LUAR BIASA…!Bakumdik Banten Sosialiasi Kekerasan Seksual di Masyarakat

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 30 Agustus 2022 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Dalam mencegah serta memberikan pemahaman bagi masyarakat Bakumdik Banten menyelenggarakan Sosialisasi Undang-undang Tindak Pidana Kekerasan seksual di desa Sentul. Hal ini sejalan dengan UU TPKS yang di sahkan pada April 2022 sehingga perlu sosialisasi di tingkat masyarakat.

Bakumdik Banten yang konsen dalam Gerakan akar rumput kelompok perempuan menginisiasi kegiatan ini sehingga UU TPKS yang baru saja di sahkan dapat di ketahui oleh masyarakat umum khususnya perempuan di desa, dengan harapan para perempuan di desa dapat mendeteksi apabila terjadi kasus kekerasan Seksual di keluarga maupun di lingkunganya.

Program INKLUSI yang saat ini Bakumdik jalankan bekerjasama dengan Institut Kapal Perempuan fokus pada isu-isu penghapusan kekerasan. Saat ini Desa Sentul menjadi pilot project program tersebut.

Dalam kegiatan sosialisasi UU TPKS selain memaparkan pencegahan, penanganan, pelaporan dan pemenuhan hak korban pada kesempatan sosialisasi tersebut di paparkan juga materi Pemberdayaan perempuan. Pengarustamaan gender yang disampaikan oleh Neni Nuraeni kepala Bidang Pengarustamaan gender dan pemberdayaan perempuan Dinas DKBPPPA Kabupaten Serang.

Baca juga : Kader Banteng Nias Minta Mendagri Sanksi Bupati Amizaro Waruru

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Desa Sentul ini sangat di sambut antusias warga sereta perangkat Desa Sentul dan Perwakilan dari Kecamatan Kragilan.

Ketua Bakumdik Banten, Siti Rohayati mengatakan kegiatan sosialisasi UU TPKS merupakan Langkah awal dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait dengan kekerasan Seksual, kedepanya kami akan terus konsen memberikan pemahaman kepada warga dengan diskusi secara intensif di tingkat RW sampai tingkat RT sehingga apa yang UU TPKS harapkan dapat tersampaikan di tingkat masyarakat, karena dewasa ini masih banyak masyarakat yang belum tahu adanya UU TPKS.

“Kami akan terus lakukan kerja- kerja yang melibatkan warga khususnya kelompok perempuan untuk menyuarakan dan menekan kekerasan seksual, kami pun akan segera membentuk sekolah perempuan yang nantinya akan menjadi wadah Gerakan akar rumput perempuan, kelompok disabilitas dan kelompok marjinal di masyarakat,” ucap Rohayati.

“Tentunya Gerakan yang kami lakukan perlu dukungan berbagai, Pemerintah, NGO, maupun media dan pelaku usaha sehingga dengan adanya integrasi lintas sektor dapat memudahkan tercapainya tujuan serta target apa yang tertuang dalam UU TPKS,” tambah Royati.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Miliki Jiwa Leadership Yang Mumpuni : Dini Hipdiani Kembali Dipercaya Pimpin SMK PGRI Rangkasbitung Priode 2026 – 2030
KPK Acungi Jempol SPMB Banten, Praktik “Titip Bangku” Berhasil Ditekan
Sebut Rumah Sebagai Sekolah Pertama, Ini Pesan Sekkel Pakuhaji di Acara Kelulusan SDN 5
Yayasan Al Amanah Gelar Pelepasan Siswa, Tekankan Pentingnya Pendidikan Berkelanjutan
Ini Pesan Kepsek SMK PGRI Rangkasbitung Buat 166 Peserta Didik yang Lulus di Tahun Ajaran 2025 – 2026
SMPN 2 Rangkasbitung Kirim Delapan Atlit Siswa Terbaik Ikuti POPDA Provinsi Banten Tahun 2026 : Ini Pesen Kepseknya
Ini Enam Pesan Kepala SMKN 2 Rangkasbitung bagi 452 Peserta Didik yang Lulus Tahun 2026
Siswa SMAN 2 Maja Borong Dua Emas dan Satu Perunggu di Ajang O2SN Kabupaten Lebak 2026
Berita ini 5 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 12:13 WIB

Miliki Jiwa Leadership Yang Mumpuni : Dini Hipdiani Kembali Dipercaya Pimpin SMK PGRI Rangkasbitung Priode 2026 – 2030

Sabtu, 27 Juni 2026 - 00:31 WIB

KPK Acungi Jempol SPMB Banten, Praktik “Titip Bangku” Berhasil Ditekan

Senin, 22 Juni 2026 - 21:19 WIB

Sebut Rumah Sebagai Sekolah Pertama, Ini Pesan Sekkel Pakuhaji di Acara Kelulusan SDN 5

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:39 WIB

Yayasan Al Amanah Gelar Pelepasan Siswa, Tekankan Pentingnya Pendidikan Berkelanjutan

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:26 WIB

Ini Pesan Kepsek SMK PGRI Rangkasbitung Buat 166 Peserta Didik yang Lulus di Tahun Ajaran 2025 – 2026

Berita Terbaru

Sekjen Matahukum Mukshin Nasir

Hukum dan Kriminal

Kasus BTS 27 M, KPK Panggil Dito Kasus Haji, Matahukum: Jangan Lolos Lagi

Rabu, 1 Jul 2026 - 17:23 WIB