Gerak 08 Dorong Pemuda Jadi Agen Inovasi dan Transformasi Sosial

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 31 Oktober 2025 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Gerak 08 Revitriyoso Husodo Dorong Pemuda Jadi Agen Inovasi dan Transformasi Sosial

i

Ketua Umum Gerak 08 Revitriyoso Husodo Dorong Pemuda Jadi Agen Inovasi dan Transformasi Sosial

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta — Ketua Umum Gerakan Ekonomi Kreatif (Gerak 08), Revitriyoso Husodo, menegaskan pentingnya peran pemuda sebagai agen inovasi dan transformasi sosial di tengah dinamika era digital. Menurutnya, semangat pembaruan yang dimiliki generasi muda adalah modal utama untuk membangun kemandirian dan kemajuan bangsa, dimulai dari desa.

“Pemuda hari ini bukan sekadar penonton perubahan, tapi pelaku utama. Mereka punya akses luas terhadap informasi dan teknologi, tinggal bagaimana mengolahnya menjadi solusi bagi masyarakat,” ujar Revitriyoso di Jakarta (31/10).

Ia mencontohkan berbagai inovasi yang telah muncul di tingkat lokal, seperti penerapan teknologi pertanian presisi yang membantu petani mengelola lahan secara efisien serta penggunaan platform digital untuk memasarkan produk-produk desa. Menurutnya, langkah-langkah ini bukan hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga menguatkan kemandirian ekonomi desa.

Revitriyoso menekankan, kemandirian ekonomi desa menjadi kunci utama terciptanya desa mandiri dan sejahtera. Ia mendorong pemuda agar berani menjadi wirausahawan muda berbasis potensi lokal seperti pengolahan hasil pertanian, kerajinan tangan, pariwisata desa, hingga kuliner khas daerah.

“Kewirausahaan pemuda tidak hanya soal keuntungan pribadi, tapi juga soal tanggung jawab sosial  menciptakan lapangan kerja dan menurunkan pengangguran di desa,” tambahnya.

Selain ekonomi, Revitriyoso juga menyoroti pentingnya pelestarian budaya dan kearifan lokal sebagai pondasi pembangunan berkelanjutan. Ia mengajak pemuda untuk aktif menghidupkan kembali semangat gotong royong melalui kegiatan sosial, seni, dan budaya.

“Festival budaya, pelatihan seni tradisional, hingga gerakan pelestarian lingkungan adalah bentuk nyata bagaimana pemuda bisa menjaga identitas desa sambil tetap maju,” katanya.

Lebih jauh, Revitriyoso menilai pemuda harus terlibat aktif dalam pengambilan keputusan di tingkat desa, mulai dari forum musyawarah, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), hingga program pembangunan lainnya. Partisipasi itu, katanya, bukan simbolik, melainkan kontribusi nyata untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak pada rakyat. Dalam pandangannya, membangun desa mandiri tidak bisa dilakukan secara individual.

Revitriyoso menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemuda, pemerintah, lembaga masyarakat, akademisi, dan pelaku usaha. “Jejaring yang kuat membuka akses pada sumber daya, pelatihan, pendanaan, hingga transfer pengetahuan antar desa,” tuturnya.

Ia menutup dengan pesan tegas bahwa desa yang mandiri dan sejahtera bukan sekadar cita-cita, melainkan sesuatu yang bisa diwujudkan bila pemuda berani mengambil peran.

“Pembangunan bukan hanya soal infrastruktur, tapi membangun manusia dan peradaban. Pemuda adalah aktor utamanya. Saatnya mereka bangkit, berdaya, dan bersinar dari desa untuk Indonesia yang lebih baik,” pungkas Revitriyoso.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Pajak Marketplace Mulai November, Komisi XI Tagih Kepastian Aturan dari Kemenkeu
Puluhan Warga Mengaku Kecewa, Janji Pembayaran Dana Investasi Toko Emas Milik Oknum Anggota DPRD Banten Tak Terealisasi
Beras di Meja Makan Rakyat: BULOG Lebak-Pandeglang Hadirkan Harga yang Tak Membebani ​
Gubernur BI Mundur, Komisi XI Minta Pengganti Definitif Jaga Independensi Bank Sentral
Rupiah dan IHSG Melorot, Pemerintah Mesti Kembalikan Kepercayaan Pasa
Libur Panjang: Penumpang Whoosh Ramai, Manfaatkan KA Feeder Gratis
Peti Kemas Terkunci, Napas Industri Domestik Tercekik
SMAN 1 PANDEGLANG IKUT SERTA DALAM KEGIATAN AOPGI(Asosiasi Olahraga Pendakian Gunung Indonesia)
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 07:43 WIB

Pajak Marketplace Mulai November, Komisi XI Tagih Kepastian Aturan dari Kemenkeu

Selasa, 8 September 2026 - 04:05 WIB

Puluhan Warga Mengaku Kecewa, Janji Pembayaran Dana Investasi Toko Emas Milik Oknum Anggota DPRD Banten Tak Terealisasi

Sabtu, 5 September 2026 - 19:48 WIB

Beras di Meja Makan Rakyat: BULOG Lebak-Pandeglang Hadirkan Harga yang Tak Membebani ​

Senin, 27 Juli 2026 - 18:01 WIB

Gubernur BI Mundur, Komisi XI Minta Pengganti Definitif Jaga Independensi Bank Sentral

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:40 WIB

Rupiah dan IHSG Melorot, Pemerintah Mesti Kembalikan Kepercayaan Pasa

Berita Terbaru