Beras di Meja Makan Rakyat: BULOG Lebak-Pandeglang Hadirkan Harga yang Tak Membebani ​

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 5 September 2026 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bulog Lebak dan Pandeglangs saat operasi pasar

i

Bulog Lebak dan Pandeglangs saat operasi pasar

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak  — Beras bukan sekadar barang dagangan. Ia adalah kebutuhan paling dasar, yang harus ada di setiap meja makan keluarga, setiap hari.

Menyadari hal itu, Perum BULOG Kantor Cabang Lebak–Pandeglang bergerak mendekat ke masyarakat, memastikan pangan pokok rakyat tetap tersedia dan yang paling penting dengan harga yang tidak membebani.

Di tengah dinamika harga yang kadang membuat warga cemas, BULOG hadir langsung ke pasar-pasar rakyat. Melalui Operasi Pasar di Pasar SP2KP Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, dan Pasar Badak, Kabupaten Pandeglang. Bulog harus memastikan beras berkualitas disalurkan secara langsung kepada warga, dengan harga yang wajar dan terjangkau.

Kepala Cabang BULOG Lebak–Pandeglang, Muhamad Syaukani, menyampaikan dengan tulus bahwa menjaga harga beras tetap terjangkau adalah bentuk kepedulian terhadap setiap keluarga. Menurutnya, ini bukan sekadar jual beli, ini adalah bukti bahwa negara harus hadir di pasar, di tengah warga, di saat kebutuhan paling dirasakan.

“Beras adalah kebutuhan setiap rumah tangga. Tidak boleh ada warga yang kesulitan membelinya. Kalau berasnya aman dan harganya terjangkau, hati masyarakat pun tenang. Itulah tujuan kami hadir lebih dekat, memberikan beras berkualitas dengan harga yang ramah di kantong, sehingga setiap keluarga bisa makan dengan cukup,” kata Muhamad Syaukani saat mendampingi kegiatan Operasi Pasar, Jumat (5/9/2026).

Stok beras yang dikuasai BULOG dipastikan aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat Lebak maupun Pandeglang. Namun, bagi BULOG, mencukupi saja belum cukup harus dijangkau. Oleh karena itu, Operasi Pasar dilakukan bukan hanya untuk menyalurkan beras, melainkan untuk menyeimbangkan harga, sehingga warga tidak perlu khawatir terjebak kenaikan harga yang memberatkan.

BULOG juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan memantau perkembangan harga di lapangan secara berkala. Langkah kecil namun bermakna ini dilakukan berulang-ulang, karena ketahanan pangan tidak cukup hanya sekali, ia harus dijaga setiap hari.

“Kami tidak membiarkan warga sendirian. Pemantauan dan Operasi Pasar akan terus kami lakukan. Agar beras selalu ada, harganya tetap wajar, dan tidak ada satu pun keluarga yang kesulitan memenuhi kebutuhan pangan pokoknya,” tegas Muhamad Syaukani.

Di akhir kegiatan, satu hal yang terasa menyatu: kehadiran BULOG bukan sekadar menjual beras, melainkan menenangkan hati masyarakat. Bahwa untuk kebutuhan paling dasar, negara hadir, peduli, dan berusaha memastikan semua orang bisa makan dengan cukup.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Gubernur BI Mundur, Komisi XI Minta Pengganti Definitif Jaga Independensi Bank Sentral
Rupiah dan IHSG Melorot, Pemerintah Mesti Kembalikan Kepercayaan Pasa
Libur Panjang: Penumpang Whoosh Ramai, Manfaatkan KA Feeder Gratis
Peti Kemas Terkunci, Napas Industri Domestik Tercekik
SMAN 1 PANDEGLANG IKUT SERTA DALAM KEGIATAN AOPGI(Asosiasi Olahraga Pendakian Gunung Indonesia)
Terharu! Bulog Datang ke Sawah, Petani Warunggunung Ucap Terima Kasih
Ketua Umum HIPPI Jakarta Selatan: Ekonomi Global 2026 Masuk Fase “Fragile Stability”, Pengusaha Harus Adaptif dan Strategis
Bulog Resmi Luncurkan Bantuan Pangan Jelang Lebaran untuk Lebak-Pandeglang
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 19:48 WIB

Beras di Meja Makan Rakyat: BULOG Lebak-Pandeglang Hadirkan Harga yang Tak Membebani ​

Senin, 27 Juli 2026 - 18:01 WIB

Gubernur BI Mundur, Komisi XI Minta Pengganti Definitif Jaga Independensi Bank Sentral

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:40 WIB

Rupiah dan IHSG Melorot, Pemerintah Mesti Kembalikan Kepercayaan Pasa

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:35 WIB

Libur Panjang: Penumpang Whoosh Ramai, Manfaatkan KA Feeder Gratis

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:48 WIB

Peti Kemas Terkunci, Napas Industri Domestik Tercekik

Berita Terbaru