KOMPAS-R Desak BPJN Banten Hadir, Proyek Simpang–Ciboleger Disorot

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kelompok Mahasiswa dan Pemuda Advokasi Anggaran Rakyat (KOMPAS-R)

i

Foto: Kelompok Mahasiswa dan Pemuda Advokasi Anggaran Rakyat (KOMPAS-R)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Kelompok Mahasiswa dan Pemuda Advokasi Anggaran Rakyat (KOMPAS-R) menggelar audiensi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Kantor Kementerian PU, Jalan Pattimura, Jakarta Selatan, Kamis (8/1/2026).

Audiensi ini dilakukan untuk meminta penjelasan serta mendorong evaluasi menyeluruh baik internal maupun eksternal atas pelaksanaan paket pekerjaan peningkatan Jalan Simpang Ciboleger, bagian dari program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2025 dengan nilai kontrak Rp9,6 miliar, yang dikerjakan oleh CV. Masayu Citra Wisesa.

Audiensi tersebut merupakan tindak lanjut dari aksi unjuk rasa yang sebelumnya dilakukan KOMPAS-R di Kementerian PU. Dalam aksi tersebut, KOMPAS-R menyampaikan sejumlah catatan kritis dan tuntutan terkait dugaan ketidaksesuaian pelaksanaan pekerjaan dengan spesifikasi kontrak serta perencanaan teknis yang berlaku.

Hingga audiensi digelar, KOMPAS-R menilai belum ada penjelasan yang komprehensif, terbuka, dan bertanggung jawab dari pihak kementerian atas tuntutan yang telah disampaikan.

Perwakilan KOMPAS-R, Prayoga Pangestu, menyatakan bahwa audiensi ini bertujuan untuk memperoleh kejelasan sekaligus memastikan adanya pertanggungjawaban administratif dan teknis dalam pelaksanaan proyek peningkatan jalan tersebut.

“Audiensi ini merupakan upaya menindaklanjuti tuntutan aksi sebelumnya. Namun sampai hari ini, kami menilai belum ada langkah konkret maupun penjelasan substansial dari Kementerian PU atas persoalan yang kami soroti,” ujar Prayoga.

KOMPAS-R menyayangkan pelaksanaan audiensi yang hanya dihadiri oleh perwakilan Subbagian Komunikasi Publik dan Direktorat Kepatuhan Intern Kementerian PU, tanpa kehadiran pihak-pihak teknis yang memiliki kewenangan langsung dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan proyek peningkatan Jalan Simpang Ciboleger.

Atas dasar itu, KOMPAS-R secara tegas mengultimatum Kementerian PU untuk menjadwalkan ulang audiensi lanjutan dengan menghadirkan pihak-pihak terkait, yakni:

•Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten

•Kepala Satuan Kerja PJN Wilayah II Provinsi Banten

•PPK 2.3 Provinsi Banten

•Konsultan pengawas pekerjaan Simpang–Ciboleger

•Penyedia jasa pelaksana, CV. Masayu Citra Wisesa

KOMPAS-R menegaskan, kehadiran seluruh unsur tersebut merupakan syarat mutlak agar audiensi berjalan efektif, berbasis data teknis, serta mampu menghasilkan kejelasan dan rekomendasi yang terukur.

“Tanpa kehadiran pihak yang memiliki kewenangan dan tanggung jawab langsung, audiensi berpotensi menjadi forum formalitas tanpa solusi konkret. Kementerian PU harus bersikap serius dan terbuka,” tegas Prayoga.

Sebagai bagian dari kontrol sosial yang konstruktif, KOMPAS-R menyatakan akan terus mengawal proses klarifikasi dan evaluasi proyek peningkatan Jalan Simpang Ciboleger hingga terdapat kepastian langkah tindak lanjut dari Kementerian PU, serta memastikan penggunaan anggaran negara berjalan sesuai ketentuan kontrak, prinsip akuntabilitas, dan kepentingan masyarakat.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Dorong Akses Buku Digital, Adde Rosi Sosialisasikan SIBI ke Kabupaten Lebak
Mengabdi 36 Tahun, H. Sanusi Justru Dituduh Menggelapkan; Tim Hukum Minta Polisi Hentikan Kasus
MataHukum: KPK Jangan Tebang Pilih Lindungi Aldison, Ronald Cs di Kemendag
Ditbinmas Polda Metro Jaya Gandeng BPPKB Banten HDS Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Dave Laksono Dukung Evaluasi Total Latsarmil Kopdes Usai Lima Peserta Meninggal
Komisi I DPR Soroti Maraknya Judi Online, Minta Pemerintah Bertindak Lebih Keras
Jalin Hubungan Baik ke Depan Warga Desa Nifasi, PT Kristalin Ekalestari Ajak Forum Diskusi
HANI 2026, BNN Perkuat Pencegahan Narkotika Lewat Gerakan Ananda Bersinar
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:12 WIB

Dorong Akses Buku Digital, Adde Rosi Sosialisasikan SIBI ke Kabupaten Lebak

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:28 WIB

Mengabdi 36 Tahun, H. Sanusi Justru Dituduh Menggelapkan; Tim Hukum Minta Polisi Hentikan Kasus

Senin, 29 Juni 2026 - 23:11 WIB

MataHukum: KPK Jangan Tebang Pilih Lindungi Aldison, Ronald Cs di Kemendag

Senin, 29 Juni 2026 - 14:20 WIB

Ditbinmas Polda Metro Jaya Gandeng BPPKB Banten HDS Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:50 WIB

Dave Laksono Dukung Evaluasi Total Latsarmil Kopdes Usai Lima Peserta Meninggal

Berita Terbaru