Gus Rozin Ajak Muktamirin Ikuti Muktamar NU ke-35 dengan Riang Gembira

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

JOMBANG — Calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin, mengajak seluruh peserta Muktamar ke-35 NU mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan suasana riang gembira, penuh persaudaraan, dan semangat silaturahmi antarnahdliyin.

Menurut Gus Rozin, Muktamar tidak semestinya hanya dipandang sebagai forum untuk menentukan kepemimpinan NU, tetapi juga sebagai momentum besar untuk mempertemukan kembali warga NU dari berbagai daerah sekaligus memperkuat ukhuwah nahdliyah.

“Muktamar ini harus menjadi bagian dari silaturahmi nahdliyin. Kita datang dengan riang gembira, bertemu saudara-saudara dari berbagai daerah, dan bersama-sama menjaga ukhuwah nahdliyah,” kata Gus Rozin menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.

Ketua PWNU Jawa Tengah itu berharap suasana persaudaraan dapat mewarnai seluruh rangkaian Muktamar, mulai dari kedatangan peserta, persidangan, hingga proses pengambilan keputusan.

Menurutnya, perbedaan pilihan dalam forum Muktamar merupakan hal yang wajar dalam organisasi. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh menghilangkan ikatan persaudaraan sebagai sesama warga Nahdlatul Ulama.

“Boleh berbeda pilihan, tetapi jangan sampai berbeda dalam persaudaraan,” ujarnya.

Muktamar Bukan Sekadar Kontestasi

Gus Rozin menilai Muktamar memiliki dimensi yang jauh lebih luas daripada sekadar proses memilih Ketua Umum PBNU. Muktamar merupakan forum tertinggi organisasi yang mempertemukan ulama, pengurus, kader, dan nahdliyin dari berbagai daerah.

Karena itu, kesempatan tersebut perlu dimanfaatkan untuk saling bertemu, bertukar pengalaman, sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap NU.

Ia berharap peserta tidak larut dalam ketegangan kontestasi kepemimpinan. Sebaliknya, seluruh peserta perlu menjaga suasana yang sehat dan penuh kegembiraan sebagai bagian dari tradisi persaudaraan NU.

“Jangan sampai Muktamar membuat kita kehilangan kegembiraan sebagai nahdliyin. Kita datang untuk bermusyawarah, bersilaturahmi, dan menentukan masa depan NU bersama-sama,” kata Gus Rozin.

Menjaga Ukhuwah Setelah Muktamar

Gus Rozin juga mengingatkan bahwa siapa pun yang nantinya mendapatkan amanah sebagai Ketua Umum PBNU, seluruh elemen NU harus tetap bersama-sama melanjutkan khidmah.

Baginya, persatuan NU tidak boleh berhenti setelah proses pemilihan selesai. Justru setelah Muktamar, seluruh energi organisasi harus kembali diarahkan untuk melayani jamaah, memperkuat pesantren, mengembangkan cabang, dan memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Siapa pun yang nantinya mendapatkan amanah sebagai Ketua PBNU, saya berharap seluruh elemen NU tetap dapat bersama-sama menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah, dan melanjutkan khidmah kepada umat,” ujar Gus Rozin.

Ajakan tersebut sekaligus menjadi bagian dari gagasan ishlah yang selama ini ia tawarkan dalam pencalonannya. Menurutnya, Muktamar harus menjadi momentum untuk memperbaiki apa yang perlu diperbaiki, melanjutkan hal-hal yang sudah baik, sekaligus memperkuat kembali hubungan antarelemen NU.

Dengan demikian, Muktamar ke-35 diharapkan tidak meninggalkan sekat antara pemenang dan yang kalah. Yang harus menang, kata Gus Rozin, adalah NU dan ukhuwah nahdliyah.

“Yang kita cari bukan sekadar siapa yang menang, tetapi bagaimana setelah Muktamar NU semakin kuat, semakin rukun, dan semakin bermanfaat bagi umat, bangsa, negara, dan masyarakat global,” katanya.[]

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Di Tengah Keseharian Warga Cileungsi Kidul, Anton Sustto Dengar Secara Langsung Aspirasi Warga
Ombudsman Apresiasi Kapolri Gagalkan Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Pelabuhan Belawan
Ketua PW Fatayat NU Banten Titipkan 3 Pesan Penting untuk PAC Cileles Lebak
Tata Kelola Pupuk Nonsubsidi Dinilai Kurang Transparan, CERI Desak BPK Audit Khusus
Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Marwan Jafar Salurkan 150 Tangki Air Bersih di Pati
David Pajung: Dua Tahun Pemerintahan Momentum Evaluasi dan Penguatan Agenda Pembangunan
CBA: BCA Jangan Meremehkan Keluhan Nasabah, Saham Tertekan Kepercayaan Publik Dipertaruhkan
KMHDI Desak Pemerintah Pastikan Pemulihan Ekosistem Pascakebakaran
Berita ini 29 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Di Tengah Keseharian Warga Cileungsi Kidul, Anton Sustto Dengar Secara Langsung Aspirasi Warga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Ombudsman Apresiasi Kapolri Gagalkan Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Pelabuhan Belawan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Ketua PW Fatayat NU Banten Titipkan 3 Pesan Penting untuk PAC Cileles Lebak

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tata Kelola Pupuk Nonsubsidi Dinilai Kurang Transparan, CERI Desak BPK Audit Khusus

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Marwan Jafar Salurkan 150 Tangki Air Bersih di Pati

Berita Terbaru