Telegram Siaga 1 TNI Beredar ke Publik, Komisi I DPR Soroti Kebocoran Informasi

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 10 Maret 2026 - 03:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin menanggapi beredarnya surat telegram dari Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang menginstruksikan jajarannya untuk berada dalam status siaga satu. Lulusan AKABRI 1974 itu mempertanyakan mengapa surat telegram tersebut bisa tersebar ke publik. Menurutnya, instruksi terkait status siaga seharusnya bersifat internal dan rahasia di lingkungan militer.

“Namanya siaga itu syaratnya dua. Enggak bisa satu. Satu, ya urusan intern atau internal. Kedua, sifatnya rahasia. Rahasia militer itu,” kata Hasanuddin di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Senin (9/3/2026).

Mantan perwira tinggi TNI itu menilai penyebaran informasi mengenai status siaga kepada publik justru bisa memicu keresahan di masyarakat, terlebih situasi global saat ini tengah diwarnai konflik di Timur Tengah.

“Nah, itu yang saya pertanyakan. Satu, sifatnya internal, kenapa kok rakyat diberi tahu? Jadi terbuka. Orang jadi bertanya-tanya, ‘Ini mau ada apa?’ Karena situasi di Timur Tengah ini, rakyat bisa menjadi gelisah dan resah. Kedua, ini rahasia. Hanya untuk kepentingan di dalam internal TNI, kenapa kok harus sampai ke luar?” ujarnya.

Meski demikian, Hasanuddin menegaskan penetapan status siaga di lingkungan TNI sebenarnya merupakan hal yang wajar. Status tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan prajurit dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi.

Menurut dia, status siaga digunakan untuk memastikan kesiapan personel maupun materiil militer, baik dalam rangka latihan maupun pelaksanaan operasi.

“Siaga itu untuk meningkatkan kesiapan prajurit, baik personel maupun materiil. Apakah untuk latihan atau untuk kesiapan operasi,” ucapnya.

Hasanuddin menambahkan status siaga tidak selalu berkaitan dengan operasi militer. Dalam sejumlah kondisi, kesiapsiagaan prajurit juga dapat digunakan untuk mendukung penanganan bencana atau situasi darurat lainnya.

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengeluarkan surat telegram kepada jajarannya agar melaksanakan siaga tingkat satu guna mengantisipasi perkembangan situasi dalam negeri akibat dampak konflik di kawasan Timur Tengah.

Telegram dengan Nomor TR/283/2026 tersebut diteken oleh Asisten Operasi Panglima TNI Letjen Bobby Rinal Makmun pada 1 Maret 2026. Dalam dokumen itu tertulis bahwa telegram yang beredar merupakan perintah yang wajib dilaksanakan oleh seluruh jajaran.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Marwan Jafar PKB: Perluasan QRIS Harus Diiringi Penguatan Keamanan dan Perlindungan Konsumen
Bank Banten Raih Penghargaan sebagai Popular Brand Kategori Jasa Keuangan Perbankan Daerah
Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi
Komisi XI Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah
Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung
Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif
Menjaga Samudra Tanpa Sekat: Redesign Kewenangan Bakamla dan Urgensi Single Agency Coast Guard
Mayjen TNI Pujo Widodo Apresiasi Keberpihakan Pemerintah kepada Petani
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Marwan Jafar PKB: Perluasan QRIS Harus Diiringi Penguatan Keamanan dan Perlindungan Konsumen

Rabu, 30 September 2026 - 21:07 WIB

Bank Banten Raih Penghargaan sebagai Popular Brand Kategori Jasa Keuangan Perbankan Daerah

Selasa, 29 September 2026 - 22:04 WIB

Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi

Selasa, 29 September 2026 - 19:57 WIB

Komisi XI Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah

Selasa, 29 September 2026 - 11:40 WIB

Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung

Berita Terbaru