Revitriyoso Husodo Prihatin dan Minta Komdigi Tegas Awasi Soal Marak Isu Hoaks Presiden Prabowo

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua Umum Gerakan Ekonomi Kreatif (Gerak 08), Revitriyoso Husodo.

i

Foto: Ketua Umum Gerakan Ekonomi Kreatif (Gerak 08), Revitriyoso Husodo.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Ketua Umum Gerakan Ekonomi Kreatif (Gerak 08), Revitriyoso Husodo, menyesalkan maraknya penyebaran informasi menyesatkan di media sosial terkait Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, sejumlah pihak sengaja mengedit dan menggoreng video pidato Presiden sehingga seolah-olah menyepelekan insiden pangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Dalam video itu, ditambahkan kata ‘hanya’ pada pernyataan Presiden, padahal faktanya kata tersebut tidak pernah diucapkan,” ungkap Revi dalam keterangan yang disampaikan lewat telepon, Rabu (01/10/2025).

Kata Revi, Beredar pemberitaan yang menyesatkan dengan menambahkan kata hanya sehingga terkesan Presiden menyepelekan.

“Padahal, dalam pidato lengkapnya di Munas ke-6 PKS, Presiden justru menegaskan ketidakpuasan terhadap insiden pangan. Bahkan beliau berkali-kali mengarahkan agar program MBG berjalan dengan target zero accident,” tegas Revitriyoso.

Ia meminta Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) lebih tegas dalam mengawasi arus informasi di media sosial agar tidak dicemari hoaks.

“Kebebasan berpendapat memang harus dijunjung, tapi jangan dikotori berita bohong. Penyebar hoaks harus bertanggung jawab dan tidak boleh dibiarkan,” ujarnya.

Revitriyoso mengajak masyarakat agar lebih bijak dalam membaca dan menyebarkan informasi.

“Jangan biarkan kebohongan meracuni ruang publik. Berdirilah di atas fakta dan kebenaran, jadilah masyarakat kritis, cerdas, dan berani membela bangsa demi persatuan Indonesia,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Staf Ahli Kapolri Tinjau Lokasi Karhutla KM 38 Palangka Raya di Tengah Kabut Asap
KNPI Gelar Konsolidasi Akbar, 10 Tokoh Nasional Terima KNPI Award 2026 di Hari Sumpah Pemuda ke‑98
Warga Pertanyakan Pemasangan Tiang WiFi MyRepublic di Kampung Batur Jaya, Diduga Tanpa Persetujuan Pemilik Lahan
Didukung Pengawasan Berlapis, BPJN Komitmen Jaga Kualitas Jalan Mamasa-Malabo
Terkubur 16 Tahun, Dibongkar Sekarang: Kejati Sulbar Diminta Usut Dugaan Korupsi di Balik HGU PT Letawa
PPK Diduga Langgar KAK dan Aturan LKPP, Kadisdik Bekasi Enggan Menjelaskan
Ketika Modal Melintasi Batas, Mengapa Tanggung Jawab Lingkungan Harus Berhenti di Perbatasan
PB PII Apresiasi Penguatan Peran Imam Masjid dalam Diplomasi Keagamaan
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Staf Ahli Kapolri Tinjau Lokasi Karhutla KM 38 Palangka Raya di Tengah Kabut Asap

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:45 WIB

KNPI Gelar Konsolidasi Akbar, 10 Tokoh Nasional Terima KNPI Award 2026 di Hari Sumpah Pemuda ke‑98

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Warga Pertanyakan Pemasangan Tiang WiFi MyRepublic di Kampung Batur Jaya, Diduga Tanpa Persetujuan Pemilik Lahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:18 WIB

Didukung Pengawasan Berlapis, BPJN Komitmen Jaga Kualitas Jalan Mamasa-Malabo

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Terkubur 16 Tahun, Dibongkar Sekarang: Kejati Sulbar Diminta Usut Dugaan Korupsi di Balik HGU PT Letawa

Berita Terbaru