Mashiro Perkuat Sinergi Kampus dengan Sekolah di Lebak

Berita Terbaru