Pengasuh Podok Qodiriyah Ungkap Agar Tak Saling Menyalahkan Soal Tragedi Kanjuruhan

Teras Media

- Penulis

Kamis, 6 Oktober 2022 - 07:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Malang – Pasca terjadinya kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang. Sampai saat ini pihak kepolisian terus melakukan upaya penyelidikan dan penyidikan. Polisi juga telah melakukan pemanggilan beberapa saksi dan juga melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Selain itu, Kapolri maupun Kapolda Jawa Timur, turut serta mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga korban. Serta mendatangi keluarga korban dan memberikan santunan kepada keluarga korban.

Polisi terus melakukan upaya pengungkapan atas peristiwa ini, selain itu juga mendapat dukungan dari semua pihak dalam mengungkap fakta fakta yang terjadi di lapangan.

Baca juga : Kasus Suporter Bola di Malang Jadi Perhatian DPR RI

Seperti yang disampaikan Gus Agung Ibnu Sulaiman pengasuh pondok Qodiriyah Sulaimaniyah, menyatakan, dengan adanya cobaan dari Allah untuk warga malang wabil khususnya di stadion kanjuruhan nanti kita bisa ambil kesimpulan ambil sikap bahwa dari hal itu kita tidak bisa saling menyalahkan orang lain karena itu sudah takdir.

“Kedua teruntuk dan bagi para korban semoga mendapat ampunan dari Allah. Dan keluarga semoga sabar karena dengan kesabaran diganti dengan rahmat hidayah dan keberkaan dalam hidup dan semoga semua korban dimaafkan oleh allah dan mendapatkan kusnul khotimah,” kata Gus Agung Ibnu Sulaiman pengasuh pondok Qodiriyah Sulaimaniyah.

Wabil khusus untuk Malang raya, semoga dari peristiwa ini menjadi malang yang baru untuk lebih baik dan berkah Rahmatan Lil Alamin untuk semuanya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jaga Desa Award 2026: Apresiasi untuk Pengawal Pembangunan Desa
Dipimpin Andra Soni, Banten Kembali Ukir Sejarah Lewat KWP Award
Anang Supriatna: Pemeriksaan Saksi Google Langgar Hukum Acara, JPU Keberatan Keras
Ahmad Doli Kurnia: Hadapi Krisis Global, Perkuat Ekonomi Rakyat di Level Desa
Persatuan adalah Harga Mati, Mukhsin Nasir: Jangan Biarkan Perpecahan Menghambat Bangsa
Malam Anugerah Bergengsi, Jakpus Juara Lomba Film Pendek Jaga Desa Award
Kritik Keras Aktivis 98: Kemenhan Fokus Cawe-cawe, Alutsista Terbengkalai
PGN Edukasi Warga Rusun Tanah Abang, Pastikan Penggunaan Gas Bumi Aman dan Tepat
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 05:55 WIB

Jaga Desa Award 2026: Apresiasi untuk Pengawal Pembangunan Desa

Selasa, 21 April 2026 - 05:35 WIB

Dipimpin Andra Soni, Banten Kembali Ukir Sejarah Lewat KWP Award

Selasa, 21 April 2026 - 05:08 WIB

Anang Supriatna: Pemeriksaan Saksi Google Langgar Hukum Acara, JPU Keberatan Keras

Selasa, 21 April 2026 - 00:41 WIB

Ahmad Doli Kurnia: Hadapi Krisis Global, Perkuat Ekonomi Rakyat di Level Desa

Senin, 20 April 2026 - 22:50 WIB

Malam Anugerah Bergengsi, Jakpus Juara Lomba Film Pendek Jaga Desa Award

Berita Terbaru

Keterangan foto : Kejaksaan Republik Indonesia bersama Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) sukses menggelar malam apresiasi ABPEDNAS Jaga Desa Award 2026

Nasional

Jaga Desa Award 2026: Apresiasi untuk Pengawal Pembangunan Desa

Selasa, 21 Apr 2026 - 05:55 WIB