Jaga Desa Award 2026: Apresiasi untuk Pengawal Pembangunan Desa

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 21 April 2026 - 05:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Kejaksaan Republik Indonesia bersama Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) sukses menggelar malam apresiasi ABPEDNAS Jaga Desa Award 2026

i

Keterangan foto : Kejaksaan Republik Indonesia bersama Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) sukses menggelar malam apresiasi ABPEDNAS Jaga Desa Award 2026

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Kejaksaan Republik Indonesia bersama Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) sukses menggelar malam apresiasi ABPEDNAS Jaga Desa Award 2026. Acara yang berlangsung di Hotel Fairmont, Jakarta, Minggu (19/04/2026) ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam mengawal pembangunan desa agar berjalan transparan, akuntabel, dan berpihak kepada rakyat.

Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, hadir langsung memberikan arahan dan menegaskan bahwa pembangunan desa adalah fokus utama pemerintah yang selaras dengan Asta Cita ke-6, yaitu membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan.

“Desa kini bukan lagi sekadar objek pembangunan, melainkan subjek strategis yang menggerakkan roda ekonomi nasional. Melalui Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) yang dicanangkan sejak 2023, kami pastikan setiap rupiah dana desa terserap tepat guna demi kesejahteraan masyarakat,” tegas Jaksa Agung.

Paradigma Hukum yang Preventif dan Edukatif

Dalam kesempatannya, Jaksa Agung menjelaskan bahwa program ini mengedepankan pendekatan hukum yang bersifat preventif dan edukatif, bukan hanya represif. Jaga Desa hadir sebagai sarana literasi hukum melalui pendampingan, penyuluhan, dan mitigasi risiko potensi penyimpangan.

Dengan dukungan sistem pelaporan keuangan yang terintegrasi, pengelolaan anggaran kini semakin tertib dan bebas korupsi. Keberhasilan ini pun menjadi dasar diluncurkannya program-program baru seperti Jaga Dapur MBG dan Jaga Indonesia Pintar.

Malam penghargaan ini juga menjadi momen untuk memberikan apresiasi kepada desa-desa terbaik dalam berbagai kategori, mulai dari pengelolaan keuangan, kepatuhan data, hingga kreativitas film pendek.

“Para penerima award ini adalah agen perubahan. Mari kita jaga kejujuran karena setiap kebijakan dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan dan rakyat,” pungkas ST Burhanuddin.

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara, antara lain Menteri Desa Yandri Susanto, Utusan Khusus Presiden Hashim Djojohadikusumo, Raffi Ahmad, serta Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana.

Anang Supriatna: Sinergi Ini Bukti Nyata Kejaksaan Hadir di Tengah Rakyat

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, menilai acara ini menjadi momentum penting yang menunjukkan kedekatan lembaga kejaksaan dengan masyarakat akar rumput.

“ABPEDNAS Jaga Desa Award 2026 ini adalah bukti nyata bahwa sinergi antara penegak hukum dan unsur pemerintahan desa berjalan sangat harmonis dan efektif,” ujar Anang Supriatna.

Menurutnya, kehadiran Jaksa Agung beserta jajaran menunjukkan betapa pentingnya peran desa dalam peta pembangunan nasional.

“Program Jaga Desa bukan sekadar slogan, tapi sudah teruji menjaga amanah rakyat. Kami berharap penghargaan ini menjadi motivasi agar desa-desa di seluruh Indonesia semakin maju, tertib administrasi, dan sejahtera di bawah pengawasan hukum yang kuat,” tambahnya penuh semangat.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

GEMPAR! Kasus Sungai Beracun, Pihak BSD Diperiksa Kejaksaan
Jembatan Penuh Cinta, Wujud Nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Dipimpin Andra Soni, Banten Kembali Ukir Sejarah Lewat KWP Award
Anang Supriatna: Pemeriksaan Saksi Google Langgar Hukum Acara, JPU Keberatan Keras
Kisah Harmoni! Dr. Noordien Kusumanegara Rajut Sinergi Indah Kejari Subang dan Pemprov Jabar
Ahmad Doli Kurnia: Hadapi Krisis Global, Perkuat Ekonomi Rakyat di Level Desa
Persatuan adalah Harga Mati, Mukhsin Nasir: Jangan Biarkan Perpecahan Menghambat Bangsa
Malam Anugerah Bergengsi, Jakpus Juara Lomba Film Pendek Jaga Desa Award
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 06:35 WIB

GEMPAR! Kasus Sungai Beracun, Pihak BSD Diperiksa Kejaksaan

Selasa, 21 April 2026 - 06:08 WIB

Jembatan Penuh Cinta, Wujud Nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Selasa, 21 April 2026 - 05:55 WIB

Jaga Desa Award 2026: Apresiasi untuk Pengawal Pembangunan Desa

Selasa, 21 April 2026 - 05:35 WIB

Dipimpin Andra Soni, Banten Kembali Ukir Sejarah Lewat KWP Award

Selasa, 21 April 2026 - 05:08 WIB

Anang Supriatna: Pemeriksaan Saksi Google Langgar Hukum Acara, JPU Keberatan Keras

Berita Terbaru

Keterangan foto : Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Selatan (Kejari Tangsel) resmi memanggil dan memeriksa perwakilan PT Bumi Serpong Damai (BSD) Sinarmas Land, Senin (20/04/2026)

Daerah

GEMPAR! Kasus Sungai Beracun, Pihak BSD Diperiksa Kejaksaan

Selasa, 21 Apr 2026 - 06:35 WIB

Keterangan foto : Kejaksaan Republik Indonesia bersama Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) sukses menggelar malam apresiasi ABPEDNAS Jaga Desa Award 2026

Nasional

Jaga Desa Award 2026: Apresiasi untuk Pengawal Pembangunan Desa

Selasa, 21 Apr 2026 - 05:55 WIB