TANGERANG – Camat Sukamulya, Khalid Mawardi, menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kecamatan Sukamulya menjadi momentum strategis untuk melakukan refleksi atas perjalanan pembangunan sekaligus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya dalam rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-19 yang digelar pada Senin (6/4/2026), yang diisi dengan doa bersama serta santunan kepada anak yatim piatu.
Menurut Khalid, usia ke-19 merupakan fase penting bagi Kecamatan Sukamulya dalam mengevaluasi capaian pembangunan yang telah diraih, sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis ke depan agar lebih adaptif terhadap dinamika dan kebutuhan masyarakat.
“Peringatan hari jadi ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk merefleksikan sejauh mana pembangunan telah berjalan serta memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik harus menjadi prioritas utama, seiring dengan tuntutan masyarakat yang semakin dinamis dan kompleks. Pemerintah kecamatan, kata dia, dituntut untuk terus berinovasi dan responsif dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.
Dalam konteks tersebut, tema yang diusung pada peringatan HUT ke-19, yakni “Bergeraklah Walau Selangkah, Karena Diam Tidak Merubah Apa-apa”, menjadi landasan moral sekaligus dorongan untuk terus melakukan perubahan melalui langkah nyata.
“Perubahan tidak akan hadir tanpa adanya gerakan. Oleh karena itu, setiap unsur pemerintahan dan masyarakat harus memiliki kesadaran kolektif untuk terus bergerak, berkontribusi, dan berinovasi,” katanya.
Selain aspek pembangunan dan pelayanan, Khalid juga menyoroti pentingnya penguatan nilai-nilai sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Hal ini tercermin dari kegiatan santunan kepada anak yatim piatu yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT.
Menurutnya, kepedulian sosial merupakan fondasi penting dalam menciptakan masyarakat yang harmonis dan berdaya saing. “Kegiatan ini menjadi wujud nyata bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga menyentuh dimensi sosial dan kemanusiaan,” tambahnya.
Pemerintah Kecamatan Sukamulya berharap, melalui momentum HUT ke-19 ini, seluruh elemen masyarakat dapat terus bersinergi dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, guna mewujudkan Sukamulya sebagai wilayah yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.
(Ardi)












