Subkontraktor PDAM Bekasi Laporkan Penggelapan Rp1,7 Miliar ke Polisi

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Bekasi – Proyek pemasangan pipa PDAM senilai lebih dari Rp101 miliar di Kabupaten Bekasi kini masuk ranah penyidik. Mus Mulyadi, subkontraktor proyek, melaporkan PT. Rafa Karya Indonesia (RKI) dan PT. Tigalapan Adam Internasional ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penggelapan sisa pembayaran Rp1,7 miliar, Rabu (25/2/2026).

Mus mengerjakan proyek di Tanah Merah, Kedung Waringin dan Cibarusah, Serang, yang bersumber dari APBD Kabupaten Bekasi. Meski proyek telah digulirkan dengan nilai besar, hak subkontraktor ini disebut “digantung” karena kontrak diputus sepihak.

“Itu bukan uang pribadi saya, tapi hak pekerja. Sisa pembayaran tidak dibayarkan,” jelas Mus.

Dugaan makin serius karena proyek disebut telah dibayar penuh oleh dinas, padahal pekerjaan belum rampung. Jika benar, hal ini bisa menyeret persoalan tata kelola anggaran publik.

Senada dengan itu, Slamet Riyadi, menegaskan, kasus ini bisa masuk ranah pidana sesuai UU No. 1/2023 Pasal 486 tentang penggelapan, dan akan dikawal hingga ke Komisi III DPR RI.

Sementara itu, Ketua DPC AKPERSI Kabupaten Bekasi, Subur (Jhon), menyebut kasus ini sebagai ujian integritas penegakan hukum.

“Proyek pemerintah tidak boleh jadi ruang gelap yang menyisakan ketidakadilan bagi pekerja. Aparat harus profesional dan transparan,” ujarnya.

Kasus ini bukan hanya soal Rp1,7 miliar, tapi soal bagaimana dana publik dikelola, hak pekerja dihormati, dan hukum ditegakkan tanpa pandang bulu.

Penulis : Siti Nurjanah

Editor : Redaksi

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Warga Cengkareng Barat Desak Pemda Atasi Tumpukan Sampah yang Menggunung
Dari Lebak untuk Indonesia: Adde Rosi Serap Gagasan Siswa SMAN 1 Pangarangan
Kasus Nikel Sultra: Pemilik PT TSHI Ditetapkan Tersangka dan Ditahan, Terlibat Mantan Komisioner Ombudsman
Pesan Khusus Pangdam III ke Prajurit Siliwangi
BaraNusa Soroti Frekuensi Lawatan Luar Negeri dan Anggaran Besar: Hasil Belum Terasa di Rakyat
Dikritik Kinerja, Humas Kemendag Malah Sibuk Tertibkan Visual Media
Mata Tunas 17 Matangkan Program Kerja untuk Pendidikan dan Kepemudaan
Marak Aksi Massal dan Main Hakim Sendiri, Projo Riau Desak Penegakan Hukum Lebih Tegas
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:36 WIB

Warga Cengkareng Barat Desak Pemda Atasi Tumpukan Sampah yang Menggunung

Rabu, 13 Mei 2026 - 05:46 WIB

Dari Lebak untuk Indonesia: Adde Rosi Serap Gagasan Siswa SMAN 1 Pangarangan

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:08 WIB

Kasus Nikel Sultra: Pemilik PT TSHI Ditetapkan Tersangka dan Ditahan, Terlibat Mantan Komisioner Ombudsman

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:28 WIB

Pesan Khusus Pangdam III ke Prajurit Siliwangi

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:02 WIB

Dikritik Kinerja, Humas Kemendag Malah Sibuk Tertibkan Visual Media

Berita Terbaru

Keterangan foto : Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih,  melakukan kunjungan kerja langsung ke wilayah Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Selasa (12/05/2026)

Nasional

Pesan Khusus Pangdam III ke Prajurit Siliwangi

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:28 WIB