Islamic Relief Indonesia (IRI) bersama LAZ Harfa, Sukses Gelar Launching Program Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 15 Mei 2025 - 22:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Islamic Relief Indonesia (IRI) bersama LAZ Harfa, Sukses Gelar Launcing Program Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

i

Islamic Relief Indonesia (IRI) bersama LAZ Harfa, Sukses Gelar Launcing Program Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co, PandeglangDalam upaya mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem di Pandeglang. Rabu (14/05/25).,Yayasan Islamic Relief Indonesia (IRI) bersama LAZ Harfa Telah Sukses menggelar acara “Launching Program Pengentasan Kemiskinan Eksrem Dengan Pendekatan Islamic Ultra Poor Graduation (IUPG)” di Pendopo Kabupaten Pandeglang,

IUPG adalah program Pengentasan Kemiskinan Ekstrem dengan pendekatan nilai-nilai islam secara berkelanjutan, cara ini terbukti efektif karena tidak hanya memberikan bantuan langsung, tapi juga membangun kapasitas dan kemandirian penerima manfaat.

Launcing Program Pengentasan Kemiskinan Eksrem

Acara peluncuran ini dihadiri oleh Dewi Setiani (Bupati Pandeglang), Ade Reno Sudiarno (Deputi CEO Bidang Program & Philantropy), Abdul Rafur (Direktur Utama LAZ Harfa) Sutoto (Kepala BAPPEDA Kab. Pandeglang), serta para Camat & Kepala Desa di Kab. Pandeglang.

Launcing Program Pengentasan Kemiskinan Eksrem Dengan Pendekatan Islamic Ultra Poor Graduation (IUPG)

Dalam sambutannya, Bupati Pandeglang mengajak semua OPD agar ikut berperan aktif dan memberikan suport supaya program ini berhasil dimasa mendatang.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala BAPPEDA Pandeglang, Dimana dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa program Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Dengan Pendekatan Islamic Ultra Poor Graduation (IUPG) ini sangat bagus, dan jika program ini berhasil, metode ini bisa di terapkan di lembaga lain maupun Pemerintah.

Program ini akan berjalan 2025 hingga tahun 2027 dengan penerima manfaat total 300 KK, di 3 Desa berbeda, adapun lokasinya yaitu ;

  1. Desa Cibadak, Kec. Cimanggu
  2. Desa Tugu, Kec. Cimanggu
  3. Desa Sukasari, Kec. Pulosari

Semoga program ini dapat menjadi titik awal perubahan nyata bagi sebagian masyarakat Pandeglang yang selama ini hidup dalam kondisi sulit, untuk dapat mengangkat martabat, meningkatkan kualitas hidup, dan menumbuhkan kemandirian dengan nilai-nilai Islam sebagai fondasi. (ns/hr)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Suara dari Legok: Solidaritas Publik Menguat Demi Keadilan Ruang Hidup Warga Rancagong
Sengatan Samurai Biru di Houston: Gol Roket Kaishu Sano Bikin Brasil Tertinggal
Jejak Dana BOP Ditelusuri, Kejari Geledah PKBM di Kosambi Tangerang
JAN Banten Soroti Maraknya Open BO di Lebak, Minta APH Bertindak
Penemuan Jasad Bayi Gegerkan Warga Sindang Jaya
Aliansi Mahasiswa Desak Pemkab Serang Audit Kepatuhan Izin Kandang Ayam di Ciomas
Gedung Diklat Kemenhut di Bogor Dipakai PSI, MataHukum: Melanggar Aturan Aset Negara
Semangat HUT Bhayangkara! Kajari Tangerang Ikut Fun Bike, Sinergi Makin Solid
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:04 WIB

Suara dari Legok: Solidaritas Publik Menguat Demi Keadilan Ruang Hidup Warga Rancagong

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:59 WIB

Sengatan Samurai Biru di Houston: Gol Roket Kaishu Sano Bikin Brasil Tertinggal

Senin, 29 Juni 2026 - 23:16 WIB

Jejak Dana BOP Ditelusuri, Kejari Geledah PKBM di Kosambi Tangerang

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:12 WIB

JAN Banten Soroti Maraknya Open BO di Lebak, Minta APH Bertindak

Minggu, 28 Juni 2026 - 00:23 WIB

Penemuan Jasad Bayi Gegerkan Warga Sindang Jaya

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Polda Banten Musnahkan Barang Bukti Narkoba, Sitaannya Capai Rp90,5 Miliar

Selasa, 30 Jun 2026 - 12:50 WIB