Terasmedia.co Pandeglang – Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Primagraha menyelenggarakan peringatan Hari Lahir (Harlah) Rayon ke-II dengan mengusung tema “Satu Rumah, Satu Perjuangan”. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Senin–Selasa, 29–30 Desember 2025, bertempat di Villa Batu Putih Ciraden, Kabupaten Pandeglang.
Peringatan Harlah Rayon ke-II ini menjadi momentum reflektif dan konsolidatif bagi seluruh kader PMII Universitas Primagraha dalam memperkuat kohesi organisasi, mempererat solidaritas antar rayon, serta menegaskan kembali komitmen kolektif terhadap nilai-nilai dasar PMII.
Tema “Satu Rumah, Satu Perjuangan” dimaknai sebagai simbol persatuan kader dalam satu bingkai perjuangan, meskipun berasal dari latar belakang keilmuan dan fakultas yang berbeda.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh rayon di bawah naungan PK PMII Universitas Primagraha, yakni Rayon Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Rayon Hukum, Rayon Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), serta Rayon Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) & Teknik. Partisipasi aktif seluruh rayon menjadi cerminan soliditas organisasi serta komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan kaderisasi.
Ketua PK PMII Universitas Primagraha, Revany Samtiarico, menegaskan bahwa Harlah Rayon bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang strategis untuk memperkuat arah gerakan organisasi.
“Harlah Rayon ke-II ini harus dimaknai sebagai ruang konsolidasi ideologis dan organisatoris. PMII adalah rumah besar bersama, sehingga setiap kader memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga persatuan, memperkuat solidaritas, dan menghidupkan nilai-nilai perjuangan dalam setiap lini gerakan,” ujar Revany.
Ia juga menambahkan bahwa semangat Satu Rumah, Satu Perjuangan harus tercermin dalam sikap dan tindakan kader, baik di internal organisasi maupun dalam pengabdian kepada masyarakat.
“Perbedaan fakultas dan latar belakang keilmuan bukan alasan untuk terpecah, justru menjadi kekuatan kolektif PMII. Dari satu rumah inilah kita membangun satu perjuangan yang berorientasi pada kemaslahatan umat dan bangsa,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan Ketua Rayon menyampaikan bahwa Harlah Rayon ke-II diharapkan menjadi ruang evaluasi organisasi sekaligus penguatan kapasitas kader.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperbaiki pola kaderisasi, memperkuat militansi kader, serta meneguhkan peran rayon sebagai basis utama gerakan PMII,” ungkapnya.
Melalui rangkaian kegiatan yang dikemas dalam suasana kebersamaan, diskusi, dan perlombaan antar rayon, PK PMII Universitas Primagraha berharap terbangun budaya organisasi yang kolaboratif, adaptif terhadap tantangan zaman, serta tetap berlandaskan pada nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan.
Dengan terlaksananya Harlah Rayon ke-II ini, PK PMII Universitas Primagraha menegaskan komitmennya untuk terus menjaga eksistensi organisasi, memperkuat sistem kaderisasi, dan mengokohkan semangat perjuangan bersama dalam satu rumah besar PMII.
