Jembatan Gantung di Sukajadi Rusak, Masa Depan Pelajar Dipertaruhkan

Jembatan Gantung di Sukajadi Rusak, Masa Depan Pelajar Dipertaruhkan I Teras Media
Keterangan foto: Kondisi Jembatan Gantung di Desa Sukajadi, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak.
Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Masyarakat Desa Sukajadi, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, kembali menyuarakan desakan keras kepada pemerintah daerah agar segera merealisasikan pembangunan jembatan gantung yang saat ini berada dalam kondisi rusak parah, Minggu (11/1/2026).

Hingga kini, jembatan yang menjadi urat nadi penghubung antar kampung tersebut belum juga mendapat penanganan konkret, meski kondisinya terus memburuk dan membahayakan keselamatan warga yang melintas.

Jembatan gantung tersebut memiliki peran strategis bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Desa Sukajadi. Selain menjadi akses utama mobilitas warga sehari-hari, jembatan ini juga menunjang aktivitas perekonomian, memudahkan akses pelayanan kesehatan, serta menjadi jalur penting bagi anak-anak sekolah yang menempuh pendidikan ke luar desa.

Bacaan Lainnya

Kerusakan jembatan dinilai telah melumpuhkan kelancaran aktivitas warga dan mempersempit ruang gerak masyarakat, terutama pada saat cuaca buruk.

Dampak paling dirasakan akibat rusaknya jembatan ini adalah oleh para pelajar yang bersekolah di SMPN 1 Panggarangan dan SMAN 1 Panggarangan. Setiap hari, para siswa terpaksa menempuh jalur alternatif yang jaraknya jauh lebih panjang dan memakan waktu lebih lama.

Kondisi ini tidak hanya menguras tenaga, tetapi juga meningkatkan risiko keterlambatan sekolah, kelelahan fisik, serta ancaman keselamatan, khususnya saat musim hujan ketika jalan licin dan arus sungai meningkat.

Salah satu warga Desa Sukajadi mengungkapkan bahwa kondisi jembatan yang rusak sudah berlangsung cukup lama dan telah berulang kali disampaikan kepada pihak terkait. Namun, hingga saat ini belum ada langkah nyata yang dirasakan masyarakat.

“Jembatan ini adalah kebutuhan mendesak warga. Bukan hanya untuk kami, tapi juga untuk masa depan anak-anak kami. Kami berharap pemerintah benar-benar mendengar dan segera merealisasikan pembangunan jembatan yang layak dan aman,” ujarnya.

Warga menilai lambannya penanganan menunjukkan kurangnya perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat di wilayah pedesaan. Mereka berharap Pemerintah Kabupaten Lebak bersama instansi terkait segera turun tangan melakukan pembangunan atau perbaikan menyeluruh, bukan sekadar perbaikan sementara.

Menurut warga, kehadiran infrastruktur yang layak merupakan tanggung jawab negara demi menjamin keselamatan, kesejahteraan, serta keberlangsungan pendidikan generasi muda di Desa Sukajadi.

Masyarakat menegaskan akan terus menyuarakan aspirasi ini hingga ada tindakan nyata dari pemerintah. Mereka berharap desakan ini menjadi perhatian serius dan segera ditindaklanjuti, agar jembatan gantung Desa Sukajadi dapat kembali difungsikan secara aman dan menjadi penopang utama aktivitas warga, sekaligus menjamin akses pendidikan yang layak bagi para pelajar. (Hxz)