Pembredelan Diskusi Bedah Buku Kembali Terjadi, Pengamat Pertahanan Geram

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 24 Desember 2025 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengamat Pertahanan, Ario Seno

i

Pengamat Pertahanan, Ario Seno

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Pembubaran diskusi dan bedah buku Reset Indonesia terjadi di Gunungsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Sabtu malam (20/12). Peristiwa tersebut menuai kecaman dari Pengamat Pertahanan, Ario Seno, yang menilai tindakan itu sebagai pelanggaran serius terhadap kebebasan berekspresi

“Terus terang saya geram. Sampai hari ini masih saja ada pelanggaran terhadap kebebasan berekspresi, apalagi yang disasar adalah kegiatan intelektual seperti diskusi dan bedah buku,” ujar Ario dalam keterangannya, Kamis (24/12).

Ario mengaku kemarahannya bersifat personal sekaligus prinsipil. Sebagai penulis yang telah menerbitkan buku dan beberapa kali menggelar bedah buku, ia merasa kejadian tersebut bisa menimpa siapa saja.

“Saya penulis. Saya pernah menerbitkan buku dan mengadakan bedah buku. Kejadian kemarin membuat saya membayangkan, jangan-jangan besok saya yang mengalami hal yang sama. Itu yang membuat saya benar-benar geram,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa pembatasan terhadap aktivitas intelektual merupakan tanda kemunduran sebuah bangsa. Menurutnya, sejarah telah menunjukkan bagaimana peradaban besar runtuh ketika semangat berpikir kritis ditinggalkan.

“Saya sebutkan dua contoh, Kekhalifahan Abbasiyah dan Kesultanan Ottoman. Di masa awal, keduanya menjunjung tinggi intelektualitas. Ulama dan ilmuwan lahir dengan ribuan karya. Bahkan konon, sampah pada masa itu didominasi kertas bekas karena tingginya aktivitas menulis dan mencetak buku. Namun ketika semangat itu memudar dan masyarakat lebih memilih taklid pada penguasa, kehancuran pun datang,” jelasnya.

Ario juga menyinggung pengalamannya berinteraksi dengan berbagai kementerian dan lembaga negara. Ia menilai keberadaan perpustakaan menjadi indikator keseriusan suatu institusi terhadap pengetahuan.

“Saya perhatikan, lembaga yang tidak punya perpustakaan biasanya tidak bertahan lama. Sebagian sudah bubar, sebagian lainnya tinggal menunggu waktu,” ujarnya.

Sebagai solusi jangka panjang, Ario mendorong penguatan literasi sejak pendidikan dasar. Ia secara khusus menyarankan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah untuk memasukkan literasi sebagai elemen inti kurikulum.

“Masalah ini harus diselesaikan dari akar. Anak-anak tidak cukup hanya diajarkan membaca, tapi juga menulis dan menerbitkan buku sejak dini. Di toko buku impor, banyak buku berkualitas yang ternyata ditulis oleh anak di bawah umur.

Jika sejak kecil anak-anak kita punya sense of literation, semangat intelektualitas akan tumbuh, dan generasi anti-intelektual akan hilang dengan sendirinya,” pungkasnya.

D

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Miliki Jiwa Leadership Yang Mumpuni : Dini Hipdiani Kembali Dipercaya Pimpin SMK PGRI Rangkasbitung Priode 2026 – 2030
KPK Acungi Jempol SPMB Banten, Praktik “Titip Bangku” Berhasil Ditekan
Sebut Rumah Sebagai Sekolah Pertama, Ini Pesan Sekkel Pakuhaji di Acara Kelulusan SDN 5
Yayasan Al Amanah Gelar Pelepasan Siswa, Tekankan Pentingnya Pendidikan Berkelanjutan
Ini Pesan Kepsek SMK PGRI Rangkasbitung Buat 166 Peserta Didik yang Lulus di Tahun Ajaran 2025 – 2026
SMPN 2 Rangkasbitung Kirim Delapan Atlit Siswa Terbaik Ikuti POPDA Provinsi Banten Tahun 2026 : Ini Pesen Kepseknya
Ini Enam Pesan Kepala SMKN 2 Rangkasbitung bagi 452 Peserta Didik yang Lulus Tahun 2026
Siswa SMAN 2 Maja Borong Dua Emas dan Satu Perunggu di Ajang O2SN Kabupaten Lebak 2026
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 12:13 WIB

Miliki Jiwa Leadership Yang Mumpuni : Dini Hipdiani Kembali Dipercaya Pimpin SMK PGRI Rangkasbitung Priode 2026 – 2030

Sabtu, 27 Juni 2026 - 00:31 WIB

KPK Acungi Jempol SPMB Banten, Praktik “Titip Bangku” Berhasil Ditekan

Senin, 22 Juni 2026 - 21:19 WIB

Sebut Rumah Sebagai Sekolah Pertama, Ini Pesan Sekkel Pakuhaji di Acara Kelulusan SDN 5

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:39 WIB

Yayasan Al Amanah Gelar Pelepasan Siswa, Tekankan Pentingnya Pendidikan Berkelanjutan

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:26 WIB

Ini Pesan Kepsek SMK PGRI Rangkasbitung Buat 166 Peserta Didik yang Lulus di Tahun Ajaran 2025 – 2026

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Polda Banten Musnahkan Barang Bukti Narkoba, Sitaannya Capai Rp90,5 Miliar

Selasa, 30 Jun 2026 - 12:50 WIB