Terasmedia.co LEBAK – Program revitalisasi SMAN 2 Maja yang berlokasi di Jalan Kopi–Maja Km 7, Desa Padasuka, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, menunjukkan perkembangan yang positif. Dalam kurun waktu satu bulan sejak dimulainya pekerjaan pada 29 Juni 2026, progres pembangunan telah mencapai sekitar 65 persen.
SMAN 2 Maja merupakan salah satu sekolah yang menerima bantuan revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan dari pemerintah. Program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan agar proses belajar mengajar berlangsung lebih nyaman, aman, dan optimal.
Kepala SMAN 2 Maja, Hartono Ramdi, M.Pd., mengatakan pekerjaan revitalisasi dimulai pada 29 Juni 2026 dan ditargetkan selesai dalam waktu 120 hari kalender.
“Alhamdulillah, hingga hari ini progres pekerjaan telah mencapai sekitar 65 persen. Kami optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target waktu yang telah ditetapkan,” ujar Hartono kepada Wartawan, Selasa (28/7/2026).
Program revitalisasi tersebut meliputi rehabilitasi tujuh ruang kelas, pembangunan satu ruang Bimbingan dan Konseling (BK), serta satu ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS).
Kegiatan ini menelan anggaran sebesar Rp1.381.594.000 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026, dengan pelaksanaan pekerjaan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP).
Hartono juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Republik Indonesia, khususnya Presiden Prabowo Subianto, atas perhatian yang diberikan terhadap peningkatan kualitas fasilitas pendidikan melalui program revitalisasi sekolah.
Menurutnya, bantuan tersebut memberikan dampak nyata dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan modern. Dengan fasilitas yang semakin baik, diharapkan semangat belajar siswa serta kinerja tenaga pendidik juga semakin meningkat.
“Fasilitas yang lebih baik ini menjadi penyemangat baru bagi seluruh warga sekolah untuk terus mencetak generasi yang unggul dan berprestasi. Kami juga mendoakan semoga Bapak Presiden selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memimpin Indonesia,” tuturnya.
Ia berharap proses revitalisasi dapat berjalan lancar hingga selesai tepat waktu sehingga seluruh fasilitas baru dapat segera dimanfaatkan pada Tahun Ajaran 2026/2027.
Program revitalisasi sekolah ini sejalan dengan kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang memprioritaskan penyelesaian revitalisasi satuan pendidikan di berbagai daerah. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam pemerataan akses pendidikan bermutu sekaligus mendukung implementasi pilar keempat Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yaitu penguatan sumber daya manusia, sains, dan teknologi.
Penulis : Welly












