Anggota Koperasi Naik Omset 70 presen Berkat MBG, Warga Cianjur Minta Program Dipertahankan

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komunitas Rakyat Bisa Bicara Tiga (Kobra-3) bersama Koperasi Merah Putih, Desa Sukasari, Karangtengah, Kabupaten Cianjur gelar sarasehan bersama anggota dan masyarakat setempat

i

Komunitas Rakyat Bisa Bicara Tiga (Kobra-3) bersama Koperasi Merah Putih, Desa Sukasari, Karangtengah, Kabupaten Cianjur gelar sarasehan bersama anggota dan masyarakat setempat

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Cianjur – Komunitas Rakyat Bisa Bicara Tiga (Kobra-3) bersama Koperasi Merah Putih, Desa Sukasari, Karangtengah, Kabupaten Cianjur gelar sarasehan bersama anggota dan masyarakat setempat. Dalam acara tersebut diisi dengan cek Kesehatan gratis, berdiskusi tentang manfaat koperasi dan menandatangani petisi sebagai saran kritik dari rakyat desa kepada pemerintah pusat.

“Kami menggelar acara sarasehan ini masih dalam memperingati bulan hari lahirnya koperasi di Indonesia. Dalam memperingati ini kami bersama Kobra-3 gelar cek Kesehatan gratis, bagi bagi minyak goreng 1 liter dan tanda tangan bersama warga dan para anggota koperasi sebagai bahan kritik dan saran untuk pemerintah pusat,” ujar Ketua Koperasi Merah Putih, Isman Muslim beberapa waktu yang lalu di Cianjur.

Selain itu Isman juga menyampaikan bahwa saat ini anggota koperasi yang ia pimpin sudah mencapai 500 orang, dan salahsatu anggotanya pemilik usaha tempe yang menyuplai ke SPPG (MBG) yang beroperasi di wilayah itu.

“Alhamdulilah anggota kami sekarang sudah 500 orang. Bahkan sekarang salahsatu anggota kami yang usahanya tempe sudah bisa suplai ke SPPG. Awalnya SPPG itu susah diakses kurang terbuka, tapi saya ‘door’ sampaikan dengan persuasif berdasarkan aturan-aturan yang ada sehingga pihak SPPG mau ngasih kesempatan ke anggota UMKM kami. Kalau enggak tegas bisa bisa kita gak dapat manfaat dengan hadirnya SPPG di wilayah kami. Jadi ini kan bisa jadi contoh bagi rekan-rekan ketua kopdes merah putih,” kata Isman.

Demikian ia mengutarakan juga bahwa pihaknya berharap kepada Kementerian Koperasi agar segera merealisasikan program yang baik ini, sehingga masyarakat segera dapat merasakan manfaatnya.

“Jangan sampai terlambat, warga sangat berharap koperasi merah putih yang saya pimpin ini agar segera dibuka. Kalau sekarang baru bangunan gerai aja yang ada. Cuma belum ada barang baranngnya. Warga sudah banyak yang protes. Artinya ini kan.. bentuk antusias warga dengan kehadiran koperasi. Mereka berharap bisa merasakan manfaatnya salahsatunya itu bisa pinjam modal untuk usaha,” tukasnya.

Selain itu di tempat yang sama, Eki menegaskan bahwa program makan bergizi gratis tetap dipertahankan, sebab sambung dia, dengan adanya program itu, usaha tempe miliknya mengalami kenaikan omset sekitar 70 persen. Bahkan kata pria ini, ia telah menambah karyawan sebanyak 3 orang.

“Saya berharap ke depan program MBG tetap dipertahankan, jangan sampe distop, karena jujur saya merasakan manfaat dari program itu. Awalnya usaha saya ini cuma saya yang kerja, sekarang saya rekrut 3 karyawan. Saya berani karena omset saya jadi naik sampe 70 persen gara-gara program MGB,” tutupnya.

Untuk diketahui, dalam acara tersebut juga anggota koperasi desa merah putih Desa Sukasari dan warga menandatangi petisi dispanduk yang telah disediakna panitia.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Plt Kadis PUPR Lebak Terjun Langsung Pantau Pembangunan Penataan  Fasilitas Alun-Alun Rangkasbitung Tahap 2 Tahun 2026
Polisi Noken Salah Satu Bahan Diskusi Coffee Morning Bersama Kapolda Papua Barat Daya
Hampir Setahun Tak Diperbaiki, Tiang Jaringan IndiHome di Rajeg Keropos
Babinsa, Babinmas dan RT Temui Warga, Polemik Pemasangan Tiang WiFi Kembali Disorot
Sungguh Miris : Ruang Kelas SMPN 1 Cileles Dibiarkan Jadi Sarang Kelelawar Hingga Timbulkan Bau Menyengat
Bank Banten Hadirkan Layanan Informasi Resmi melalui WhatsApp Terverifikasi
Penataan Kabel WiFi di Pandeglang Dipertanyakan, Muncul Dugaan Ada Oknum Membekingi Pengusaha
Jalan Ciinjuk Rusak Dikepung Genangan Air Saat Hujan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:58 WIB

Plt Kadis PUPR Lebak Terjun Langsung Pantau Pembangunan Penataan  Fasilitas Alun-Alun Rangkasbitung Tahap 2 Tahun 2026

Selasa, 22 September 2026 - 16:56 WIB

Polisi Noken Salah Satu Bahan Diskusi Coffee Morning Bersama Kapolda Papua Barat Daya

Selasa, 22 September 2026 - 15:57 WIB

Hampir Setahun Tak Diperbaiki, Tiang Jaringan IndiHome di Rajeg Keropos

Selasa, 22 September 2026 - 13:31 WIB

Babinsa, Babinmas dan RT Temui Warga, Polemik Pemasangan Tiang WiFi Kembali Disorot

Selasa, 22 September 2026 - 11:51 WIB

Sungguh Miris : Ruang Kelas SMPN 1 Cileles Dibiarkan Jadi Sarang Kelelawar Hingga Timbulkan Bau Menyengat

Berita Terbaru