Turidi Susanto Terjun Langsung Bantu 27 Santri Korban Laka Maut Puncak

Teras Media

- Penulis

Rabu, 25 Oktober 2023 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Kota Tangerang – Laka maut tunggal di Puncak yang dialami 27 santri asal Kampung Ketapang Dongkal, Cipondoh Indah, Kota Tangerang menelan 4 korban tewas, puluhan lainnya luka berat dan ringan. Rombongan santri Rumah Yatim Piatu dan Dhuafa Al UMM itu diketahui hendak menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Wisma Mandiri, Desa Ciloto, Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, Selasa dini hari (24/10/2023).

Peristiwa na’as tersebut terjadi saat kendaraan yang ditumpangi rombongan santri berangkat menuju lokasi kegiatan. Namun di tengah perjalanan, saat kendaraan melaju dari arah Bogor menuju Cianjur, diduga kendaraan mengalami rem blong. Tepat di jalan menikung ke kanan dan menurun panjang, kendaraan hilang kendali sehingga terbalik miring ke kiri (posisi roda depan dan roda belakang sebelah kanan berada di atas) dan tergelincir menabrak tebing tembok yang ada di kiri jalan sejauh 20,4 Meter.

Mendengar kejadian itu, Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, H. Turidi Susanto lantas berkoordinasi dengan pihak terkait dan terjun langsung membantu dan mengawal korban selamat yang masih membutuhkan penanganan medis yang dirujuk ke RSUD Kota Tangerang.

“Dari siang kita sudah berkoordinasi dengan Direktur Utama (Dirut) RSUD Kota Tangerang untuk menerima pasien yang hari ini dari Rumah Sakit Cimacan dirujuk pindah ke Kota Tangerang agar penanganan para korban dipermudah,” terang Politisi Partai Gerindra itu, Selasa malam (24/10).

Dari keterangan yang berhasil dihimpun, sedikitnya 5 orang meninggal dunia dan 9 santri masih dilakukan penanganan intensif di UGD RSUD Kota Tangerang dan 1 orang di RSUD kabupaten Tangerang serta 2 santri harus dirujuk ke rumah sakit di DKI Jakarta.

Turidi menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas tragedi tersebut dan akan terus mengawal korban lainnya yang masih membutuhkan penanganan medis.

“Informasi meninggal dunia ada yang masih di bawah umur ya dan sudah dikuburkan. Saya pun masih terus mengawal proses para pasien disini (RSUD Kota Tangerang) supaya bisa dipermudah, diterima dengan baik dan juga digratiskan dari segala biaya,” ujarnya.

“Untuk keluarga korban agar bersabar dan saya turut berbelasungkawa atas korban meninggal dunia dan bagi keluarga yang ditinggalkan supaya diberi ketabahan,” tuturnya.

Di sisi lain, Ustadz Hasan Basri salah satu korban yang masih menjalani penanganan medis di RSUD Kota Tangerang membenarkan jika kendaraan tersebut mengalami rem blong.

“Kejadian jam 01.25, dari informasi rem blong, soalnya terasa gak ketahan pas jalan menurun. Supir langsung banting setir dan oleng nabrak pembatas jalan,” bebernya.

Dia pun berharap, para korban selamat yang masih membutuhkan penanganan medis dilancarkan prosesnya agar cepat membaik dan pulih.

“Ya semoga 9 orang yang masih dalam penanganan RSUD Kota Tangerang termasuk sodara saya dapat penanganan yang maksimal dan cepat membaik, termasuk 2 orang lagi yang dirujuk ke RS Fatmawati karena keterbatasan alat disini,” tutupnya. (Yud)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Anang Supriatna: Pemeriksaan Saksi Google Langgar Hukum Acara, JPU Keberatan Keras
Kisah Harmoni! Dr. Noordien Kusumanegara Rajut Sinergi Indah Kejari Subang dan Pemprov Jabar
Ahmad Doli Kurnia: Hadapi Krisis Global, Perkuat Ekonomi Rakyat di Level Desa
Persatuan adalah Harga Mati, Mukhsin Nasir: Jangan Biarkan Perpecahan Menghambat Bangsa
Malam Anugerah Bergengsi, Jakpus Juara Lomba Film Pendek Jaga Desa Award
Kritik Keras Aktivis 98: Kemenhan Fokus Cawe-cawe, Alutsista Terbengkalai
PGN Edukasi Warga Rusun Tanah Abang, Pastikan Penggunaan Gas Bumi Aman dan Tepat
Kritik Keras Pengamat: Dominasi Satu Pengusaha Picu Impor Ilegal Menggeliat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 05:08 WIB

Anang Supriatna: Pemeriksaan Saksi Google Langgar Hukum Acara, JPU Keberatan Keras

Selasa, 21 April 2026 - 04:32 WIB

Kisah Harmoni! Dr. Noordien Kusumanegara Rajut Sinergi Indah Kejari Subang dan Pemprov Jabar

Selasa, 21 April 2026 - 00:41 WIB

Ahmad Doli Kurnia: Hadapi Krisis Global, Perkuat Ekonomi Rakyat di Level Desa

Selasa, 21 April 2026 - 00:05 WIB

Persatuan adalah Harga Mati, Mukhsin Nasir: Jangan Biarkan Perpecahan Menghambat Bangsa

Senin, 20 April 2026 - 22:50 WIB

Malam Anugerah Bergengsi, Jakpus Juara Lomba Film Pendek Jaga Desa Award

Berita Terbaru

Keterangan foto : Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, berhasil meraih gelar Juara Favorit dalam kategori Lomba Film Pendek pada ajang bergengsi Jaga Desa Award 2026.

Hukum dan Kriminal

Malam Anugerah Bergengsi, Jakpus Juara Lomba Film Pendek Jaga Desa Award

Senin, 20 Apr 2026 - 22:50 WIB