Hari Kebangkitan Nasional, PERISAI Desak Pemerintah Batalkan Kesepakatan ART

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hari Kebangkitan Nasional, PERISAI Desak Pemerintah Batalkan Kesepakatan ART

i

Hari Kebangkitan Nasional, PERISAI Desak Pemerintah Batalkan Kesepakatan ART

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Dalam momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional, Aliansi Persatuan Rakyat Indonesia Anti Imperialisme (PERISAI) menggelar konferensi pers bertajuk “Mari Bung Rebut Kembali Kedaulatan, Lawan Rezim Fasis Prabowo-Gibran” di Sekretariat DPC GMNI Jakarta Selatan, Selasa (19/5/2026).

Melalui konferensi pers tersebut, PERISAI menyerukan konsolidasi nasional guna melawan berbagai bentuk penjajahan modern serta kebijakan pemerintah yang dinilai mengancam kedaulatan rakyat dan bangsa Indonesia.

Aliansi PERISAI menilai kondisi ekonomi dan politik nasional saat ini semakin menjauh dari cita-cita kemerdekaan yang utuh. Kebijakan fiskal dan moneter pemerintah dianggap gagal melindungi kepentingan rakyat, ditandai dengan melemahnya nilai tukar rupiah dan meningkatnya tekanan ekonomi di tengah masyarakat.

Selain itu, pemerintah juga dinilai terlalu tunduk terhadap kepentingan geopolitik asing melalui berbagai kesepakatan internasional yang dianggap merugikan kepentingan nasional.

“Kita sedang menyaksikan bagaimana kedaulatan negara digadaikan melalui kesepakatan dagang yang eksploitatif, sementara hak-hak demokratis rakyat di dalam negeri terus direpresi,” ujar perwakilan Aliansi PERISAI dalam konferensi pers tersebut.

Dalam pernyataan sikapnya, Aliansi PERISAI menyampaikan delapan tuntutan utama kepada pemerintah, yakni:

Menolak segala bentuk imperialisme, perang, penaklukan negara berdaulat, serta praktik penjajahan dan setengah penjajahan yang menjadikan negara berkembang sebagai pasar dan objek eksploitasi sumber daya alam oleh kekuatan global.

Menolak kesepakatan Alliance for Rebuilding Trade (ART) yang dinilai menggadaikan kedaulatan nasional kepada kepentingan imperialis Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump.

Menolak skema Balance of Payments (BOP) yang disebut mendukung perang dan pendudukan oleh Amerika Serikat, terutama yang berdampak terhadap penindasan rakyat Palestina.

Mendesak DPR RI menggunakan Hak Interpelasi untuk memanggil Presiden serta membatalkan kesepakatan dagang ART yang dianggap merugikan negara.

Menuntut dihentikannya berbagai kebijakan pemerintah Prabowo-Gibran yang dinilai berpihak pada kepentingan asing dan merugikan rakyat.

Menolak keterlibatan TNI dan aparatur keamanan dalam ranah sipil, pendidikan, penguasaan tanah, hingga aktivitas bisnis dan usaha.

Mendesak pemerintah segera memperbaiki kebijakan fiskal dan moneter guna mengatasi krisis multidimensi dan menstabilkan nilai rupiah.

Menuntut dibukanya ruang demokrasi dengan menghentikan berbagai tindakan represif, pembubaran paksa diskusi publik, kegiatan nonton bareng, serta aktivitas masyarakat lainnya yang dinilai menggerus hak demokratis rakyat.

Melalui momentum Hari Kebangkitan Nasional, Aliansi PERISAI juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari buruh, petani, mahasiswa hingga kaum miskin kota, untuk bersatu dalam memperjuangkan kembali kedaulatan ekonomi, politik, dan hukum Indonesia.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

PAW Kepala Desa Margajaya Berjalan Aman dan Terkendali
BPN Pandeglang Dirikan Posko Pengaduan dan Penyerahan Sertifikat PTSL 2026
Tradisi Nyurti Kalembur Warnai Milangkala Desa Pusakanagara ke-43
Upacara 17-an Kodim 0510/Trs, Kasad Ingatkan Bahaya Kemarau 2026
Pekerja PT Win Win Travel Goods Technologies Bentuk Serikat Pekerja FSPIP
Dana Desa di Pandeglang Rp4,9 Miliar Diduga Dibancak! KITA Banten Siap Gedor Kejagung
Diduga Tak Kantongi Izin SIPA, Pengeboran Air Tanah di Lebak Diminta Segera Dihentikan
Bupati Tangerang Buka Pembinaan Tahap IV Kafilah MTQ Kabupaten Tangerang
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:32 WIB

Hari Kebangkitan Nasional, PERISAI Desak Pemerintah Batalkan Kesepakatan ART

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:59 WIB

PAW Kepala Desa Margajaya Berjalan Aman dan Terkendali

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:19 WIB

BPN Pandeglang Dirikan Posko Pengaduan dan Penyerahan Sertifikat PTSL 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:46 WIB

Tradisi Nyurti Kalembur Warnai Milangkala Desa Pusakanagara ke-43

Senin, 18 Mei 2026 - 19:57 WIB

Upacara 17-an Kodim 0510/Trs, Kasad Ingatkan Bahaya Kemarau 2026

Berita Terbaru

Daerah

PAW Kepala Desa Margajaya Berjalan Aman dan Terkendali

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:59 WIB