Terasmedia.co Jakarta – Eks manajer Premier League, Ange Postecoglou, menilai kursi pelatih Manchester United merupakan salah satu pekerjaan paling berat di dunia sepakbola, Jum’at (20/2/2026). Menurutnya, tekanan dan sorotan yang terus-menerus membuat siapa pun yang menangani klub tersebut harus memiliki karakter kuat.
Sejak ditinggal Sir Alex Ferguson pada akhir musim 2012/2013, Manchester United belum lagi meraih gelar liga. Padahal, pada era Ferguson, Setan Merah mendominasi sepakbola Inggris selama lebih dari dua dekade.
Dalam 12 musim terakhir, pencapaian terbaik MU hanya dua kali finis sebagai runner-up. Klub juga sudah beberapa kali berganti manajer, termasuk pelatih top seperti Louis van Gaal dan Jose Mourinho, namun belum mampu mengembalikan konsistensi dalam perebutan gelar.
Kursi pelatih kembali menjadi sorotan setelah manajemen memutuskan berpisah dengan Ruben Amorim pada Januari lalu. Saat ini tim ditangani Michael Carrick sebagai pelatih interim sambil menunggu pelatih permanen untuk musim berikutnya.
Postecoglou mengatakan Manchester United membutuhkan sosok manajer yang mampu menghadapi tekanan publik dan ekspektasi besar. Ia menilai tidak semua pelatih sanggup bekerja di bawah pengawasan dan kritik yang terus menerus.
Di bawah Carrick, performa MU mulai membaik. Bruno Fernandes dan rekan-rekan tidak terkalahkan dalam lima laga Liga Inggris, meraih empat kemenangan, dan berada di posisi empat klasemen sementara dengan 45 poin.












