Komisi I DPR Soroti Maraknya Judi Online, Minta Pemerintah Bertindak Lebih Keras

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI, Nurul Arifin, menyoroti maraknya praktik judi online (judol) di Indonesia yang dinilainya telah berada pada tahap mengkhawatirkan. Ia meminta aparat penegak hukum mengambil langkah yang lebih tegas untuk memberantas kejahatan digital tersebut hingga ke akar-akarnya.

Politikus Fraksi Partai Golkar itu mengapresiasi upaya pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam memblokir situs judi online dan menelusuri aliran dana.

Namun, menurutnya, langkah tersebut belum cukup efektif karena situs-situs baru terus bermunculan.

“Kita apresiasi langkah tersebut, namun kenyataannya ketika dihilangkan sepuluh justru tumbuh seratus akun judi online baru yang sangat luar biasa,” ujar Nurul, Minggu (28/6/2026).

Nurul menilai judi online memiliki dampak yang sangat merusak karena bersifat adiktif dan dapat memicu ketergantungan psikologis. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pelaku, tetapi juga keluarga dan lingkungan sekitarnya.

“Banyak korban bermunculan, bukan cuma pelakunya sendiri, tapi juga mempermalukan keluarga besar, bahkan orang-orang di sekitarnya harus ikut bertanggung jawab atas kelakuan satu orang,” tegasnya.

Ia menegaskan, pemberantasan judi online tidak boleh hanya menyasar para pemain, tetapi juga harus memutus seluruh ekosistem kejahatan, termasuk menindak tegas para pemilik dan pengelola platform judi online.

“Harusnya memang ada tindak tegas buat para pemilik platform judi online ini. Saya bingung juga kenapa barang ini tidak ada habis-habisnya dan tidak ada mati-matinya,” ujarnya.

Selain penegakan hukum, Nurul juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya judi online. Menurutnya, upaya pencegahan harus berjalan seiring dengan penindakan agar masyarakat tidak mudah terjerumus ke dalam praktik perjudian ilegal.

Editor : David

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tarian Bogor Istimewa Tampil di Istana Negara Dalam Acara Kawal Istana
Tiang Telepon di Batur Jaya Dipertanyakan, Rohim Desak APH Investigasi Program dan Perizinannya
Didampingi Camel Petir, Anggota DPR RI Tommy Kurniawan Ikut Berbagi Bersama Tim PJBW di Raden Saleh Jakarta Pusat
DPD GMPK DKI Bagikan 10.000 Masker dan 700 Nasi Kotak
Jerry Massie: Hukum Tak Boleh Tunduk pada Siapapun, Jokowi Wajib Hadir di Persidangan
KOSMAK Lapor Dugaan Korupsi Porang Sidrap Rp26 Miliar ke Kortas Tipidkor Polri
Cegah Rekening Ganda, Marwan Jafar Minta Program 200 Juta Rekening Gratis Prioritaskan Warga Unbanked
Hadapi Kemarau, Arif Rahman Bantu Warga Baduy dengan Sembako dan 14 RTLH
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 22:25 WIB

Tarian Bogor Istimewa Tampil di Istana Negara Dalam Acara Kawal Istana

Sabtu, 12 September 2026 - 15:19 WIB

Tiang Telepon di Batur Jaya Dipertanyakan, Rohim Desak APH Investigasi Program dan Perizinannya

Sabtu, 12 September 2026 - 08:37 WIB

Didampingi Camel Petir, Anggota DPR RI Tommy Kurniawan Ikut Berbagi Bersama Tim PJBW di Raden Saleh Jakarta Pusat

Jumat, 11 September 2026 - 21:24 WIB

Jerry Massie: Hukum Tak Boleh Tunduk pada Siapapun, Jokowi Wajib Hadir di Persidangan

Jumat, 11 September 2026 - 13:46 WIB

KOSMAK Lapor Dugaan Korupsi Porang Sidrap Rp26 Miliar ke Kortas Tipidkor Polri

Berita Terbaru