Pemprov Papua Tengah Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor untuk Kelestarian Mangrove

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Nabire – Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Administrasi Umum Setda Papua Tengah, Victor Vun, S.Sos., M.Si., menyampaikan sambutan Gubernur Papua Tengah dalam kegiatan Rapat Koordinasi Pengelolaan Ekosistem Mangrove Daerah Provinsi Papua Tengah Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Mavira Dua, Nabire, Kamis (21/5/2026).

Dalam sambutannya, Pemerintah Provinsi Papua Tengah menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan berkelanjutan di seluruh wilayah Papua Tengah. Pemerintah tidak hanya berfokus pada pembangunan ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga memastikan kualitas lingkungan tetap terjaga demi generasi mendatang.

Victor Vun menyampaikan bahwa langkah tersebut sejalan dengan visi pembangunan Papua Tengah, yakni mewujudkan daerah yang adil, berdaya saing, bermartabat, harmonis, dan berkelanjutan. Menurutnya, pembangunan yang baik harus mampu menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan pelestarian lingkungan.

Ia menegaskan bahwa pengelolaan ekosistem mangrove tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri ataupun hanya mengandalkan pemerintah semata. Dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh pihak agar upaya pelestarian dapat berjalan maksimal dan berkelanjutan.

Pihak-pihak yang diharapkan terlibat dalam pengelolaan mangrove tersebut meliputi pemerintah daerah, pemerintah pusat, akademisi, sektor swasta, lembaga swadaya masyarakat (LSM), masyarakat adat, komunitas lingkungan, hingga masyarakat pesisir yang hidup berdampingan langsung dengan kawasan mangrove.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan sosialisasi sekaligus pembentukan Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD) Provinsi Papua Tengah. Pembentukan wadah ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga ekosistem pesisir.

Victor Vun menjelaskan bahwa KKMD tidak dibentuk sekadar untuk memenuhi aspek administratif, melainkan diharapkan menjadi motor penggerak kolaborasi berbagai pihak dalam pengelolaan mangrove di Papua Tengah.

Melalui KKMD, pemerintah berharap seluruh pemangku kepentingan dapat duduk bersama untuk merumuskan kebijakan, program, serta langkah nyata dalam menjaga keberlanjutan kawasan pesisir dan mangrove di Papua Tengah.

Menurutnya, wilayah pesisir Papua Tengah memiliki potensi yang sangat besar, baik dari sisi sumber daya alam maupun ekonomi masyarakat. Namun, di sisi lain, wilayah tersebut juga menghadapi berbagai tantangan lingkungan yang memerlukan perhatian bersama.

Salah satu kekuatan utama wilayah pesisir Papua Tengah adalah keberadaan ekosistem mangrove yang hingga saat ini masih menjadi penyangga kehidupan masyarakat pesisir. Hutan mangrove dinilai memiliki manfaat ekologis dan ekonomis yang sangat penting.

Mangrove berfungsi melindungi kawasan pantai dari ancaman abrasi, gelombang laut, serta dampak perubahan iklim. Selain itu, kawasan mangrove juga menjadi habitat alami berbagai jenis ikan, udang, kepiting, dan biota laut lainnya yang menjadi sumber penghidupan masyarakat pesisir.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap melalui rapat koordinasi dan pembentukan KKMD ini akan lahir sinergi yang kuat antara pemerintah, akademisi, lembaga masyarakat, dan warga pesisir dalam menjaga kelestarian mangrove secara berkelanjutan.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran bersama bahwa pelestarian mangrove bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat demi menjaga keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat pesisir Papua Tengah.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Panen Raya Singkong Sangiangjaya, Gubernur Andra Soni dan Arif Rahman: Petani Pilar Ketahanan Pangan Banten
Puluhan Warga Mengaku Kecewa, Janji Pembayaran Dana Investasi Toko Emas Milik Oknum Anggota DPRD Banten Tak Terealisasi
Pembangunan Jalan Rabat Beton Pajagan–Koranji Baru Seumur Jagung, Kini Memprihatinkan
Tega Aniaya Bayi hingga Meninggal Dunia, FS Diamankan Polresta Sorong Kota
Polresta Sorong Kota Ringkus YT, Pengambil 435 Gram Sabu
Bappenas Gandeng Dewan Pers Perkuat Sinergitas dalam Pembangunan Nasional
Buruh Tani dan Tambang Rakyat Surade Antusias Daftar BPJS Ketenagakerjaan
Pererat Silaturahmi, Warga RW 01 Pasir Gendok Gelar Peringatan Maulid Nabi
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 04:05 WIB

Puluhan Warga Mengaku Kecewa, Janji Pembayaran Dana Investasi Toko Emas Milik Oknum Anggota DPRD Banten Tak Terealisasi

Senin, 7 September 2026 - 20:17 WIB

Pembangunan Jalan Rabat Beton Pajagan–Koranji Baru Seumur Jagung, Kini Memprihatinkan

Minggu, 6 September 2026 - 15:01 WIB

Tega Aniaya Bayi hingga Meninggal Dunia, FS Diamankan Polresta Sorong Kota

Minggu, 6 September 2026 - 14:57 WIB

Polresta Sorong Kota Ringkus YT, Pengambil 435 Gram Sabu

Minggu, 6 September 2026 - 14:16 WIB

Bappenas Gandeng Dewan Pers Perkuat Sinergitas dalam Pembangunan Nasional

Berita Terbaru

Dr. Imam Sofian, S.H., M.H.,

Hukum dan Kriminal

Tim Hukum: Pernyataan Budi Arie Soal Pemilu 2029 Tidak Memenuhi Unsur Makar

Kamis, 10 Sep 2026 - 14:43 WIB