Tanggerang – Ketua Umum DPP Front Banten Bersatu (FBB), H. Moch Soleh, MA, mengimbau seluruh masyarakat, khususnya warga Banten dan masyarakat Indonesia pada umumnya, untuk bersama-sama menjaga kedamaian serta menangkal penyebaran berita bohong atau hoaks di media sosial.
Moch Soleh menyampaikan imbauan tersebut kepada wartawan di Jakarta, Kamis (13/8/2026). Ia meminta masyarakat tidak mudah percaya maupun langsung menyebarkan informasi yang beredar di media sosial tanpa terlebih dahulu memastikan kebenarannya.
Menurutnya, masyarakat perlu membiasakan diri “saring sebelum sharing” dengan melakukan beberapa langkah penting.
Pertama, memastikan kebenaran informasi sebelum membagikannya kepada orang lain. Kedua, memeriksa sumber berita dan memastikan informasi tersebut berasal dari media massa atau institusi resmi yang dapat dipercaya.
“Jangan mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Kita harus waspada terhadap kabar yang mengandung provokasi, ujaran kebencian, maupun ajakan yang dapat memicu perpecahan dan tindakan melanggar hukum,” ujar Moch Soleh.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar menggunakan logika dan tidak mudah terbawa emosi hanya karena membaca judul berita yang bombastis atau kontroversial.
Sebagai organisasi kemasyarakatan yang mengedepankan persatuan dan kemaslahatan masyarakat, FBB menilai literasi digital menjadi bagian penting dalam menjaga situasi sosial tetap kondusif. Penyebaran hoaks, menurutnya, dapat memperkeruh keadaan dan memicu konflik di tengah masyarakat.
Moch Soleh juga menyoroti kondisi perekonomian masyarakat yang saat ini masih menghadapi berbagai tekanan. Kenaikan harga kebutuhan hidup, kata dia, membuat masyarakat semakin merasakan beratnya memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Memang kondisi perekonomian kita saat ini sedang kurang bagus. Semua pihak merasakan sulitnya menjalankan kehidupan, serba mahal, tetapi untuk mencari alat belinya juga susah,” tuturnya.
Meski demikian, ia meminta masyarakat tetap menjaga ketenangan dan menyerahkan penanganan persoalan ekonomi kepada pemerintah. Ia berharap pemerintah bersama jajaran terkait benar-benar mendengar keluhan masyarakat, memahami kesulitan yang sedang dihadapi, serta segera mencari jalan keluar yang tepat.
“Mudah-mudahan apa yang kita semua rasakan, sakit dan susahnya masyarakat, dapat didengar dan dipahami oleh para pemimpin. Pemerintah harus mencari jalan keluar dan menentukan apa yang harus dilakukan agar kondisi masyarakat bisa menjadi lebih baik,” kata Ketua Umum DPP FBB, H. Moch Soleh, MA.
FBB menegaskan bahwa menjaga persatuan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Karena itu, masyarakat diharapkan bijak menggunakan media sosial, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta ikut menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan tidak menjadi tempat berkembangnya provokasi.












