KERASIN…!Sumatera Barat Bergejolak Tolak Kedatangan Anies Baswedan

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 4 Desember 2022 - 07:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Puluhan massa aksi yang tergabung kedalam Laskar Pemuda Sumbar melakukan aksi penolakan terhadap kedatangan mantan gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Sumatera Barat. Aksi tersebut dilakukan di bundaran simpang 4 Masjid Raya Sumatera Barat dan merupakan lanjutan dari penghadangan kedatangan Anies Baswedan yang sebelumnya dilakukan Laskar Pemuda Sumbar didepan pintu gerbang Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

Koordinator massa aksi, Muhammad Husein menyatakan, Hari ini kami kembali berkumpul dan melakukan aksi penolakan kedatangan Anies di ranah minang. Kami menolak politisi yang menghalalkan segala cara dalam mengikuti kontestasi pemilu, termasuk dalam hal ini penggunaan politik identitas, menggunakan sentimen keagamaan, ras, daerah, yang berakibat memecah belah persatuan NKRI dan sesama anak bangsa.

“Kami melihat, Anies ini sering kali menyebarkan kebencian antar sesama, demi popularitas mengorbankan persatuan NKRI tentu suatu perbuatan yang tidak pantas. Oleh karena itu, aksi ini sekaligus sebagai penegasan sikap, bahwa masyarakat Sumatera Barat tidak menerima politisi yang memecah-belah persatuan NKRI, Sumatera Barat menolak Anies Baswedan,” tutur Muhamad Husein, Minggu (4/12).

Baca juga : LAWAN…!Pemuda Sumbar Tolak Keras Kehadiran Anies Baswedan

Dari pantauan dilapangan, terlihat massa aksi membawa spanduk dengan tulisan menolak kedatangan Anies Baswedan di ranah minang. Humas Laskar Pemuda Sumbar, Hanafi menyatakan,

“Kami heran dan kecewa terhadap apa yang dilakukan partai Nasdem, dalam hal ini melakukan safari politik bersama Anies bahkan pada waktu yang tidak sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Agenda politik ini sungguh tidak berdasar,” tutur Muhamad Husein.

Kata Husein, Nasdem mengingkari janji politik nya untuk tidak menggunakan politik identitas dengan mengusung Anies Baswedan ini. Masyarakat Sumatera Barat tidak boleh lupa, politisasi agama yang pernah dilakukan Anies pada Pilkada Jakarta masih meninggalkan luka.

“Harusnya itu jadi catatan kita bersama, bahwa tidak ada tempat untuk kembali mempermasalahkan perbedaan diantara kita, apa lagi hanya untuk sekalas memenangkan pemilu.” beber Husein.

Lebih lanjut, kata Husein, massa aksi terlihat bergantian dalam menyampaikan orasi politiknya. Dengan teriakan sorakan “tolak Anies!, Tolak Politik Identitas, NKRI Bersatu!”. Terhadap penolakan tersebut Anies tidak terlihat menemui atau menanggapi aksi tersebut. Salah satu orator aksi, Yusril menyampaikan,

“Kita yakin dan percaya bahwa masyarakat Sumatera Barat tidak akan mudah dibohongi oleh politisi yang tidak amanah. Kita Menolak Anies dengan dasar yang jelas, Anies tidak pernah terbukti nyata bekerja untuk rakyat, hanya memainkan tipu muslihat kepada masyarakat. menggunakan sentimen-sentimen yang berbau sara dalam megambil simpati masyarakat, tentu ini yang kita tolak. Masyarakat Sumatera Barat adalah masyarakat yang cerdas, tidak akan mudah terkena tipu muslihat,” ucap Husen.

Diketahui hari kedua Anies Baswedan di Sumatera Barat, ditengah cuaca mendung dan hujan deras akan menjalani berbagai rangkaian kegiatan, diantaranya menghadiri acara relawan perubahan, kegiatan di LKAAM Sumatera Barat, melakukan media visit, temu ramah di Baiturrahmah, dan diagendakan selesai itu akan bertolak menuju Pekanbaru untuk melanjutkan safari politiknya. (Deni)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Dave Laksono Dukung Evaluasi Total Latsarmil Kopdes Usai Lima Peserta Meninggal
Komisi I DPR Soroti Maraknya Judi Online, Minta Pemerintah Bertindak Lebih Keras
Jalin Hubungan Baik ke Depan Warga Desa Nifasi, PT Kristalin Ekalestari Ajak Forum Diskusi
HANI 2026, BNN Perkuat Pencegahan Narkotika Lewat Gerakan Ananda Bersinar
Survei Litbang Kompas Tunjukkan Tren Positif, DPR Minta Polri Pertahankan Kepercayaan Masyarakat
CBA Sebut Trenggono Punya Modal Terbesar Gantikan Zulhas di PAN, Singgung Harta Rp2,97 Triliun
Soal Demo Bayaran, BaraNusa Desak KSP Dudung Buka Data Pendana Aksi Dukung MBG
Gedung Diklat Kemenhut di Bogor Dipakai PSI, MataHukum: Melanggar Aturan Aset Negara
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:50 WIB

Dave Laksono Dukung Evaluasi Total Latsarmil Kopdes Usai Lima Peserta Meninggal

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:25 WIB

Jalin Hubungan Baik ke Depan Warga Desa Nifasi, PT Kristalin Ekalestari Ajak Forum Diskusi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 21:54 WIB

HANI 2026, BNN Perkuat Pencegahan Narkotika Lewat Gerakan Ananda Bersinar

Sabtu, 27 Juni 2026 - 21:44 WIB

Survei Litbang Kompas Tunjukkan Tren Positif, DPR Minta Polri Pertahankan Kepercayaan Masyarakat

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:23 WIB

CBA Sebut Trenggono Punya Modal Terbesar Gantikan Zulhas di PAN, Singgung Harta Rp2,97 Triliun

Berita Terbaru