Terasmedia.co LEBAK – Dalam momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, SDN 1 Rangkasbitung Barat menerima “kado istimewa” dari para peserta didiknya yang berlaga pada ajang O2SN tingkat kecamatan.
Dalam kompetisi yang digelar pada 3 Mei 2026 tersebut, siswa-siswi SDN 1 Rangkasbitung Barat berhasil meraih Tujuh medali emas dan tiga medali perunggu
Tujuh medali emas tersebut diraih oleh:
1. Maura Ashita Bahrudin (Karate)
2. Shafira Putri Hendriani (Kata Perorangan Putri)
3. Javier Chary Almadani (Taekwondo U-28)
4. Rafifatu (Tenis Meja)
5. Pradipta Rafasya Kalif ( Renang 50 M gaya Bebas)
6. Pradipta Rafasya Kalif ( Renang 50 M gaya Dada)
7. Pradipta Rafasya Kalif ( Renang 50 M. gaya Pinggung
Sementara itu, tiga medali perunggu diraih oleh:
1.Faiqa Panjaitan Natasapraja (Pencak Silat)
2. Alvaro Nizam Muhamad (Catur)
3. Arum Nadiah Qonita (Catur)
Kesepuluh peraih medali tersebut mampu bersaing dengan ratusan peserta dari berbagai sekolah dasar, baik negeri maupun swasta, se-Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.
Kepala SDN 1 Rangkasbitung Barat, Yadhi Supriyadi, S.Pd., M.Si., mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian tersebut.
“Alhamdulillah, di momentum Hari Pendidikan Nasional kali ini, keluarga besar SDN 1 Rangkasbitung Barat mendapatkan kado istimewa dari anak-anak yang mengikuti lomba O2SN tingkat kecamatan. Mereka berhasil meraih lima medali emas dan tiga medali perunggu,” ujarnya.
Ia berharap prestasi ini dapat dipertahankan hingga ke tingkat berikutnya.
“Mudah-mudahan keberhasilan ini bisa berlanjut di tingkat kabupaten, bahkan hingga provinsi dan nasional. Kami berharap ada perwakilan dari sekolah ini yang mampu menembus level tersebut,” tambahnya.
Yadhi juga menyampaikan apresiasi kepada para guru, pelatih, serta orang tua siswa yang telah memberikan dukungan penuh.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru, pelatih, dan orang tua yang telah bekerja keras melatih serta mendukung anak-anak hingga mampu meraih prestasi ini,” imbuhnya.
Di akhir, ia berpesan kepada para siswa agar tidak cepat berpuas diri.
“Jangan cepat puas. Teruslah berlatih dan belajar dengan giat, karena tantangan sesungguhnya ada di tingkat selanjutnya, baik kabupaten, provinsi, maupun nasional,” pungkasnya.
Penulis : Rai Kusbini












