Diduga Tidak Sesuai Bestek, Proyek Jalan Rabat Beton Tapian Nauli Dikeluhkan Warga

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 26 Agustus 2025 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto (Red)

i

Foto (Red)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Tapanuli Selatan – Warga Kelurahan Tapian Nauli, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, mengeluhkan kualitas pembangunan jalan rabat beton yang bersumber dari Anggaran Dana Kelurahan (ADK) Tahun Anggaran 2025.

Proyek tersebut dibangun di jalan menuju Lingkungan Dolok Tapalan RT. Namun, warga menilai hasil pekerjaan tidak sesuai dengan harapan. “Kami berterima kasih atas bantuan pemerintah pusat maupun daerah, tetapi kami mempertanyakan apakah pembangunan ini sesuai spesifikasi. Pinggir jalan terlihat baik, tapi bagian tengahnya tipis dan sudah retak-retak,” ujar salah seorang warga.

Masyarakat meminta agar pemerintah segera menindaklanjuti dan memproses pihak kontraktor atau perusahaan yang mengerjakan proyek tersebut. Pasalnya, hingga kini warga mengaku belum mengetahui siapa pemborong maupun PT pelaksana proyek karena tidak pernah disampaikan secara terbuka.

Warga juga mengungkapkan, sejak awal mereka tidak dilibatkan dalam rapat perencanaan di kantor lurah. Hal ini menimbulkan kekecewaan karena mutu jalan beton yang dihasilkan jauh dari yang diharapkan. “Kalau dilihat kasat mata, pinggirnya pas, tapi bagian tengah tipis. Ini jelas merugikan masyarakat,” tambah warga.

Selain itu, masyarakat juga keberatan terhadap adanya oknum yang mengaku wartawan membawa anak-anak membuat video tanpa seizin orang tua. Mereka meminta aparat penegak hukum memproses oknum tersebut.

Warga berharap pemerintah daerah maupun pusat segera turun tangan, melakukan investigasi, dan memanggil pejabat terkait untuk dimintai keterangan. Jika terbukti ada dugaan penyimpangan atau korupsi, masyarakat meminta aparat hukum bertindak tegas.

“Kami hanya ingin pembangunan yang baik, sesuai spesifikasi, dan bermanfaat bagi masyarakat. Jangan sampai bantuan pemerintah justru mengecewakan warga,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Ketua PW Fatayat NU Banten Ajak Kader Fatayat NU Cikeusal Terus Bergerak Menebar Manfaat
Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal Masuk Banten, CDC Desak Evaluasi Kanwil Bea Cukai
Perkuat SDM Banten, Polda Gandeng Dunia Usaha melalui Program Poliran
Plt Kadis PUPR Lebak Terjun Langsung Pantau Pembangunan Penataan  Fasilitas Alun-Alun Rangkasbitung Tahap 2 Tahun 2026
Polisi Noken Salah Satu Bahan Diskusi Coffee Morning Bersama Kapolda Papua Barat Daya
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire

Minggu, 27 September 2026 - 14:51 WIB

Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi

Sabtu, 26 September 2026 - 22:35 WIB

Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik

Sabtu, 26 September 2026 - 08:13 WIB

Ketua PW Fatayat NU Banten Ajak Kader Fatayat NU Cikeusal Terus Bergerak Menebar Manfaat

Kamis, 24 September 2026 - 18:49 WIB

Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal Masuk Banten, CDC Desak Evaluasi Kanwil Bea Cukai

Berita Terbaru