Gandeng Yayasan Ojol, PKN Gelar Buka Puasa dan Santunan Yatim

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co JAKARTA – Pimpinan Nasional (Pimnas) Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) menyelenggarakan acara Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim Piatu dalam rangka mengisi keberkahan bulan suci Ramadhan. Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh jajaran pengurus pusat dan daerah PKN, anak-anak yatim dari berbagai yayasan yatim piatu, serta yayasan mitra ojek online bertempat di Kantor Pimnas PKN.

Hadir dalam acara tersebut, Pengasuh Yayasan Miftahul Jamil, Ibu Hj. Een, serta Pengasuh Yayasan Gojek Thalib (GOTHAL), Akang Edi, yang mendampingi puluhan anak yatim binaan mereka.

Sekjen PKN: Menyantuni Yatim Adalah Kewajiban Spiritual

Sekretaris Jenderal PKN, Sri Mulyono, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada pihak yayasan yang telah hadir. Ia secara khusus menyoroti keterlibatan yayasan ojek online dalam inisiatif sosial ini.

“Kami menghaturkan terima kasih kepada Yayasan Miftahul Jamil yang setiap tahun berkenan hadir. Tahun ini terasa istimewa karena kita mengundang anak-anak yatim yang diprakarsai oleh kawan-kawan OJOL. Ini kolaborasi yang sangat luar biasa,” ujar Sri Mulyono dalam sambutannya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya berbagi dalam ajaran Islam. “Dalam Islam, sebagian dari harta yang kita miliki terdapat hak bagi yatim dan dhuafa. Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa kedudukan beliau dengan penyantun anak yatim di surga bagaikan dua jari yang tidak bisa dipisahkan. Inilah semangat yang kami bawa,” tambahnya.

Ketum PKN: Doa Anak Yatim Adalah Kekuatan bagi Bangsa

Sementara itu, Ketua Umum Pimnas PKN, Gede Pasek Suardika, menyatakan kegembiraannya dapat menjaga tradisi tahunan ini. Menurutnya, Ramadhan adalah momentum untuk mengetuk pintu langit melalui doa anak-anak yatim.

“Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Kami berharap melalui acara ini, keberkahan bagi kita semua dilipatgandakan. Sebagai Ketua Umum, saya sangat senang karena doa anak yatim itu begitu tulus dan didengar oleh semesta,” ungkap Gede Pasek.

Ia juga berharap agar PKN terus konsisten hadir di tengah masyarakat melalui aksi-aksi nyata. “Semoga tradisi ini terus berjalan setiap tahunnya, dan PKN dapat terus memberikan manfaat yang luas bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan pemberian santunan secara simbolis kepada para anak yatim, dilanjutkan dengan doa bersama dan berbuka puasa dalam suasana kekeluargaan yang erat.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Dorong Akses Buku Digital, Adde Rosi Sosialisasikan SIBI ke Kabupaten Lebak
Mengabdi 36 Tahun, H. Sanusi Justru Dituduh Menggelapkan; Tim Hukum Minta Polisi Hentikan Kasus
MataHukum: KPK Jangan Tebang Pilih Lindungi Aldison, Ronald Cs di Kemendag
Ditbinmas Polda Metro Jaya Gandeng BPPKB Banten HDS Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Dave Laksono Dukung Evaluasi Total Latsarmil Kopdes Usai Lima Peserta Meninggal
Komisi I DPR Soroti Maraknya Judi Online, Minta Pemerintah Bertindak Lebih Keras
Jalin Hubungan Baik ke Depan Warga Desa Nifasi, PT Kristalin Ekalestari Ajak Forum Diskusi
HANI 2026, BNN Perkuat Pencegahan Narkotika Lewat Gerakan Ananda Bersinar
Berita ini 83 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:12 WIB

Dorong Akses Buku Digital, Adde Rosi Sosialisasikan SIBI ke Kabupaten Lebak

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:28 WIB

Mengabdi 36 Tahun, H. Sanusi Justru Dituduh Menggelapkan; Tim Hukum Minta Polisi Hentikan Kasus

Senin, 29 Juni 2026 - 23:11 WIB

MataHukum: KPK Jangan Tebang Pilih Lindungi Aldison, Ronald Cs di Kemendag

Senin, 29 Juni 2026 - 14:20 WIB

Ditbinmas Polda Metro Jaya Gandeng BPPKB Banten HDS Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:50 WIB

Dave Laksono Dukung Evaluasi Total Latsarmil Kopdes Usai Lima Peserta Meninggal

Berita Terbaru

Sekjen Matahukum Mukshin Nasir

Hukum dan Kriminal

Kasus BTS 27 M, KPK Panggil Dito Kasus Haji, Matahukum: Jangan Lolos Lagi

Rabu, 1 Jul 2026 - 17:23 WIB