Politisi Golkar Ungkap Perlunya Kerja Sama Antar Negara

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 31 Maret 2023 - 23:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri DPP Partai Golkar Dave Akbarshah Fikarno Laksono, Jumat (31/3/2023)

i

Keterangan foto : Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri DPP Partai Golkar Dave Akbarshah Fikarno Laksono, Jumat (31/3/2023)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co JAKARATA – Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri DPP Partai Golkar Dave Akbarshah Fikarno Laksono menekankan pentingnya kerja sama antarnegara untuk memerangi kemiskinan, keterbelakangan, dan kebodohan.

Hal itu dikatakan Dave dalam Forum Perjuangan melawan Neokolonialisme yang diinisiasi Partai Rusia Bersatu (United Russia) pimpinan mantan Presiden Rusia 2008-2012 Dimitry Medvedev, Jumat (31/3/2023) kemarin.

Baca juga : Politisi Golkar Apresiasi SMAN CMBBS Pandeglang

Dave menceritakan tentang sejarah kelam penindasan struktural melalui penjajahan dunia pada prinsipnya telah menjadi bagian dari sejarah dominasi dan eksploitasi manusia terhadap manusia. Kata Dave, di berbagai penjuru dunia, kata Dave, masih banyak penderitaan kaum tertindas baik petani, buruh, nelayan dan kaum miskin kota.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 ini mengatakan, Indonesia adalah bangsa yang telah lama menderita oleh penjajahan mulai dari zaman Portugis, Inggris, Belanda hingga Jepang. Bahkan setelah kemerdekaan, neo-kolonialisme-imperialisme masih menggedor pintu kemerdekaan Indonesia dan berusaha meruntuhkan pilar-pilar jembatan emas kemerdekaan.

“Tetapi orang Indonesia telah mengalami kemajuan. Kini eskalasi tuntutan kedaulatan rakyat pun semakin hari semakin meningkat. Hal ini selaras dengan solidaritas masyarakat di seluruh dunia yang terus tumbuh melawan penindasan,” ujarnya.

Dave menilai, perlunya mempererat kerja sama terutama antarbangsa yang tertindas khususnya dalam memperhatikan aspek peningkatan kualitas sumber daya manusia, hubungan kemanusiaan yang lebih luas untuk bersama-sama memerangi kemiskinan, keterbelakangan dan kebodohan.

“Ketiga hal tersebut merupakan musuh kita bersama yang nyata dalam membangun bangsa, ekonomi dunia, dan peradaban manusia yang lebih baik sesuai dengan harkat dan martabat manusia. Hanya dengan solidaritas rakyat yang kuat, neokolonialisme imperialisme dapat segera ditumbangkan,” jelasnya.

Dave menyebut, acara yang digelar Partai Rusia Bersatu tersebut sangat baik dalam memperkuat hubungan antarnegara dan membangunan tatanan dunia yang lebih baik lagi. “Ini sebagai bentuk kerja sama Partai Golkar dengan Partai Rusia Bersatu dan ini kegiatan yang bagus,” tutup politisi muda dari Partai Golkar tersebut. (Jum)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Dorong Akses Buku Digital, Adde Rosi Sosialisasikan SIBI ke Kabupaten Lebak
Mengabdi 36 Tahun, H. Sanusi Justru Dituduh Menggelapkan; Tim Hukum Minta Polisi Hentikan Kasus
MataHukum: KPK Jangan Tebang Pilih Lindungi Aldison, Ronald Cs di Kemendag
Ditbinmas Polda Metro Jaya Gandeng BPPKB Banten HDS Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Dave Laksono Dukung Evaluasi Total Latsarmil Kopdes Usai Lima Peserta Meninggal
Komisi I DPR Soroti Maraknya Judi Online, Minta Pemerintah Bertindak Lebih Keras
Jalin Hubungan Baik ke Depan Warga Desa Nifasi, PT Kristalin Ekalestari Ajak Forum Diskusi
HANI 2026, BNN Perkuat Pencegahan Narkotika Lewat Gerakan Ananda Bersinar
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:12 WIB

Dorong Akses Buku Digital, Adde Rosi Sosialisasikan SIBI ke Kabupaten Lebak

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:28 WIB

Mengabdi 36 Tahun, H. Sanusi Justru Dituduh Menggelapkan; Tim Hukum Minta Polisi Hentikan Kasus

Senin, 29 Juni 2026 - 23:11 WIB

MataHukum: KPK Jangan Tebang Pilih Lindungi Aldison, Ronald Cs di Kemendag

Senin, 29 Juni 2026 - 14:20 WIB

Ditbinmas Polda Metro Jaya Gandeng BPPKB Banten HDS Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:50 WIB

Dave Laksono Dukung Evaluasi Total Latsarmil Kopdes Usai Lima Peserta Meninggal

Berita Terbaru